Temukan informasi detail tentang Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Informasi Publik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Temukan kabar, siaran pers, pengumuman, dan dokumentasi resmi dari Kemendikdasmen

Hasil Pencarian

Berita

Lihat semua

Menampilkan 3 dari 3017 hasil

Thumbnail
Jakarta, Kemendikdasmen – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti bersama Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menghadiri serah terima jabatan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) dari Pratikno, Ketua Dewan Penasihat Presiden Republik Indonesia, kepada Sugiono, di Jakarta, Senin (5/10). Dalam sambutannya, Menko Sugiono menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran kementerian dan lembaga yang telah bekerja sama menjalankan tugas serta membangun fondasi program pemerintahan. Ia menegaskan bahwa kepemimpinan baru tidak akan memulai seluruh pekerjaan dari awal, melainkan melanjutkan program yang telah berjalan, mengevaluasi hal-hal yang perlu diperbaiki, serta mempercepat pelaksanaan program yang membutuhkan akselerasi. “Yang belum baik kita perbaiki, yang masih perlu penyempurnaan kita sempurnakan, dan yang perlu dipercepat kita percepat,” ujar Sugiono. Sugiono menyampaikan bahwa pembangunan manusia menjadi bagian penting dari transformasi besar yang tengah dijalankan Presiden. Oleh karena itu, berbagai agenda pembangunan perlu dilaksanakan secara tepat waktu dan tepat sasaran. Sejumlah prioritas yang disorot meliputi sektor pendidikan, penguatan kapasitas penanganan bencana, percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, serta penurunan kemiskinan. Ia juga menekankan pentingnya memastikan bantuan sosial dan intervensi pemerintah menjangkau kelompok masyarakat yang paling membutuhkan, termasuk keluarga kurang mampu dan kelompok rentan. Menurutnya, sinergi antarkementerian dan lembaga menjadi kunci agar berbagai program pembangunan dapat berjalan efektif
Berita
6 Oktober 2026
(dilihat 264 kali)
Thumbnail
Bone Bolango, Gorontalo, Kemendikdasmen - Bagi murid kelas VII A, membuat purwarupa Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) sederhana bukan perkara menghasilkan alat yang langsung bekerja. Ada rancangan yang harus dipikirkan, komponen yang harus dipasang, pengujian yang harus dilakukan, hingga masalah yang perlu ditemukan dan diperbaiki. Proses mencoba, menemukan kesalahan, lalu menguji kembali justru menjadi bagian penting dari pembelajaran STEM yang diterapkan Mila Karmila, guru IPS di SNT 6 Bone Bolango, Provinsi Gorontalo. Melalui proyek tersebut, murid memanfaatkan potensi angin di Kabupaten Bone Bolango untuk memahami hubungan antara kondisi wilayah, sumber daya alam, dan kebutuhan energi. “Langkah awal dalam pembelajaran STEM adalah menentukan topik proyek STEM, dengan cara identifikasi masalah atau potensi nyata di lingkungan sekolah yang relevan bagi murid,” kata Mila. Sebelum membuat purwarupa, murid diajak memahami persoalan yang hendak mereka jawab. Mereka mendiskusikan potensi angin di Bone Bolango dan kaitannya dengan kebutuhan energi. Guru memantik rasa ingin tahu melalui pertanyaan, “Mengapa potensi angin di suatu wilayah dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi?” dan “Bagaimana pemanfaatan energi angin dapat mendukung kehidupan masyarakat sekaligus menjaga lingkungan?” Berangkat dari pertanyaan itu, murid mulai merancang. Mereka memanfaatkan dinamo DC, baling-baling, kabel, lampu LED, kipas angin, dan multimeter. Mereka mempelajari perubahan energi dari angin menjadi
Berita
6 Oktober 2026
(dilihat 191 kali)
Thumbnail
Bone Bolango, Gorontalo, Kemendikdasmen - Bagi murid SNT 6 Bone Bolango, belajar tentang gempa dan cuaca ekstrem tidak lagi berhenti pada catatan di buku pelajaran. Mereka diajak keluar dari rutinitas kelas untuk mencari informasi, membaca data, berdiskusi, menggunakan teknologi, dan merancang langkah mitigasi yang dekat dengan kehidupan mereka. Pengalaman itu hadir melalui proyek “Eksplorasi Literasi dan Simulasi Mitigasi Bencana”. Proyek ini berangkat dari persoalan nyata yang dirasakan masyarakat Gorontalo, terutama cuaca ekstrem dan potensi gempa bumi. Di tangan guru dan murid, fenomena tersebut menjadi pintu masuk untuk menghubungkan berbagai mata pelajaran sekaligus membangun kesiapsiagaan. “Bagi kami, Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) bukan sekadar singkatan, melainkan kacamata bagi murid untuk melihat dunia secara utuh,” ujar Firda Aulia Shalihah, guru SNT 6 Bone Bolango. Pendekatan itu membuat batas antarmata pelajaran menjadi lebih cair. Science melalui Geografi menjadi pijakan ketika murid mempelajari iklim dan anomali cuaca. Matematika hadir saat mereka mengolah data curah hujan dan skala gempa dari BMKG. Engineering dan Technology digunakan untuk menyusun alur mitigasi, membuat simulasi digital, dan mengembangkan mind map interaktif. Sementara itu, Bahasa Indonesia membantu murid menyampaikan hasil riset melalui resensi buku yang kritis. Pembelajaran juga membawa murid ke luar ruang kelas. Mereka mengunjungi Perpustakaan Kantor Bahasa
Berita
6 Oktober 2026
(dilihat 256 kali)

