Diterbitkan pada: 30/04/2026
Jakarta, Kemendikdasmen – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, mengunjungi Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta, dalam rangka meninjau pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT), Selasa (29(/4). Pada kesempatan itu, Menteri Abdul Mu’ti memberikan semangat dan inspirasi kepada seluruh peserta yang telah selesai mengerjakan UTBK di Ruang Perpustakaan UPN Veteran Jakarta. “Sekarang semuanya sudah selesai, seluruh jawaban sudah terinput dan akan dinilai secara objektif oleh tim panitia. Hasil tes pun segera diumumkan sesuai jadwal yang telah ditentukan. Tetap semangat, tetap tenang, jangan memikirkan hasil tes yang sudah dikerjakan, dan percaya akan kemampuan diri kalian,” ungkapnya. Kepada seluruh peserta, Menteri Mu’ti mengatakan bahwa pengalaman mengikuti UTBK menjadi bagian penting dalam membangun mental, daya juang, dan menguatkan intelektual untuk menghadapi tantangan pendidikan di masa depan. Menurutnya, UTBK juga turut membangun growth mindset yang memacu pribadi seseorang lebih optimis dan percaya diri. “Kalau hasilnya sesuai harapan tentu patut disyukuri dan menjadi langkah awal untuk lebih maju. Tetapi, jika hasilnya belum sesuai, percayalah selalu ada pilihan dan kesempatan lain untuk menjadi orang sukses,” ujarnya. Terkait dengan UTBK, Menteri Mu’ti menuturkan bahwa terdapat tiga aspek utama untuk menentukan keberhasilan peserta dalam mengerjakan soal UTBK, yaitu penguasaan materi, strategi pengerjaan soal, dan kekuatan mental. Sistem UTBK disusun dengan standar validitas serta reliabilitas yang tinggi. Dengan sistem pengawasan dan standar akademik yang ketat maka peluang terjadinya kecurangan UTBK sangat kecil. Pengaturan antara jumlah soal dan waktu pengerjaan telah disesuaikan dengan standar evaluasi akademik, sehingga hasil UTBK diharapkan menjadi cerminan kemampuan akademik peserta secara objektif. “Kami meyakini, UTBK mampu menjadi alat ukur objektif untuk memetakan kemampuan murid yang akan menjadi calon mahasiswa. Sistem UTBK ini juga dirancang untuk melatih dan menjamin kejujuran peserta selama proses ujian berlangsung,” tutur Menteri Mu’ti. Dalam suasana hangat pascaujian, Menteri Mu’ti berbincang dengan beberapa peserta, salah satunya yaitu Alifah Joelies Arsita, murid SMAN 42 Jakarta. Kepada Menteri Mu’ti ia bercerita memilih program studi Fisoterapi di UPN Veteran Jakarta pada pilihan pertama dan dilanjutkan di Universitas Indonesia program studi Fisoterapi pada pilihan kedua. Peserta UTBK lainnya itu, Arkhan Fakhrial Ridho, mengatakan bahwa pada UTBK ini ia memilih Institut Pertanian Bogor (IPB), program studi Teknik Industri Pertanian di pilihan pertama. Dan dilanjutkan pilihan kedua d UPN Veteran Jakarta, program studi Teknis Mesin. (Penulis: Destian, Editor: Denty, Fotografer: Rayhan)
Penulis: Destian Rifki
Editor: Denty Anugrahmawaty