pendidikan_untuk semua Ramah rumah_pendidikan
Temukan informasi tentang Kemendikdasmen, struktur organisasi, dan regulasi
Informasi Profil Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Informasi Publik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Temukan kabar, siaran pers, pengumuman, dan dokumentasi resmi dari Kemendikdasmen
Informasi Umum
Beranda
Button Icon
Button Icon
PPID
Button Icon Beranda
Button Icon Profil
Temukan informasi tentang Kemendikdasmen, struktur organisasi, dan regulasi
Button Icon
Button Icon
Button Icon
Button Icon PPID
Perkuat Ekosistem, Kabupaten Nagekeo Jadi Contoh Penguatan Literasi dan Perbukuan Daerah
Perkuat Ekosistem, Kabupaten Nagekeo Jadi Contoh Penguatan Literasi dan Perbukuan Daerah

Diterbikan pada: 12 Mei 2026

Bagikan:

Gambar Siaran Pers

Jakarta, 12 Mei 2026 – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) terus mendorong penguatan ekosistem literasi dan perbukuan di daerah sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran secara berkelanjutan.

Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, menjadi contoh daerah progresif dalam pengembangan literasi. Saat ini, pemerintah daerah tengah mempercepat pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tentang Perbukuan dan Akselerasi Budaya Literasi. Langkah ini bertujuan memastikan gerakan literasi tidak hanya bersifat programatis, tetapi juga memiliki landasan kebijakan dan penganggaran yang kuat serta berkelanjutan.

Inisiatif ini berangkat dari praktik baik yang telah dilakukan di lapangan, termasuk pengembangan lebih dari 100 perpustakaan ramah anak yang berdampak pada peningkatan minat baca siswa. Upaya tersebut diperkuat melalui Lokakarya Penuntasan Literasi Berbasis Ekosistem Pendidikan yang melibatkan pemerintah daerah, kementerian, dan mitra pembangunan.

Lokakarya membahas sejumlah agenda utama, yakni percepatan penyusunan Perda Akselerasi Budaya Literasi dan Perbukuaan, serta optimalisasi penyediaan dan pemanfaatan buku pendidikan, baik cetak maupun digital, termasuk bagi anak berkebutuhan khusus. 

Kepala Pusat Perbukuan (Pusbuk) Kemendikdasmen, Supriyatno, menyampaikan komitmen untuk mendukung pemenuhan kebutuhan buku di Nagekeo dengan mengedepankan prinsip perbukuan 3M, yaitu berkualitas, murah, dan merata. Selain itu, ia menambahkan bahwa sistem penilaian buku akan dibuka untuk publik agar guru, orang tua, dan siswa dapat memilih bahan bacaan yang bermutu secara mandiri. ”Kami akan melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat untuk membangun ekosistem perbukuan yang sehat, mulai dari penyusunan, penilaian, hingga pengawasan buku,” tegasnya.

Sementara itu, agenda pembelajaran praktik pengembangan dan pemanfaatan perpustakaan sekolah dan madrasah sebagai rujukan dalam penyusunan peta jalan pengembangan perpustakaan sekolah dan madrasah menjadi sorotan Bappenas. Tema ini menegaskan bahwa penuntasan literasi memerlukan sinergi aktif antara pemerintah, sekolah, perpustakaan, komunitas, dan mitra pembangunan.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Agama, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Bappenas, Didik Darmanto, menekankan pentingnya optimalisasi fungsi perpustakaan. Ia menjelaskan bahwa literasi tidak hanya mencakup kemampuan membaca, tetapi juga kemampuan memahami dan menerapkan pengetahuan untuk meningkatkan kualitas hidup. Ia juga menyampaikan bahwa dari sekitar 220 ribu perpustakaan di Indonesia, sekitar 70 persen berada di sekolah atau madrasah, namun kurang dari 5 persen yang berfungsi optimal. ”Oleh karena itu, Bappenas mendorong integrasi perpustakaan sekolah dan madrasah ke dalam proses pembelajaran,” terangnya.

Senada dengan hal tersebut, Bupati Nagekeo, Simplisius Donatus, mengungkapkan  hasil rapor pendidikan Nagekeo berada di peringkat atas Provinsi NTT dengan status hijau selama tiga tahun berturut-turut pada aspek literasi, numerasi dan pendidikan karakter. Namun, ia mengakui masih terdapat tantangan, terutama menurunnya minat baca akibat terbatasnya ketersediaan buku di sekolah, Taman Bacaan Masyarakat (TBM), dan perpustakaan daerah. “Minat baca anak sempat tinggi, tetapi menurun karena koleksi buku yang tersedia sebagian besar sudah pernah dibaca, sementara penambahan koleksi baru masih terbatas,” ujar Simplisius.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Simplisius mengatakan jika Pemerintah Kabupaten Nagekeo bersama para pemangku kepentingan telah menyepakati percepatan pembahasan Perda Literasi dan Perbukuan. “Regulasi ini penting sebagai payung hukum sekaligus dasar penganggaran. Prosesnya sudah berjalan, meski sempat tertunda karena keterbatasan kuota perda tahun ini. Kami berharap dapat segera disahkan,” tambahnya.

