Surakarta, Jawa Tengah, 9 Oktober 2026 — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk pertama kalinya berhasil meraih predikat tertinggi Platinum Awards dalam ajang kehumasan Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2026 yang diselenggarakan oleh Humas Indonesia. Penghargaan tersebut diterima dalam malam puncak penghargaan The 8th AHI 2026 yang berlangsung di Kota Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (8/10). Selain meraih Platinum, Kemendikdasmen juga memboyong penghargaan lainnya, sehingga total mencapai 21 trofi, rekor tertinggi yang pernah diraih dalam satu kompetisi kehumasan.
Secara keseluruhan, Kemendikdasmen melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus (Dikmen Diksus), serta Direktorat Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK) berhasil meraih 5 Gold, 8 Silver, 6 Bronze, 1 Platinum Winner, dan 1 Best Presenter.
Atas pencapaian tersebut, Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menegaskan bahwa penghargaan bukanlah tujuan akhir dari kerja kehumasan. Lebih dari itu, keberhasilan komunikasi pemerintah diukur dari kemampuannya membangun pemahaman, menjawab kebutuhan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Penghargaan ini menjadi apresiasi sekaligus pengingat bagi kita bahwa komunikasi publik bukan sekadar menyampaikan informasi, tetapi memastikan masyarakat memahami dan merasakan manfaat dari setiap kebijakan dan program pendidikan. Informasi harus disampaikan secara jelas, akurat, mudah dipahami, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak dan orangtua. Karena itu, humas harus terus mendengarkan, memahami kebutuhan publik, serta memastikan informasi pendidikan hadir secara inklusif dan relevan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat,” ujar Suharti.
Senada dengan hal tersebut, Direktur Jenderal Dikmen Diksus, Tatang Muttaqin, yang hadir langsung dalam malam penganugerahan turut mengapresiasi kinerja tim humas yang dinilai memberikan dampak langsung bagi masyarakat luas. “Ini menunjukkan bagaimana kerja kita di tim humas telah memberikan dampak dan diapresiasi oleh lembaga yang sangat kompeten di bidang kehumasan,” ungkap Tatang.
Tatang berharap, keberhasilan ini dapat memberikan semangat bagi tim humas untuk menyajikan informasi yang jelas, akurat, kredibel, serta semakin responsif terhadap kebutuhan publik.
“Pencapaian ini juga buah dari komitmen Ditjen Dikmen Diksus untuk menghadirkan informasi yang ramah disabilitas. Kami ingin memastikan publik, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus dan layanan khusus tidak tertinggal dalam mendapatkan akses informasi yang setara,” tutur Tatang.
AHI merupakan ajang penghargaan bergengsi yang mengapresiasi kinerja kehumasan, keterbukaan informasi publik, serta inovasi komunikasi pada kementerian, lembaga negara, korporasi negara (BUMN/BUMD), pemerintah daerah, dan perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Tahun ini, Kemendikdasmen bersaing dengan lebih dari 300 entri yang masuk dan dinilai dewan juri. Pada malam puncak, sebanyak 178 trofi diserahkan kepada 80 institusi pemenang AHI 2026, disertai empat trofi khusus Platinum dan 18 penghargaan Kartini Humas Indonesia.
CEO Humas Indonesia, Asmono Wikan, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas seluruh dedikasi insan humas di Indonesia yang telah membangun transparansi dan menguatkan kepercayaan publik. “Ini adalah cerminan dari ratusan jam kerja, ribuan gagasan, dan tak terhitung dedikasi dari rekan-rekan humas di seluruh Indonesia yang setiap hari berjuang membangun transparansi dan menguatkan kepercayaan publik terhadap institusi mereka masing-masing,” terang Asmono.
Daftar Penghargaan Kemendikdasmen dalam AHI 2026
Pada AHI 2026, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) berhasil meraih sejumlah trofi dalam kategori kementerian/lembaga. Selain mendapatkan Platinum Award, Kemendikdasmen juga mendapatkan berbagai penghargaan mulai dari kategori Gold, Silver, dan Bronze.
Kategori Gold berhasil diraih oleh PPID Utama, Ruang Virtual, Ruang Fisik, Program Kehumasan Rumah Pendidikan, serta Video Profil Karena Mereka. Selanjutnya, di kategori Silver diberikan untuk Laman Kemendikdasmen, Repositori Institusi Kemendikdasmen, Media Internal Jendela Edisi 69, media sosial Ditjen Dikmen Diksus, Program Kehumasan Gelar Karya Vokasi PKPLK, Laman Rumah Disabilitas, Video Profil PKPLK, dan Internal Majalah Kita Istimewa.
Penghargaan Bronze diraih melalui kanal digital media sosial TikTok dan Instagram Kemendikdasmen, Program Kehumasan Cerita Serunya Belajar, Program Humas Training of Trainers (ToT) Alquran, dan Aplikasi Kamus Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI). Selain penghargaan institusi, Kepala Biro Komunikasi dan Humas, Yudhistira Nugraha, juga turut meraih penghargaan Best Presenter, dan terakhir yakni Friza Marrianty juga memperoleh penghargaan Kartini Humas Indonesia pada kategori Bronze. (Penulis: Ratih, Shahwin Aji/Editor: Destian, Seno/ Fotografer: Tim BKHM)
Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Laman: kemendikdasmen.go.id
X: x.com/Kemdikdasmen
Instagram: instagram.com/kemendikdasmen
Facebook: facebook.com/kemendikdasmen
YouTube: KEMDIKDASMEN
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemendikdasmen.go.id
Siaran Pers Kemendikdasmen: kemendikdasmen.go.id/pencarian/siaran-pers
#PendidikanBermutuuntukSemua
#KemendikdasmenRamah