pendidikan_untuk semua Ramah rumah_pendidikan
Temukan informasi tentang Kemendikdasmen, struktur organisasi, dan regulasi
Informasi Profil Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Informasi Publik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Temukan kabar, siaran pers, pengumuman, dan dokumentasi resmi dari Kemendikdasmen
Informasi Umum
Beranda
Button Icon
Button Icon
PPID
Button Icon Beranda
Button Icon Profil
Temukan informasi tentang Kemendikdasmen, struktur organisasi, dan regulasi
Button Icon
Button Icon
Button Icon
Button Icon Publikasi
Temukan kabar, siaran pers, pengumuman, dan dokumentasi resmi dari Kemendikdasmen
Button Icon PPID
Ruang Kelas Kokoh dan Sanitasi Layak, Sekolah di Jember Rasakan Dampak Revitalisasi
Ruang Kelas Kokoh dan Sanitasi Layak, Sekolah di Jember Rasakan Dampak Revitalisasi

Diterbikan pada: 22 Februari 2026

Bagikan:

Gambar Siaran Pers

Kab. Jember, Jawa Timur, 22 Februari 2026 — Program Revitalisasi Satuan Pendidikan membawa perubahan nyata bagi sekolah-sekolah di daerah, tidak hanya menghadirkan ruang kelas yang lebih kokoh, aman, dan nyaman, tetapi juga memperbaiki fasilitas penunjang seperti toilet dan UKS yang sebelumnya sangat terbatas. Perbaikan infrastruktur ini berdampak langsung pada kenyamanan belajar, keamanan warga sekolah, hingga meningkatnya kepercayaan dan kebanggaan masyarakat terhadap satuan pendidikan.
 
Di Kabupaten Jember, manfaat tersebut dirasakan luas oleh sekolah penerima bantuan. Tidak sedikit sekolah yang sebelumnya mengalami kekurangan ruang kelas, bangunan rusak berat, hingga fasilitas sanitasi yang tidak layak. Kini, proses pembelajaran dapat berlangsung lebih optimal dalam lingkungan yang lebih sehat dan bersih.
 
Bebas Banjir dan Ruang Belajar Kembali pada Fungsinya

Kepala SMP Negeri 1 Balung, Mohammad Rokhim, menjelaskan bahwa sebelum revitalisasi, lokasi sekolah yang berdekatan dengan sawah menyebabkan area utara sekolah kerap terendam banjir saat musim hujan. Melalui program ini, sekolah bisa merehabilitasi ruang kelas dengan meninggikan lantai sekitar 25 cm dan tembok 70–100 cm untuk mencegah banjir. Hasilnya, ketika wilayah sekitar kembali dilanda banjir, sekolah tidak lagi terdampak.

“Anak-anak senang belajar di tempat baru yang lebih bersih, tinggi, dan sejuk. Suasana pembelajaran menjadi sangat kondusif,” ujar Rokhim.
 
Sebelumnya pula, untuk 24 rombongan belajar, hanya tersedia 20 ruang kelas, sehingga empat ruang lainnya terpaksa digunakan sebagai tempat belajar. Kini, sekolah mendapatkan ruang kelas baru yang dapat memenuhi kebutuhan tersebut, sehingga empat ruangan yang sempat dialihfungsikan dapat digunakan kembali sebagaimana mestinya.
 
Tambahan dua unit toilet baru serta rehabilitasi satu unit toilet lama juga memberikan dampak besar. “Bantuan ini sangat bermanfaat sekali bagi kami. Sebelumnya anak-anak kekurangan toilet dan air. Sekarang semuanya tercukupi,” tambahnya.
 
“Kini, anak-anak lebih leluasa belajar karena kelasnya cukup. Kemudian, teman-teman guru lebih senang karena ruangannya lebih bersih, sehat, luas,” pungkasnya.
 