Siaran Pers

Lihat semua

Menampilkan 3 dari 5201 hasil

Thumbnail
Jakarta, 4 Oktober 2026 — Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Jenjang Pendidikan Dasar Tingkat Nasional tahun 2026 resmi ditutup. Ajang ini menjadi ruang bagi murid untuk mengembangkan, menampilkan, dan mengaktualisasikan talenta di bidang seni, budaya, dan sastra. Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Maria Veronica Irene, menyampaikan apresiasi kepada para murid yang telah menjadi finalis FLS3N tingkat nasional. Ia menilai para murid telah menunjukkan bakat dan talenta yang berperan dalam menjaga dan melestarikan kebudayaan, termasuk melalui bidang seni dan sastra. Menurutnya, FLS3N bukan sekadar kompetisi, tetapi juga ruang bagi murid untuk menghadirkan karya yang menunjukkan kerja keras, kreativitas, dan cerita dari daerah masing-masing. “Saya sangat bangga dalam penyelenggaraan kompetisi ini kalian telah menunjukkan bakat-bakat talenta dan kalian yang menjadi ujung tombak utama dalam menjaga kebudayaan dan melestarikan kebudayaan,” ujar Maria di Jakarta (3/10). Ia juga mengajak para murid untuk tidak berhenti berkarya setelah kompetisi berakhir. Prestasi yang diperoleh dalam FLS3N diharapkan menjadi bagian dari perjalanan untuk terus mengembangkan kreativitas dan potensi yang dimiliki. “Jangan hanya sekadar ingin berprestasi tapi juga berkreasi. Jangan pernah berhenti berkarya. Jadikan prestasi ini bukan sebagai garis akhir, tetapi sebagai awal dari perjuangan yang lebih panjang,” lanjutnya. Seluruh rangkaian FLS3N jenjang pendidikan dasar tingkat
Siaran Pers
4 Oktober 2026
(dilihat 826 kali)
Thumbnail
Depok, Jawa Barat, 4 Oktober 2026 — Bagi Kaindra Nadira Saidtama dan Aiden Gracio, mengikuti International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) ke-23 Tahun 2026 bukan sekadar kesempatan untuk berkompetisi. Di balik keikutsertaan mereka terdapat proses panjang untuk belajar, berlatih, menghadapi soal-soal sulit, hingga berani menguji kemampuan di tingkat internasional. Kaindra, murid kelas 6 SDIT Bina Bangsa Sejahtera Kota Bogor yang mengikuti bidang Sains, mengaku harus menjalani latihan soal secara intensif selama persiapan. Ia juga mengikuti pembinaan secara daring dan luring serta mendapat dukungan dari orang tua. Sebelumnya, Kaindra meraih medali emas Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang Sains jenjang SD. Pengalaman tersebut, menurutnya, membantu membangun kebiasaan belajar secara disiplin dan teratur. “Senang sama bangga,” ujar Kaindra ketika mengetahui dirinya terpilih mewakili Indonesia di IMSO-23. Ia juga berpesan kepada teman-temannya yang tertarik pada sains tetapi belum percaya diri mengikuti kompetisi agar berani mencoba. “Dicobain dulu belajar sains atau ikut kompetisinya. Kalau lumayan suka, coba ikutin,” katanya. Cerita serupa datang dari Aiden Gracio, murid kelas 6 SD Witama Nasional Plus Srikandi Pekanbaru yang mengikuti bidang matematika. Untuk sampai ke IMSO-23, Aiden mengikuti tiga tahap seleksi, mulai dari seleksi daring hingga seleksi luring yang dilengkapi latihan dan simulasi. Ia juga merupakan peraih medali emas
Siaran Pers
4 Oktober 2026
(dilihat 1170 kali)
Thumbnail
