Diterbikan pada: 14 Februari 2026
Kalimantan Barat, 14 Februari 2026 – Program Revitalisasi Satuan Pendidikan bukan sekadar membangun gedung. Langkah ini adalah tentang menghadirkan ruang belajar yang aman, sehat, dan bermartabat, serta tempat guru merasa didukung untuk mengajar lebih baik dan siswa terinspirasi untuk belajar lebih tinggi. Pemerintah memastikan setiap rupiah anggaran yang digelontorkan benar-benar kembali dalam bentuk kualitas pembelajaran yang meningkat, terutama bagi sekolah-sekolah di daerah yang layak membutuhkan perhatian. Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bengkayang dan Mempawah dari 12 – 13 Februari 2026, untuk meninjau langsung program revitalisasi satuan pendidikan dan memastikan implementasi program prioritas Kemendikdasmen berjalan sesuai sasaran. Dalam kunjungannya, Wamendikdasmen Fajar meninjau SMPN 1 Anjongan dan SMPN 3 Teriak yang telah menerima program revitalisasi, serta melakukan peninjauan dan pendataan di SDN 3 Jongkat sebagai calon penerima revitalisasi berikutnya. Kunjungan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menyelami langsung praktik baik di lapangan, mulai dari peninjauan ruang kelas, ketersediaan Makan Bergizi Gratis (MBG), penggunaan _Interactive Flat Panel_(IFP)/ Papan Interaktif Digital (PID) hingga gerakan Sekolah Aman, Sehat, Resik dan Indah (ASRI), seraya menyerap aspirasi kebutuhan sekolah. Wamen Fajar merasakan kunjungan kali ini bukan hanya laporan progres fisik, namun mendengar cerita inspiratif dari masing-masing sekolah. “Revitalisasi bukan hanya soal bangunan baru. Ini soal memberi ruang bagi anak-anak untuk belajar dengan nyaman, memberi tempat bagi guru untuk mengajar dengan semangat, dan memastikan setiap program mulai dari IFP, MBG, hingga budaya ASRI yang berjalan dengan dukungan fasilitas yang layak,” ujar Wamendikdasmen Fajar saat berinteraksi dengan siswa kelas 9F di SMPN 1 Anjongan. SMPN 1 Anjongan: Menuju Digitalisasi Pembelajaran Di SMPN 1 Anjongan, Kabupaten Mempawah, revitalisasi telah menyentuh Unit Kesehatan Sekolah (UKS), toilet, ruang pertemuan komputer, serta peningkatan fasilitas sanitasi. Sekolah yang berdiri sejak 1969 ini baru pertama kali memperoleh bantuan revitalisasi dari pemerintah pusat. Kepala sekolah, Edy Supardi, menyebutkan bahwa perubahan tersebut membawa dampak besar bagi kenyamanan siswa. UKS dan toilet yang sebelumnya terbatas kini lebih layak dan mendukung program Sekolah Sehat. Tak hanya infrastruktur, transformasi juga terjadi dalam pembelajaran. Sejak November, sekolah menerima perangkat IFP yang dimanfaatkan untuk seluruh mata pelajaran dengan penggunaannya yang dijadwalkan bergilir setiap hari. “Anak-anak paling senang kalau belajar pakai IFP ini. Mereka selalu mengucapkan terima kasih karena membuat mereka semangat mengembangkan lagi pelajarannya,” ujar Edy. Program bimbingan belajar untuk persiapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) juga sudah berjalan sejak awal Januari dan dilaksanakan setiap hari. Dari 160 siswa kelas IX, seluruhnya sepakat mengikuti TKA. Pendekatan pembelajaran di sekolah ini juga dibuat menyenangkan, diselingi pentas seni dan kegiatan pramuka yang baru saja meraih juara tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Budaya sekolah aman dan nyaman juga diperkuat melalui gerakan ASRI. Setiap pagi pukul 06.30, siswa bergiliran membersihkan lingkungan sekolah. Program “Jumat Sehat” dan jurnal 7 kebiasaan di rumah turut membangun karakter siswa. Wamen Fajar berdialog dengan siswa kelas IX mengenai jenis-jenis sampah dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai upaya untuk menginformasikan gerakan ASRI. Ia juga mensosialisasikan Senam Anak Indonesia Hebat (SAIH) sebagai bagian dari pembiasaan hidup sehat. SMPN 03 Teriak: Rumah Dinas Guru, Tempat Berlabuh di Ujung Senja Di SMPN 3 Teriak, Kabupaten Bengkayang, revitalisasi menyentuh sesuatu yang sangat manusiawi, yakni rumah dinas guru. Di sanalah guru-guru yang habis mengajar hingga kemalaman bisa beristirahat, tak perlu buru-buru memaksakan diri pulang ke rumah yang jauh. Solusi yang sederhana tapi sangat berarti bagi para pendidik untuk menjaga kesehatan, dan semangat mengajar. SDN 03 Jongkat: Praktik Baik Sudah Hidup, Revitalisasi Segera Terlaksana Berbeda dengan dua sekolah tersebut, di SDN 3 Jongkat, Kabupaten Mempawah, saat ini masih dalam tahap peninjauan dan pendataan kebutuhan revitalisasi. Namun praktik baik telah tumbuh lebih dahulu, salah satunya adalah budaya ASRI yang dijalankan setiap hari. Siswa membersihkan kelas sebelum belajar, kerja bakti rutin dilakukan setiap Jumat, dan Program Pagi Ceria berlangsung setiap Rabu hingga Jumat dengan senam, literasi, serta doa bersama. Sekolah ini telah memanfaatkan penggunaan IFP sejak Desember 2025 serta Program MBG selama empat bulan terakhir. Bimbingan belajar juga rutin dilaksanakan setiap Rabu dan Kamis untuk persiapan TKA. Guru kelas VI, Rima, menyampaikan bahwa perubahan perilaku siswa mulai terlihat. “Anak-anak sekarang lebih disiplin dan lebih peduli terhadap kebersihan. Mereka merasa sekolah ini milik bersama,” ujarnya. Pencanangan program budaya sekolah yang aman dan nyaman juga dirasakan oleh siswa. Salah satu siswi kelas VI SD, Afizah Az Zahra, turut merasakan perubahan tersebut. “Sekarang teman-teman sudah jarang yang nakal. Kalau ada yang mulai ribut, langsung dipanggil dan diingatkan. Sekolah jadi lebih nyaman,” tuturnya. Peninjauan dan pendataan ini menjadi dasar penyusunan prioritas revitalisasi berbasis kebutuhan riil. Dengan dukungan infrastruktur yang lebih layak ke depan, praktik baik yang telah hidup di SDN 3 Jongkat diharapkan semakin optimal.*** (Penulis: Uly/Editor: Denty A., Seno H./Fotografer: Shaka) Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat
Revitalisasi sekolah di sana juga menghadirkan laboratorium IPA yang baru, pembangunan dan rehabilitasi toilet, serta penyediaan mebelair baru yang menunjang kenyamanan belajar. “Ini bukan sekadar infrastruktur. Ini afirmasi bahwa negara hadir untuk para pendidik di ujung-ujung daerah,” tutur Fajar.
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Laman: kemendikdasmen.go.id
X: x.com/Kemdikdasmen
Instagram: instagram.com/kemendikdasmen
Facebook: facebook.com/kemendikdasmen
YouTube: KEMDIKDASMEN
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemendikdasmen.go.id
Siaran Pers Kemendikdasmen: kemendikdasmen.go.id/pencarian/siaran-pers
#PendidikanBermutuuntukSemua
#KemendikdasmenRamah
Sumber: Siaran Pers Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor: 127/sipers/A6/II/2026
Penulis: Denty Anugrahmawaty
Editor: Denty Anugrahmawaty
PaudDikdasmen
Guru Sekolah Kejuruan
Guru PAUD
Guru Dikdasmen
Murid Dikdasmen
Penguatan Pendidikan Karakter
Penguatan Pendidikan Unggul, Literasi, Numerasi dan Sains Teknologi