Pendidikan Friendly rumah_pendidikan
Temukan informasi tentang Kemendikdasmen, struktur organisasi, dan regulasi
Informasi Profil Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Informasi Publik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Temukan kabar, siaran pers, pengumuman, dan dokumentasi resmi dari Kemendikdasmen
Informasi Umum
Beranda
Button Icon
Button Icon
PPID
Button Icon Beranda
Button Icon Profil
Temukan informasi tentang Kemendikdasmen, struktur organisasi, dan regulasi
Button Icon
Button Icon
Button Icon
Button Icon PPID
Deep Learning di PAUD: Orang Tua Jadi Mitra Kunci Pembelajaran Anak
Deep Learning di PAUD: Orang Tua Jadi Mitra Kunci Pembelajaran Anak

Diterbikan pada: 23 Juli 2026

Bagikan

Gambar Siaran Pers

Bandung, 22 Juli 2026 - Pengalaman sejumlah taman kanak-kanak menunjukkan bahwa pendekatan deep learning dapat diterapkan secara efektif pada anak usia dini. Melalui pembelajaran yang berpusat pada anak, rasa ingin tahu, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis tumbuh secara alami, terutama ketika sekolah dan orang tua berjalan sebagai mitra.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat, sempat menegaskan bahwa deep learning merupakan paradigma pembelajaran yang perlu diadopsi dalam sistem pendidikan nasional. "Deep learning adalah pendekatan pembelajaran yang menekankan pemahaman mendalam, bukan hafalan. Kita ingin anak-anak kita tidak hanya membaca, tetapi memahami, tidak hanya menghitung, tetapi menganalisis, tidak hanya menghafal, tetapi mampu menerapkan dan berinovasi," ujarnya.

Pernyataan tersebut begitu relevan dengan pengalaman yang dirasakan Kepala TK Bunda Ganesha, Susi Hindayani. Ia mengatakan sekolah memaknai deep learning sebagai pergeseran pembelajaran dari hafalan menuju pemahaman yang bermakna. "Anak diberi kesempatan untuk bereksplorasi, bertanya, menyampaikan pendapat, dan membangun pengetahuannya sendiri," jelasnya.

Menurut Susi, pendekatan tersebut diwujudkan melalui pembelajaran berbasis proyek, kegiatan kontekstual, kebebasan memilih aktivitas, serta pemanfaatan media lepasan yang merangsang eksplorasi dan perkembangan sensori motorik. "Bagi kami, bermain adalah belajar. Kegiatan di sentra dirancang agar bermakna, berkesadaran, dan menggembirakan," ujarnya.

Pelibatan orang tua juga menjadi bagian penting. Dalam peringatan Hari Anak Nasional, misalnya, orang tua bersama anak mengolah sampah daur ulang menjadi karya seni. "Orang tua kami libatkan sebagai mitra belajar sehingga pengalaman belajar anak berlanjut di rumah," ungkap Susi. 

Ia mengakui tantangan terbesar adalah menjaga konsistensi penerapan pendekatan tersebut, yang didukung pemetaan minat dan tahap perkembangan anak serta lingkungan belajar yang aman dan membuat setiap anak merasa diterima.

Pengalaman serupa turut dirasakan TK Gagas Ceria. Kepala Sekolah, Catur Wulandari, menilai deep learning membantu anak memahami dan menemukan makna melalui pengalaman nyata. "Anak belajar melalui pengalaman yang dekat dengan kehidupannya sehingga tumbuh rasa ingin tahu, kemampuan berpikir, dan karakter sebagai bekal masa depan," ujarnya.

Guru, lanjut Catur, berperan sebagai fasilitator yang mengajukan pertanyaan terbuka dan memberi tantangan sesuai tahap perkembangan anak. "Bermain adalah cara belajar yang paling alami. Melalui bermain, anak belajar memecahkan masalah, bekerja sama, berkomunikasi, mengelola emosi, sekaligus memahami berbagai konsep," katanya.

