Diterbikan pada: 22 Mei 2026
Jakarta, 22 Mei 2026 — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi meluncurkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Ramah Tahun Ajaran 2026/2027 sebagai upaya menghadirkan sistem penerimaan murid yang lebih adil, transparan, inklusif, dan berintegritas. Penerimaan murid baru bukan hanya proses administratif tahunan, tetapi bagian dari tanggung jawab negara dalam menjamin hak setiap anak untuk memperoleh pendidikan yang layak dan bermutu. Kehadiran berbagai institusi dalam satu forum penandatanganan komitmen bersama menunjukkan keseriusan lintas sektor menghadirkan SPMB yang objektif, transparan, akuntabel, dan bebas diskriminasi. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meyakini kolaborasi yang kuat akan menjadi fondasi penting untuk menciptakan sistem pendidikan yang lebih adil dan dipercaya masyarakat. Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Himmatul Aliyah, menegaskan bahwa SPMB merupakan gerbang awal pemenuhan hak pendidikan bagi anak-anak Indonesia. “Tidak boleh ada satu pun anak di negara ini yang putus harapan untuk sekolah hanya karena sistem seleksi yang tidak adil,” tegasnya. Ia juga mengapresiasi kebijakan relaksasi usia masuk sekolah yang dinilai memberi ruang lebih fleksibel bagi masyarakat. “Terkait usia murid, Pak Menteri sudah memberikan keringanan sehingga tidak lagi harus berusia tujuh tahun. Kami mengapresiasi kebijakan tersebut,” tambah Himmatul. Dukungan serupa disampaikan Ketua Komite III DPD RI, Filep Wamafma. Menurutnya, persoalan penerimaan murid baru bukan hanya soal pendidikan, tetapi juga menyangkut keadilan sosial, perlindungan anak, hingga kepercayaan publik terhadap negara. “Komite III DPD RI siap memperkuat fungsi pengawasan dan menjadi mitra strategis pemerintah agar SPMB Ramah berjalan objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan,” ujarnya. Sementara itu, Jaksa Agung Muda Intelijen, Reda Mantovani, menekankan pentingnya integritas dalam pelaksanaan SPMB. “SPMB bukan sekadar proses administratif tahunan, melainkan gerbang awal pembentukan kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan,” katanya. Ia turut menegaskan bahwa pelaksanaan SPMB harus mencerminkan prinsip transparansi, objektivitas, akuntabilitas, inklusivitas, serta bebas dari segala bentuk diskriminasi. Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Sang Made Mahendra Jaya, Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman, serta sejumlah perwakilan lembaga negara dan pemangku kepentingan pendidikan. Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menyampaikan bahwa dukungan lintas lembaga menjadi kekuatan penting untuk memastikan pelaksanaan SPMB berjalan lebih baik dan berpihak pada kepentingan murid. “Kehadiran Bapak-Ibu sekalian merupakan bukti dukungan, baik secara personal maupun kelembagaan, untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan SPMB Ramah,” ujar Abdul Mu’ti di Plaza Insan Berprestasi, Kompleks Kemendikdasmen, Jakarta, Kamis (21/5). Melalui SPMB Ramah, pemerintah dan pemerintah daerah menegaskan komitmen untuk menghadirkan penerimaan murid baru sebagai layanan publik pendidikan. Dengan kolaborasi lintas kementerian/lembaga, pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan seluruh pemangku kepentingan, SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 diharapkan menjadi pintu masuk bagi setiap anak Indonesia untuk memperoleh pendidikan bermutu.*** (Penulis: Sibthoini Fascha, Denty/Fotografer: Ikram) Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat Laman: kemendikdasmen.go.id
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
X: x.com/Kemdikdasmen
Instagram: instagram.com/kemendikdasmen
Facebook: facebook.com/kemendikdasmen
YouTube: KEMDIKDASMEN
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemendikdasmen.go.id
Siaran Pers Kemendikdasmen: kemendikdasmen.go.id/pencarian/siaran-pers
#PendidikanBermutuuntukSemua
#KemendikdasmenRamah
Sumber: Nomor: 409/sipers/A6/V/2026
Penulis: Kontributor BKHM
Editor: Denty Anugrahmawaty
PaudDikdasmen
Guru Sekolah Kejuruan
Sekolah Kejuruan
Dinas Pendidikan
Ruang Murid
Ruang GTK
Ruang Sekolah
Ruang Orang Tua
Ruang Pemerintah
Ruang Mitra
Ruang Publik
Itjen
Vokasi
Murid Kejuruan
Guru Dikdasmen
Sekolah Dikdasmen
Murid Dikdasmen
Mitra Dikdasmen
Orang Tua
Penguatan Pendidikan Karakter