Menampilkan 3 dari 399 hasil
Jakarta, 29 Agustus 2026 - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Kursus dan Pelatihan bersama Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (FPLKP) melepas 4.021 lulusan LKP untuk berkarier di luar negeri. Pelepasan ini menjadi bagian dari rangkaian Gebyar Kursus 2026 yang digelar di Jakarta, Sabtu, 29 Agustus 2026. Bagi para lulusan, kesempatan ini menjadi langkah awal untuk mengembangkan karier sekaligus mewujudkan cita-cita. Salah satunya adalah Aqiella Padya Hayya, 25 tahun, yang bercita-cita bekerja di Jepang. Tak sekadar mencari pengalaman, Aqiella ini ingin menjadikan pengalaman dan penghasilannya di Jepang sebagai bekal untuk mewujudkan impian membuka panti jompo di masa depan. Ia juga melihat kesempatan ini sebagai ruang untuk memperluas jejaring dan mengembangkan diri. Dengan kemampuan bahasa Jepang yang dimilikinya, Aqiella semakin percaya diri menyambut langkah barunya dan memberikan yang terbaik selama berkarier di Jepang.“Saya ingin jadi tenaga kerja profesional di bidang perawatan lansia dan mengembangkannya juga nanti di Indonesia agar dapat membuka lapangan pekerjaan,” terang Aqiela. Selain negeri Sakura, lulusan LKP yang siap mengembangkan karier ke luar negeri bulan depan adalah Redianto Permanto. Ia berhasil meraih kesempatan bekerja di salah satu hotel ternama dunia, JW Marriott Dubai. Redianto mengungkapkan bahwa kesempatan untuk mengembangkan karier hingga ke kancah internasional tersebut
Berita
31 Agustus 2026(dilihat 1115 kali)
Jakarta, 22 Agustus 2026 - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat komitmennya dalam menjamin mutu pendidikan, termasuk pada lembaga kursus dan pelatihan (LKP). Upaya tersebut dilakukan Direktorat Kursus dan Pelatihan melalui Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT) Penyelarasan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan Evaluasi Kinerja Lembaga Kursus sebagai Tahapan Menuju Akreditasi Nasional Tahun 2026, yang diselenggarakan di Jakarta pada Kamis (20/8). Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya menyelaraskan sistem pendidikan yang berkelanjutan guna meningkatkan mutu dan kualitas LKP. Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus, Suparto, yang dalam arahannya menyampaikan pentingnya peran pendidikan kursus dalam mendukung pengembangan kompetensi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. “Standardisasi di LKP, bukan hanya jumlah lulusan, tetapi kita ingin melihat berapa banyak yang sudah terserap ke dunia kerja sekaligus bagaimana tata kelola kinerja LKP, sehingga terjadi continuous quality improvement. Kita ingin memastikan LKP memenuhi harapan masyarakat,” jelas Suparto. Dalam arahannya, Suparto mendorong agar momentum ini dimanfaatkan sebagai ruang diskusi bersama para pemangku kepentingan, mulai dari pengelola LKP, pemerintah daerah, hingga organisasi mitra. Menurutnya, secara umum terdapat dua sistem penjaminan mutu, yakni penjaminan mutu internal dan eksternal. Oleh karena itu, diperlukan pembahasan bersama agar para pengelola
Berita
22 Agustus 2026(dilihat 1743 kali)
Jenewa, Swiss, Kemendikdasmen --- Ketika Rumah Pendidikan diumumkan sebagai Winner WSIS Prizes 2026 pada kategori e-Government, Indonesia tidak sekadar membawa pulang sebuah penghargaan internasional. Lebih dari itu, Indonesia mencatat sejarah baru. Untuk pertama kalinya sejak WSIS Prizes diselenggarakan oleh International Telecommunication Union (ITU) pada tahun 2012, Indonesia berhasil meraih predikat Winner pada kategori e-Government melalui inovasi digital karya anak bangsa yang dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Penghargaan tersebut diterima oleh Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, yang mewakili Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI di Jenewa, Swiss, Kamis (9/7). "Penghargaan