Ia menambahkan, keberhasilan deep learning terlihat ketika anak berani mencoba, mampu bekerja sama, mengomunikasikan gagasan, serta tetap gembira selama proses belajar. "Tantangan kami adalah membangun kesamaan pemahaman bahwa keberhasilan belajar juga diukur dari karakter, kemandirian, kemampuan berpikir, dan kebahagiaan anak. Karena itu, komunikasi dan kolaborasi dengan orang tua menjadi sangat penting."*** (Penulis: Denty/Dokumentasi: Tim Kemendikdasmen)


Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
 
Laman: kemendikdasmen.go.id
X: x.com/Kemdikdasmen
Instagram: instagram.com/kemendikdasmen
Facebook: facebook.com/kemendikdasmen
YouTube: KEMDIKDASMEN
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemendikdasmen.go.id
Siaran Pers Kemendikdasmen: kemendikdasmen.go.id/pencarian/siaran-pers

#PendidikanBermutuuntukSemua
#KemendikdasmenRamah

Sumber: Siaran Pers Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor: 615/sipers/A6/VII/2026

Penulis: Denty Anugrahmawaty

Editor: Denty Anugrahmawaty

Kepemilikan Konten PaudDikdasmen Kepemilikan Konten Dinas Pendidikan Kepemilikan Konten Ruang Murid Kepemilikan Konten Ruang GTK Kepemilikan Konten Ruang Sekolah Kepemilikan Konten Ruang Orang Tua Kepemilikan Konten Guru PAUD Kepemilikan Konten Sekolah PAUD Kepemilikan Konten Murid PAUD Kepemilikan Konten Orang Tua Kepemilikan Konten Penguatan Pendidikan Karakter Kepemilikan Konten Penguatan Pendidikan Unggul, Literasi, Numerasi dan Sains Teknologi

Siaran Pers Terkait
Gambar Konten Terkait
Perkuat Validasi Data ATS, Kemendikdasmen Gandeng Pemerintah Daerah dan Mitra Strategis

Kepemilikan Konten PaudDikdasmen Kepemilikan Konten Dinas Pendidikan Kepemilikan Konten Ruang Murid Kepemilikan Konten Ruang Sekolah Kepemilikan Konten Ruang Orang Tua Kepemilikan Konten Ruang Pemerintah Kepemilikan Konten Ruang Mitra Kepemilikan Konten Ruang Publik Kepemilikan Konten Sekjen Kepemilikan Konten Sekolah Dikdasmen Kepemilikan Konten Murid PAUD Kepemilikan Konten Murid Dikdasmen Kepemilikan Konten Mitra Dikdasmen Kepemilikan Konten Orang Tua Kepemilikan Konten Wajib Belajar 13 Tahun dan Pemerataan Kesempatan Pendidikan

Diterbitkan pada : 23/07/2026

Gambar Konten Terkait
SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi Tahun Ajaran 2026/2027 Resmi Dibuka

Kepemilikan Konten PaudDikdasmen Kepemilikan Konten Dinas Pendidikan Kepemilikan Konten Ruang Murid Kepemilikan Konten Ruang Sekolah Kepemilikan Konten Ruang Orang Tua Kepemilikan Konten Ruang Pemerintah Kepemilikan Konten Ruang Publik Kepemilikan Konten Guru Dikdasmen Kepemilikan Konten Sekolah Dikdasmen Kepemilikan Konten Murid Dikdasmen Kepemilikan Konten Mitra Dikdasmen Kepemilikan Konten Orang Tua Kepemilikan Konten Wajib Belajar 13 Tahun dan Pemerataan Kesempatan Pendidikan Kepemilikan Konten Penguatan Pendidikan Unggul, Literasi, Numerasi dan Sains Teknologi Kepemilikan Konten Pemenuhan dan Perbaikan Sarana dan Prasarana Pendidikan

Diterbitkan pada : 23/07/2026

Gambar Konten Terkait
Praktik Deep Learning di Jenjang TK Hadirkan Pembelajaran Bermakna Sejak Usia Dini

Kepemilikan Konten PaudDikdasmen Kepemilikan Konten Dinas Pendidikan Kepemilikan Konten Ruang Murid Kepemilikan Konten Ruang GTK Kepemilikan Konten Ruang Sekolah Kepemilikan Konten Ruang Orang Tua Kepemilikan Konten Ruang Pemerintah Kepemilikan Konten Ruang Publik Kepemilikan Konten Guru PAUD Kepemilikan Konten Murid PAUD Kepemilikan Konten Orang Tua Kepemilikan Konten Penguatan Pendidikan Karakter Kepemilikan Konten Penguatan Pendidikan Unggul, Literasi, Numerasi dan Sains Teknologi

Diterbitkan pada : 23/07/2026