Jakarta, 4 Oktober 2026 – Menghargai teman yang berbeda keyakinan, saling mendengarkan, dan bekerja sama menjadi bagian penting dari pengalaman belajar murid. Peran guru dalam menumbuhkan sikap tersebut menjadi perhatian dalam webinar internasional yang diselenggarakan Pusat Penguatan Karakter (Puspeka) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama Institut Leimena, Jumat (2/10), dalam rangka menyambut Hari Guru Sedunia dan Hari Guru Nasional. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa guru memiliki peran sebagai "Agent of Learning as well as Agent of Civilization”, yakni agen pembelajaran sekaligus agen pembangunan peradaban. Melalui keteladanan, guru membantu murid membangun karakter dan belajar saling menghormati dalam kehidupan sehari-hari. “Substansi pendidikan itu membangun peradaban, membangun karakter,” ujar Abdul Mu’ti dalam sambutannya. Menurut Mendikdasmen, sekolah perlu menjadi ruang perjumpaan bagi murid dengan beragam latar belakang. Di dalamnya, murid memperoleh kesempatan untuk mengenal, menerima, dan bekerja sama dengan mereka yang berbeda. Ia menyebut pentingnya toleransi yang otentik, yaitu tetap teguh pada keyakinan masing-masing sekaligus mampu menghargai dan memberi ruang kepada orang lain. “Perbedaan itu tidak boleh menjadi pemisah, tapi menjadi kekayaan untuk kita bekerja sama satu sama lain,” tuturnya. Menteri Mu’ti juga menekankan bahwa lingkungan yang aman dan nyaman mencakup dimensi fisik, sosial, spiritual, dan digital. Penguatannya
Siaran Pers
4 Oktober 2026
(dilihat 937 kali)

Pengumuman

Lihat semua

Menampilkan 3 dari 368 hasil

Thumbnail
Sebagai tindak lanjut Pedoman Menteri Kebudayaan Nomor B/668/MK/TU.02.03/2026 tanggal 23 September 2026 hal Pedoman Penyelenggaraan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026, kami sampaikan beberapa hal sebagai berikut. Pelaksanaan upacara bendera peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di kantor pusat Senayan dikoordinasikan oleh Kementerian Kebudayaan dan diselenggarakan di Monumen Pancasila Sakti pada hari Kamis, 1 Oktober 2026.  Satuan kerja di luar Senayan dan Unit Pelaksana Teknis di daerah menyelenggarakan upacara bendera dengan merujuk pada Pedoman Penyelenggaraan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 (terlampir).
Pengumuman
30 September 2026
(dilihat 18783 kali)
Thumbnail
[DFK – DISINFORMASI/KONTEKS LAMA] Narasi yang beredar:“Bpk ibu mohon ijin bila berkenan bisa dibantu tag/diteruskan, semoga sampai ke istana. Mohon teruskan... demi kemanusiaan dan keadilan.” merupakan video lama, sebelum penyelesaian kasus pada November 2025. Permohonan dalam video tersebut sudah sampai kepada Presiden dan telah ditindaklanjuti.  Pada 13 November 2025, Presiden Prabowo Subianto memberikan rehabilitasi kepada dua guru Luwu Utara, Rasnal dan Abdul Muis, sehingga nama baik dan status keduanya dipulihkan. Selanjutnya keduanya juga telah diaktifkan kembali sebagai ASN. Dengan demikian, video tersebut merupakan video lama tetapi menyesatkan apabila disebarkan sekarang seolah-olah kasus tersebut masih belum mendapatkan penyelesaian. Mohon bersama-sama menghentikan penyebaran narasi lama dan merujuk pada informasi resmi pemerintah.  Sumber resmi: https://setneg.go.id/baca/index/dua_guru_luwu_utara_bersyukur_dapat_rehabilitasi_dari_presiden_prabowo
Pengumuman
18 September 2026
(dilihat 2043 kali)