ini merupakan buah dari visi Presiden Prabowo Subianto dalam memperluas akses pendidikan melalui teknologi, kepemimpinan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Abdul Mu'ti, serta dedikasi seluruh pemangku kepentingan pendidikan, khususnya jajaran Kemendikdasmen dan tim Rumah Pendidikan. Pengakuan internasional ini semakin menguatkan komitmen kami untuk terus menghadirkan pendidikan bermutu yang dapat diakses oleh setiap anak Indonesia”, ucap Suharti. Penghargaan internasional ini diraih setelah menyisihkan 1.596 inovasi digital dari 122 negara. Dari seluruh inovasi yang diajukan, dewan juri internasional menetapkan 360 nominasi. Selanjutnya, berdasarkan lebih dari 2,2 juta suara publik, terpilih 90 Champion Project. Pada tahap akhir, dewan juri yang terdiri atas para pakar menetapkan 18 Winner dan 72 Champion pada
Berita
10 Juli 2026(dilihat 3674 kali)
Menampilkan 3 dari 1002 hasil
Cimahi, Jawa Barat, 21 September 2026 – Gedung Galeri Kejuruan di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Mesin dan Teknik Industri (BBPPMPV BMTI), Cimahi, Jawa Barat, kini menjadi ruang yang mempertemukan karya guru, inovasi teknologi, dan kebutuhan dunia industri. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, meresmikan gedung tersebut sekaligus membuka rangkaian Gelar Karya Pelatihan Peningkatan Kompetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Vokasi dengan tema Etalase Karya, Kemitraan Industri, dan AI untuk Transformasi Pendidikan Vokasi, Senin (21/9). Bagi Abdul Mu’ti, Galeri Kejuruan tidak hanya menjadi tempat memajang hasil karya. Ia berharap ruang tersebut terus hidup dengan menghadirkan inovasi dan kreativitas baru dari SMK dan balai pendidikan vokasi. “Gedung Galeri itu menjadi pusat yang di dalamnya ditampilkan berbagai inovasi, kreativitas, dan juga capaian yang berbasis teknologi yang dikembangkan oleh SMK-SMK yang ada di Indonesia,” ujar Mu’ti. Ia menekankan agar koleksi Galeri Kejuruan diperbarui setiap tahun sehingga perkembangan teknologi dan kreativitas pendidikan vokasi dapat terus terlihat. Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus (Dirjen Dikmen Diksus), Tatang Muttaqin, mengatakan peresmian Galeri Kejuruan menjadi penanda bahwa peningkatan mutu pendidikan vokasi harus bergerak dari konsep menuju praktik. Menurutnya, tantangan pendidikan vokasi saat ini mencakup percepatan perkembangan teknologi, implementasi kemitraan dengan industri
Siaran Pers
21 September 2026(dilihat 634 kali)
Jakarta, 18 September 2026 – Bagi Fifayu Zuhara Malelestari, keterampilan spa yang dipelajarinya melalui Program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) tidak hanya bekal untuk menyelesaikan pelatihan. Dari ruang pelatihan, ia kini bersiap mewujudkan mimpinya bekerja sebagai spa terapis di Turki. Fifayu merupakan salah satu peserta PKK Spa Terapis di LKP Puspita Martha International Beauty School untuk melanjutkan proses penempatan untuk bekerja di luar negeri. “Harapan saya lulus dari sini (menjadi) kompeten, dan juga bisa menambah skills saya. Kerja di sana juga salah satu mimpi saya karena yang pertama gaji di luar negeri itu cukup besar dan Saya mau belajar budaya, bahasa baru di luar negeri,” ujarnya. Selama mengikuti pelatihan, keterampilan pijat menjadi salah satu kemampuan yang menurut Fifayu paling bermanfaat untuk mendukung pekerjaannya sebagai spa terapis. Ia berharap dapat lulus dengan kompetensi yang baik, menambah keterampilan, serta memperoleh pengalaman bekerja di Turki. Keputusan Fifayu untuk bekerja di luar negeri juga didorong keinginannya untuk mengenal budaya dan bahasa baru selama dua tahun di Turki. Peserta lainnya, Khana Sus Nurprasetyo, memiliki latar belakang sebagai lulusan SMK bidang kecantikan. Ia kemudian menemukan informasi mengenai pelatihan PKK Spa Terapis di Puspita Martha melalui media sosial. Menurut Khana, keterampilan massage atau wellness menjadi salah satu kemampuan
