Diterbitkan pada: 17/04/2026
Palembang, 17 April 2026 - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat, meninjau hasil revitalisasi SMP Negeri 25 Palembang pada Rabu (15/4). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan sarana dan prasarana sekolah serta kualitas lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung proses pembelajaran. Dalam peninjauan tersebut, Wamendikdasmen melihat berbagai fasilitas yang telah direvitalisasi, meliputi pembangunan 9 ruang kelas baru beserta furniturnya, rehabilitasi 5 ruang kelas, pembangunan 5 unit toilet, pembangunan 1 laboratorium komputer lengkap dengan peralatan, serta 1 ruang UKS. Seluruh pembangunan ini didukung oleh anggaran sebesar Rp4.364.000.000 yang dilaksanakan mulai 11 Agustus hingga 10 Desember 2025. SMP Negeri 25 Palembang sendiri merupakan sekolah yang berdiri sejak tahun 1984 dan saat ini memiliki 862 siswa. Sekolah ini juga menjadi satu-satunya SMP negeri yang berada di wilayah Kelurahan Keramasan, Kecamatan Kertapati, sehingga memiliki peran strategis dalam menyediakan akses pendidikan bagi masyarakat sekitar. Dalam arahannya, Wamendikdasmen Atip menekankan pentingnya tidak hanya membangun fasilitas, tetapi juga menjaga dan merawatnya secara berkelanjutan. Ia mengingatkan bahwa kebersihan dan kerapian lingkungan sekolah merupakan faktor penting dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan bagi peserta didik. Selain itu, ia juga menekankan bahwa sekolah harus bersih dan nyaman sejalan dengan program Presiden, yaitu ASRI (Aman, Sehat, Rapi, dan Indah), yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah melalui pembiasaan hidup bersih, penataan ruang yang baik, serta keterlibatan seluruh warga sekolah dalam menjaga lingkungan. “Sekolah yang baik bukan hanya yang megah, tetapi yang terawat, bersih, dan nyaman. Pemeliharaan harus menjadi perhatian utama agar fasilitas yang sudah dibangun dapat digunakan dalam jangka panjang,” ujar Atip. Kepala SMP Negeri 25 Palembang, Yudi Fernandes Hutagalung, menyampaikan bahwa sekolah tersebut memiliki sejarah dan posisi penting di Kota Palembang, serta wajah baru hasil revitalisasi diharapkan dapat meningkatkan rasa bangga bagi para alumni, guru, dan terutama para siswa. Ia juga menambahkan, “Kondisi fisik sekolah yang baik mampu memicu semangat baru bagi tenaga pendidik untuk menghadirkan metode pembelajaran yang lebih inovatif.” Selain itu, Wamendikdasmen juga menyoroti pentingnya pengelolaan lingkungan sekolah, terutama dalam menghadapi tantangan kondisi sekitar seperti potensi genangan air. Ia mendorong adanya langkah mitigasi agar fasilitas sekolah tetap aman dan tidak membahayakan siswa. Dalam kesempatan tersebut, Wamendikdasmen juga berinteraksi dengan para siswa. Ia memberikan motivasi agar siswa tidak takut belajar, termasuk dalam mempelajari bahasa asing seperti bahasa Inggris. “Jangan takut salah saat belajar, termasuk ketika belajar bahasa Inggris. Yang penting berani mencoba dan terus berlatih, karena dari situ kemampuan akan berkembang,” pesannya kepada para siswa. Kunjungan ini juga menjadi momentum untuk mendorong optimalisasi pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Wamendikdasmen mengajak pihak sekolah untuk memanfaatkan berbagai sumber belajar digital, termasuk platform daring seperti video pembelajaran, guna meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas. Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya penguatan budaya disiplin dan kebiasaan baik di lingkungan sekolah, termasuk dalam hal kebersihan, keteraturan, dan pola hidup sehat. Program seperti makan bergizi bersama diharapkan dapat mendukung kesehatan dan konsentrasi belajar siswa.*** (Penulis & Fotografer: Irfan/Editor: Denty A.) Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat Laman: kemendikdasmen.go.id #PendidikanBermutuuntukSemua
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
X: x.com/Kemdikdasmen
Instagram: instagram.com/kemendikdasmen
Facebook: facebook.com/kemendikdasmen
YouTube: KEMDIKDASMEN
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemendikdasmen.go.id
Siaran Pers Kemendikdasmen: kemendikdasmen.go.id/pencarian/siaran-pers
#KemendikdasmenRamah
Penulis: Muhammad Irfan
Editor: Denty Anugrahmawaty