Selain itu, Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Gratianus Muga Sada, yang turut hadir dalam lokakarya, juga menambahkan jika komitmen pemerintah daerah untuk memastikan hasil kegiatan benar-benar berdampak hingga ke tingkat sekolah dan masyarakat. Upaya ini mencakup pemenuhan fasilitas perpustakaan dan ketersediaan bahan bacaan.

“Kami mengapresiasi dukungan pemerintah pusat dan mitra pembangunan terhadap pengembangan literasi di Nagekeo. Kami menyadari bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama yang harus terus diupayakan, meskipun dihadapkan pada keterbatasan fiskal daerah. Hasil lokakarya ini akan segera kami tindak lanjuti melalui langkah-langkah konkret ke depan,” ujarnya.

Tak hanya itu, Ketua DPRD Kabupaten Nagekeo, Shafar Laga Rema, menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif tersebut. “DPRD berkomitmen mempercepat pembahasan dan penetapan perda ini. Regulasi ini akan menjadi fondasi hukum sekaligus landasan anggaran bagi penguatan literasi di daerah,” tegasnya.

Lokakarya ini difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Nagekeo bersama Program INOVASI (Kemitraan Indonesia–Australia) sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan dasar yang inklusif dan berkelanjutan. Melalui forum ini, diharapkan lahir rekomendasi dan aksi nyata untuk mempercepat peningkatan literasi siswa sekaligus memperluas akses terhadap bahan bacaan yang berkualitas dan inklusif.*** (Penulis & Fotografer: Tim Pusat Perbukuan)

 

 

Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah

Laman: kemendikdasmen.go.id
X: x.com/Kemdikdasmen
Instagram: instagram.com/kemendikdasmen
Facebook: facebook.com/kemendikdasmen
YouTube: KEMDIKDASMEN
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemendikdasmen.go.id
Siaran Pers Kemendikdasmen: kemendikdasmen.go.id/pencarian/siaran-pers

#PendidikanBermutuuntukSemua
#KemendikdasmenRamah

Lampiran

Sumber: Siaran Pers Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor: 387/sipers/A6/V/2026

Penulis: Kontributor BKHM

Editor: Denty Anugrahmawaty

Kepemilikan Konten Badan Bahasa Kepemilikan Konten Dinas Pendidikan Kepemilikan Konten Ruang Pemerintah Kepemilikan Konten Ruang Mitra Kepemilikan Konten Ruang Publik Kepemilikan Konten Ruang Bahasa Kepemilikan Konten Murid Dikdasmen Kepemilikan Konten Sastrawan Kepemilikan Konten Pegiat Literasi Kepemilikan Konten Pembangunan Bahasa dan Sastra

Siaran Pers Terkait
Gambar Konten Terkait
Lokakarya Membaca Nyaring: Upaya Kemendikdasmen Bangun Kebiasaan Literasi Sejak Dini

Kepemilikan Konten BSKAP Kepemilikan Konten Ruang Murid Kepemilikan Konten Ruang GTK Kepemilikan Konten Ruang Sekolah Kepemilikan Konten Ruang Orang Tua Kepemilikan Konten Ruang Publik Kepemilikan Konten Guru PAUD Kepemilikan Konten Guru Dikdasmen Kepemilikan Konten Murid PAUD Kepemilikan Konten Murid Dikdasmen Kepemilikan Konten Orang Tua Kepemilikan Konten Pegiat Literasi

Diterbitkan pada : 13/05/2026

Gambar Konten Terkait
Lulusan SMK Lebih Relevan, Lebih dari 1.000 Ruang Praktik Siswa Telah Direvitalisasi

Kepemilikan Konten PaudDikdasmen Kepemilikan Konten Pendidikan Vokasi Kepemilikan Konten Guru Sekolah Kejuruan Kepemilikan Konten Sekolah Kejuruan Kepemilikan Konten Ruang Murid Kepemilikan Konten Ruang Sekolah Kepemilikan Konten Murid Kejuruan Kepemilikan Konten Sekolah Dikdasmen Kepemilikan Konten Murid Dikdasmen

Diterbitkan pada : 13/05/2026

Gambar Konten Terkait
Kemendikdasmen Perkuat Pembinaan Talenta melalui SIMT, 400 Ribu Murid Berprestasi Sudah Terdata

Kepemilikan Konten PaudDikdasmen Kepemilikan Konten Ruang Murid Kepemilikan Konten Ruang Sekolah Kepemilikan Konten Murid Kejuruan Kepemilikan Konten Murid Dikdasmen Kepemilikan Konten Penguatan Pendidikan Unggul, Literasi, Numerasi dan Sains Teknologi

Diterbitkan pada : 12/05/2026