Layanan dan Program

Lihat semua

Menampilkan 3 dari 44 hasil

Thumbnail
Layanan
21 Januari 2025
(dilihat 5704 kali)
Thumbnail
Layanan
21 Januari 2025
(dilihat 80 kali)
Thumbnail
Layanan
21 Januari 2025
(dilihat 69 kali)

Terbitan

Lihat semua

Menampilkan 3 dari 23 hasil

Galeri

Lihat semua

Menampilkan 3 dari 169 hasil

Infografis

Lihat semua

Menampilkan 1 dari 1 hasil

Thumbnail
Infografis
29 September 2025
(dilihat 16402 kali)

Hoaks

Lihat semua

Menampilkan 3 dari 10 hasil

Thumbnail
KLARIFIKASI HOAKSBeredar surat mengatasnamakan Kemendikdasmen perihal “Seminar Diskusi Pendidikan Pengusaha dalam Sektor Bisnis Pendidikan 2026” yang disebut akan dilaksanakan pada 10–11 Oktober 2026 di Bali.Kemendikdasmen menegaskan bahwa surat tersebut PALSU dan bukan surat resmi Kemendikdasmen.Masyarakat diimbau untuk tidak mempercayai, menindaklanjuti, atau memberikan data maupun dokumen sebagaimana diminta dalam surat tersebut.Pastikan informasi terkait Kemendikdasmen hanya bersumber dari kanal resmi.#JAGAPendidikan #Kemendikdasmen #AntiHoaks
Hoaks
2 Oktober 2026
(dilihat 395 kali)
Thumbnail
⚠️ KLARIFIKASI INFORMASI PALSU Beredar nomor WhatsApp yang mengaku atau mengatasnamakan Yudhistira Nugraha, ST., M.ICT Adv., D.Phil., Kepala Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat (BKHM) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Kami menegaskan bahwa nomor WhatsApp tersebut bukan nomor resmi dan tidak mewakili Yudhistira Nugraha maupun Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat Kemendikdasmen. Masyarakat diimbau untuk tidak merespons atau menindaklanjuti pesan tersebut. Apabila menerima pesan, telepon, atau permintaan mencurigakan dari nomor yang mengatasnamakan beliau, mohon diabaikan dan tidak dilayani. Jangan memberikan data pribadi, kode OTP, uang, maupun informasi lainnya kepada pihak yang tidak dapat dipastikan identitasnya. Tetap waspada. Cek informasi melalui kanal resmi Kemendikdasmen sebelum percaya dan bertindak. #JAGAPendidikan #Kemendikdasmen #Hoaks #CekFakta #WaspadaHoaks
Hoaks
2 Oktober 2026
(dilihat 439 kali)
Thumbnail
Beredar informasi yang menyebutkan bahwa Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah diberhentikan dari jabatannya. Informasi tersebut tidak benar atau hoaks. Hingga saat ini, pejabat yang bersangkutan masih menjalankan tugas dan menjabat sebagai Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikdasmen. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah mempercayai dan menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi. Informasi terkait pergantian atau pemberhentian pejabat pemerintah sebaiknya merujuk pada sumber resmi Kemendikdasmen dan kanal pemerintah yang terpercaya. Jangan mudah percaya, cek fakta sebelum menyebarkan informasi.
Hoaks
22 September 2026
(dilihat 5175 kali)