Yogyakarta, 27 Juli 2026 – Ratusan karya hasil pelatihan Upskilling dan Reskilling Guru Vokasi Bidang Seni dan Budaya dipamerkan dalam Gelar Karya yang diselenggarakan Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Seni dan Budaya, Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi ruang apresiasi sekaligus bukti bahwa peningkatan kompetensi guru mampu melahirkan karya kreatif yang berdampak pada pembelajaran di sekolah.
Yogyakarta, 27 Juli 2026 – Ratusan karya hasil pelatihan Upskilling dan Reskilling Guru Vokasi Bidang Seni dan Budaya dipamerkan dalam Gelar Karya yang diselenggarakan Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Seni dan Budaya, Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi ruang apresiasi sekaligus bukti bahwa peningkatan kompetensi guru mampu melahirkan karya kreatif yang berdampak pada pembelajaran di sekolah.
Yogyakarta, 27 Juli 2026 – Tak ada lagi pemandangan murid yang sibuk menatap layar saat bel istirahat berbunyi. Sebagai gantinya, mereka berkumpul dengan teman, bermain bola, atau membaca buku. Itulah keseharian di SMP Bumi Cendekia Yogyakarta setelah sekolah menerapkan pembatasan penggunaan gawai. Hal ini sejalan dengan Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 18 Tahun 2026 tentang Pembatasan Penggunaan Gawai di Satuan Pendidikan.
Yogyakarta, 27 Juli 2026 – Tak ada lagi pemandangan murid yang sibuk menatap layar saat bel istirahat berbunyi. Sebagai gantinya, mereka berkumpul dengan teman, bermain bola, atau membaca buku. Itulah keseharian di SMP Bumi Cendekia Yogyakarta setelah sekolah menerapkan pembatasan penggunaan gawai. Hal ini sejalan dengan Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 18 Tahun 2026 tentang Pembatasan Penggunaan Gawai di Satuan Pendidikan.
Menghadapi maraknya fenomena perundungan siber (cyberbullying) di era digital, Kemendikdasmen resmi memperluas konsep pusat pendidikan menjadi empat pilar, yakni sekolah, rumah, masyarakat, dan media sosial. Upaya tersebut diperkuat melalui kebijakan pembatasan penggunaan gawai di lingkungan sekolah sebagai bagian dari ikhtiar membangun budaya yang aman dan nyaman bagi murid. Hal tersebut disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, saat menjadi pembicara dalam Seminar Nasional Perlindungan Anak pada Puncak Peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (25/7).
Menghadapi maraknya fenomena perundungan siber (cyberbullying) di era digital, Kemendikdasmen resmi memperluas konsep pusat pendidikan menjadi empat pilar, yakni sekolah, rumah, masyarakat, dan media sosial. Upaya tersebut diperkuat melalui kebijakan pembatasan penggunaan gawai di lingkungan sekolah sebagai bagian dari ikhtiar membangun budaya yang aman dan nyaman bagi murid. Hal tersebut disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, saat menjadi pembicara dalam Seminar Nasional Perlindungan Anak pada Puncak Peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (25/7).
Upaya pemulihan satuan pendidikan yang terdampak bencana hidrometeorologi di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus diperkuat. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan menggelar kegiatan Penguatan Program Revitalisasi melalui Sarana dan Peralatan Pembelajaran SMK Berbasis Industri, dengan melaksanakan _benchmarking_ ke industri dan SMK di Kota Batam. Kegiatan yang berlangsung pada 23 sampai dengan 26 Juli 2026 ini diikuti 131 kepala sekolah dan wakil kepala sekolah dari SMK terdampak bencana, bersama SMK di Kota Batam.
Upaya pemulihan satuan pendidikan yang terdampak bencana hidrometeorologi di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus diperkuat. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan menggelar kegiatan Penguatan Program Revitalisasi melalui Sarana dan Peralatan Pembelajaran SMK Berbasis Industri, dengan melaksanakan _benchmarking_ ke industri dan SMK di Kota Batam. Kegiatan yang berlangsung pada 23 sampai dengan 26 Juli 2026 ini diikuti 131 kepala sekolah dan wakil kepala sekolah dari SMK terdampak bencana, bersama SMK di Kota Batam.
Penguatan pemanfaatan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) yang beretika menjadi salah satu kesepakatan utama dalam 14th ASEAN Education Ministers Meeting (ASED) di Singapura. Indonesia mendukung penuh upaya dimaksud sembari terus memperkuat transformasi pendidikan digital melalui pembelajaran AI dan koding di sekolah. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, mengatakan para menteri pendidikan ASEAN sepakat memperkuat kolaborasi di bidang pemerataan pendidikan, pendidikan inklusif, serta pemanfaatan AI di lingkungan sekolah.
Penguatan pemanfaatan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) yang beretika menjadi salah satu kesepakatan utama dalam 14th ASEAN Education Ministers Meeting (ASED) di Singapura. Indonesia mendukung penuh upaya dimaksud sembari terus memperkuat transformasi pendidikan digital melalui pembelajaran AI dan koding di sekolah. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, mengatakan para menteri pendidikan ASEAN sepakat memperkuat kolaborasi di bidang pemerataan pendidikan, pendidikan inklusif, serta pemanfaatan AI di lingkungan sekolah.