Dari Kelas Bocor dan Sanitasi Minim, Kini Belajar Lebih Aman dan Nyaman

Kepala SMP Negeri 1 Sumberjambe, Maryanto, mengungkapkan bahwa sejak sekolah berdiri pada 1983, kondisi sarana dan prasarana sangat memprihatinkan. Dalam kurun waktu puluhan tahun, sekolah tersebut baru mendapatkan rehabilitasi tiga ruang kelas pada 2013. Dengan 18 rombongan belajar, sekolah kekurangan ruang kelas sehingga laboratorium IPA, ruang multimedia, hingga ruang OSIS terpaksa difungsikan sebagai ruang belajar. Tak hanya itu, sebagian kelas kondisinya rusak, sehingga siswa dipindahkan ke musala karena kondisi atap yang bocor dan membahayakan.
 
Ia juga menekankan bahwa persoalan sanitasi menjadi kondisi yang paling memprihatinkan. Sejak berdiri, sekolah hanya memiliki dua toilet, dan salah satunya rusak berat sehingga tidak dapat digunakan. Keterbatasan itu membuat sebagian siswa memilih pergi ke sungai.


Melalui revitalisasi senilai Rp1,9 miliar, kondisi sekolah berubah signifikan. Ruang kelas baru yang lebih kokoh dan nyaman membuat siswa lebih semangat dan gembira dalam belajar. Toilet yang dibangun pun sangat memadai, bahkan dilengkapi fasilitas ramah difabel. “Baru sekarang kita memiliki toilet yang sangat memadai, kebiasaan ke sungai sudah berubah. Anak-anak sangat bahagia,” ungkap Maryanto.
 
Ia berharap peningkatan fasilitas ini mendorong kesadaran masyarakat untuk pendidikan pun dapat meningkat. “Selama 18 tahun saya mengabdi, separuhnya sebagai kepala sekolah. Pak Presiden ini betul-betul luar biasa, baru sekarang ini mendapatkan bantuan miliaran,” pungkasnya.
 
Sekolah Kini Miliki UKS dan Bangunan Lebih Kokoh

Kepala SD Negeri Sukorejo 02, Ririn Husniyah, menyampaikan bahwa sebagai sekolah yang berada di desa, banyak bangunan yang sudah mulai keropos, terutama bagian reng dan tembok yang mengelupas. Melalui revitalisasi, sekolah mendapatkan rehabilitasi tiga ruang kelas, ruang administrasi, ruang perpustakaan, serta pembangunan UKS yang sebelumnya tidak dimiliki.
 
Sebelum adanya UKS, siswa yang sakit terpaksa beristirahat di perpustakaan atau ruang guru. Kini, sekolah memiliki ruang khusus untuk penanganan kesehatan siswa. “Dengan adanya revitalisasi, luar biasa sekali. Sekolah kami jadi bagus, dicat ulang, bangunan diperbaiki, dan insyaallah semakin kuat,” ujarnya.


Ia juga menilai mekanisme swakelola berjalan baik karena pihak sekolah terlibat langsung dalam proses pembangunan. “Saya bisa menjamin bangunannya kuat karena saya sendiri yang bertanggung jawab dalam proses pembangunan ini. Sudah kuat, bagus, dan lebih bermanfaat untuk anak-anak ke depannya,” tuturnya.
 
Peresmian Hasil Revitalisasi Satuan Pendidikan di Jember

Pada kesempatan tersebut, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, secara langsung meresmikan hasil Revitalisasi Satuan Pendidikan di Kabupaten Jember. Di Kabupaten Jember, revitalisasi menjangkau 142 satuan pendidikan dengan total alokasi anggaran Rp101 miliar, meliputi 6 PAUD, 74 SD, 44 SMP, dan 18 SMA. Perbaikan ini menjadi jawaban atas berbagai persoalan yang selama ini dihadapi sekolah-sekolah di daerah, mulai dari kekurangan ruang kelas, bangunan rusak berat, hingga sanitasi yang tidak memadai.
 
“Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun 2025, khususnya yang ada di Kabupaten Jember ini, terlaksana dengan sukses dan selesai 100 persen,” ujar Mendikdasmen di SMP Negeri 1 Balung.

 
Ia menegaskan bahwa pembaruan infrastruktur harus diiringi dengan pembaruan semangat belajar. “Jangan lupa, kalau ruang kelasnya baru, semangatnya harus baru,” pesannya.
 
