Diterbikan pada: 27 Mei 2026
Jakarta, 25 Mei 2026 — Pemerintah terus memperkuat langkah percepatan pemulihan sekolah terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga, pada Senin (25/5) di Gedung DPR RI. Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Bencana yang dihadiri kementerian terkait, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan. Dalam rapat tersebut, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, menyampaikan bahwa layanan pendidikan di wilayah terdampak terus diupayakan tetap berjalan di tengah proses rehabilitasi dan rekonstruksi sekolah. Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa dari total 4.922 satuan pendidikan terdampak, seluruh sekolah saat ini sudah kembali melaksanakan pembelajaran. Sebanyak 4.828 sekolah telah belajar di sekolah asal, sementara sebagian lainnya masih menggunakan kelas darurat, tenda belajar, maupun menumpang di fasilitas publik lainnya. “Yang terpenting adalah anak-anak tetap belajar. Pemerintah terus berupaya mempercepat pemulihan fasilitas pendidikan agar proses pembelajaran dapat kembali berlangsung secara aman dan nyaman,” ujarnya. Kemendikdasmen juga mencatat sebanyak 3.101 sekolah telah memperoleh bantuan revitalisasi. Dari jumlah tersebut, sebagian besar sudah memasuki tahap pengerjaan fisik, baik melalui swakelola sekolah maupun kerja sama dengan TNI Angkatan Darat untuk percepatan pembangunan sekolah rusak berat dan relokasi sekolah. Dalam rapat koordinasi tersebut, sejumlah tantangan yang masih dihadapi turut menjadi perhatian bersama, terutama terkait penyediaan lahan relokasi sekolah, akses menuju wilayah terdampak, serta percepatan pembangunan infrastruktur pendukung pembelajaran. Menteri Abdul Mu’ti menegaskan bahwa pemulihan pendidikan merupakan bagian penting dari pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, BUMN, dan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran. Selain fokus pada pemulihan sarana pendidikan, pemerintah juga memberikan bantuan khusus kepada puluhan ribu guru dan tenaga kependidikan terdampak agar layanan pendidikan tetap berjalan secara optimal selama masa pemulihan.*** (Penulis: Uly/Fotografer: Cepi) #PendidikanBermutuuntukSemua
Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Laman: kemendikdasmen.go.id
X: x.com/Kemdikdasmen
Instagram: instagram.com/kemendikdasmen
Facebook: facebook.com/kemendikdasmen
YouTube: KEMDIKDASMEN
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemendikdasmen.go.id
Siaran Pers Kemendikdasmen: kemendikdasmen.go.id/pencarian/siaran-pers
#KemendikdasmenRamah
Sumber: Siaran Pers Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor: 429/sipers/A6/V/2026
Penulis: Uly
Editor: Denty Anugrahmawaty
PaudDikdasmen
Dinas Pendidikan
Ruang Sekolah
Ruang Pemerintah
Ruang Mitra
Ruang Publik
GTK
Vokasi
Sekolah PAUD
Sekolah Dikdasmen
Mitra Dikdasmen
Wajib Belajar 13 Tahun dan Pemerataan Kesempatan Pendidikan
Pemenuhan dan Perbaikan Sarana dan Prasarana Pendidikan