Siaran Pers
18 September 2026(dilihat 402 kali)
Jakarta, 16 September 2026 — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melepas kontingen Indonesia yang akan berlaga pada WorldSkills Competition (WSC) ke-48 di Shanghai, Republik Rakyat Tiongkok. Indonesia mengirimkan 20 kompetitor sebagai peserta yang akan berlaga dalam 17 bidang keahlian dan 17 eksper (expert) sebagai ahli yang menjalankan fungsi teknis dan penilaian dalam kompetisi. Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, mengatakan bahwa keikutsertaan Indonesia dalam WSC tidak hanya menjadi kesempatan untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi momentum bagi pendidikan vokasi Indonesia untuk melihat perkembangan keterampilan dan teknologi di tingkat dunia. “Ajang di Shanghai nanti akan menjadi semacam standardisasi dari kualitas pendidikan vokasi yang ada di Indonesia,” ujarnya di Jakarta, Selasa (15/9). Menurutnya, berbagai bidang yang dipertandingkan dalam WSC dapat menjadi gambaran mengenai keahlian yang relevan di masa depan. Hal tersebut perlu direspons melalui pengembangan pendidikan vokasi agar tetap relevan dan mampu menjawab kebutuhan manusia modern, termasuk di era kecerdasan artifisial (AI). “Dari cabang-cabang yang dipertandingkan di Shanghai, saya rasa kita bisa meneropong bahwa prodi-prodi atau keahlian-keahlian yang akan relevan di masa depan itu apa dan saya rasa itu harus direspons oleh pendidikan vokasi di Indonesia,” tuturnya. Wamen Fajar juga mengatakan bahwa perkembangan AI tidak serta-merta
Siaran Pers
16 September 2026(dilihat 848 kali)
Menampilkan 3 dari 24 hasil
No. Penerima Penghargaan Kategori 1 Kabupaten Blitar Apresiasi Pemenuhan Kebutuhan Kepala Sekolah Definitif Tahun 2026 2 HIMPAUDI Provinsi Jawa Tengah Apresiasi Lembaga Penyelenggara Diklat Akselerator Kompetensi Pendidik PAUD Tahun 2026 3 Kota Pasuruan Apresiasi Pemda dengan Komitmen Pemenuhan Guru Pendidikan Khusus dan Peningkatan Kapasitas Guru dalam Pelayanan Pembelajaran di Satuan Pendidikan Inklusif Tahun 2026 4 Jawa Tengah Apresiasi Pemda atas Kolaborasi dengan Sekolah Swasta dalam SPMB Tahun Ajaran 2025/2026 5 DKI Jakarta Apresiasi Pemda atas Kolaborasi dengan Sekolah Swasta dalam SPMB Tahun Ajaran 2025/2026 6 Kalimantan Timur Apresiasi Pemda atas Kolaborasi dengan Sekolah Swasta dalam SPMB Tahun Ajaran 2025/2026 7 Kota Surabaya Apresiasi Pemda atas Kolaborasi dengan Sekolah Swasta dalam SPMB Tahun Ajaran 2025/2026 8 Kota Balikpapan Apresiasi Pemda atas Kolaborasi dengan Sekolah Swasta dalam SPMB Tahun Ajaran 2025/2026 9 Kota Batam Apresiasi Pemda atas Kolaborasi dengan Sekolah Swasta dalam SPMB Tahun Ajaran 2025/2026 10 Jawa Barat Apresiasi Pemda atas Komitmen Wajib Belajar 13 Tahun 11 Sulawesi Tenggara Apresiasi Pemda atas Komitmen Wajib Belajar 13 Tahun 12 Jawa tengah Apresiasi Pemda atas Komitmen Wajib Belajar 13 Tahun 13 Kabupaten Manokwari Selatan, Provinsi Papua Barat Apresiasi Pemda atas Komitmen Wajib Belajar 13 Tahun 14 Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah Apresiasi Pemda
Pengumuman
31 Mei 2026(dilihat 5731 kali)
Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah tentang Pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lingkungan Kemendikdasmen
Pengumuman
29 Mei 2026(dilihat 4733 kali)
Menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 8844/T/MDM.A5/HM.01.00/2026 tanggal 27 April 2026 tentang Pedoman Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026 serta sebagai antisipasi terhadap potensi aktivitas masyarakat dalam menyampaikan aspirasi pada tanggal 1 dan 2 Mei 2026, guna memastikan keamanan dan kenyamanan seluruh warga satuan pendidikan, Satuan Pendidikan dimohon untuk melakukan hal-hal sebagai berikut.
Pengumuman
30 April 2026(dilihat 26782 kali)