Revitalisasi ini menjadi bukti bahwa investasi pada infrastruktur pendidikan bukan sekadar memperbaiki bangunan, tetapi menghadirkan rasa aman, nyaman, dan harapan baru bagi sekolah-sekolah di daerah. Dengan fasilitas yang layak dan memadai, proses pembelajaran dapat berlangsung lebih optimal, sehingga setiap anak Indonesia memiliki kesempatan belajar dalam lingkungan yang sehat dan bermartabat.*** (Penulis: Stephanie/Editor: Denty A., Seno H./Fotografer: Irfan)

 

Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah

Laman: kemendikdasmen.go.id
X: x.com/Kemdikdasmen
Instagram: instagram.com/kemendikdasmen
Facebook: facebook.com/kemendikdasmen
YouTube: KEMDIKDASMEN
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemdikdasmen.go.id
Siaran Pers Kemendikdasmen: kemdikdasmen.go.id/main/blog/category/siaran-pers

#PendidikanBermutuuntukSemua 
#KemendikdasmenRamah

Sumber: Siaran Pers Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor: 150/sipers/A6/II/2026

Penulis: Stephanie Westiana

Editor: Denty Anugrahmawaty

Kepemilikan Konten PaudDikdasmen Kepemilikan Konten Dinas Pendidikan Kepemilikan Konten Ruang Murid Kepemilikan Konten Ruang Sekolah Kepemilikan Konten Ruang Orang Tua Kepemilikan Konten Ruang Pemerintah Kepemilikan Konten Ruang Mitra Kepemilikan Konten Ruang Publik Kepemilikan Konten Guru Dikdasmen Kepemilikan Konten Sekolah Dikdasmen Kepemilikan Konten Murid Dikdasmen Kepemilikan Konten Mitra Dikdasmen Kepemilikan Konten Pemenuhan dan Perbaikan Sarana dan Prasarana Pendidikan

Siaran Pers Terkait
Gambar Konten Terkait
Revitalisasi Sekolah 2026 Prioritaskan yang Rusak Berat, 3T, dan Terdampak Bencana

Kepemilikan Konten PaudDikdasmen Kepemilikan Konten Sekolah Kejuruan Kepemilikan Konten Dinas Pendidikan Kepemilikan Konten Ruang Murid Kepemilikan Konten Ruang Sekolah Kepemilikan Konten Ruang Orang Tua Kepemilikan Konten Ruang Pemerintah Kepemilikan Konten Ruang Mitra Kepemilikan Konten Murid Kejuruan Kepemilikan Konten Sekolah PAUD Kepemilikan Konten Sekolah Dikdasmen Kepemilikan Konten Pemenuhan dan Perbaikan Sarana dan Prasarana Pendidikan

Diterbitkan pada : 22/02/2026

Gambar Konten Terkait
Wujud Keberpihakan Pemerintah bagi Wilayah 3T, Ciptakan Lingkungan Belajar Aman di Papua dan NTB

Kepemilikan Konten PaudDikdasmen Kepemilikan Konten Dinas Pendidikan Kepemilikan Konten Ruang GTK Kepemilikan Konten Ruang Sekolah Kepemilikan Konten Ruang Orang Tua Kepemilikan Konten Ruang Pemerintah Kepemilikan Konten Ruang Mitra Kepemilikan Konten Guru Dikdasmen Kepemilikan Konten Sekolah PAUD Kepemilikan Konten Sekolah Dikdasmen Kepemilikan Konten Murid Dikdasmen Kepemilikan Konten Pemenuhan dan Perbaikan Sarana dan Prasarana Pendidikan

Diterbitkan pada : 22/02/2026

Gambar Konten Terkait
Kemendikdasmen Perkuat Sinergi Komunitas melalui Forum Komunikasi Publik

Kepemilikan Konten Pendidikan Vokasi Kepemilikan Konten Sekolah Kejuruan Kepemilikan Konten Dinas Pendidikan Kepemilikan Konten Ruang Murid Kepemilikan Konten Ruang GTK Kepemilikan Konten Ruang Sekolah Kepemilikan Konten Ruang Pemerintah Kepemilikan Konten Ruang Mitra Kepemilikan Konten Sekjen Kepemilikan Konten Guru Dikdasmen Kepemilikan Konten Sekolah PAUD Kepemilikan Konten Sekolah Dikdasmen

Diterbitkan pada : 21/02/2026