Temukan informasi detail tentang Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Informasi Publik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Temukan kabar, siaran pers, pengumuman, dan dokumentasi resmi dari Kemendikdasmen
Buku Bergambar Tumbuhkan Minat Literasi Anak Berkebutuhan Khusus di TK IT Mekar Insani

Yogyakarta, Kemendikdasmen - Buku bergambar dan kegiatan mendongeng menjadi pintu masuk untuk menumbuhkan minat literasi anak berkebutuhan khusus (ABK) di TK IT Mekar Insani. Melalui pendampingan guru dan layanan perpustakaan keliling, anak-anak diajak mengenal buku sesuai karakteristik, minat, dan kemampuan masing-masing.

Guru TK IT Mekar Insani, Maya, menjelaskan bahwa keberhasilan literasi pada anak berkebutuhan khusus tidak selalu diukur dari kemampuan membaca atau mengenal huruf. Guru juga mengamati ketertarikan anak terhadap buku, rentang perhatian, keterlibatan dalam kegiatan, serta perkembangan komunikasi. “Kami melihat tumbuhnya ketertarikan, keterlibatan, dan komunikasi melalui buku. Indikator awalnya adalah bagaimana anak tertarik pada buku, mampu memusatkan perhatian lebih lama, dan bersedia berinteraksi dengan pendampingan guru,” ujar Maya, Kamis (15/10).

Menurutnya, setiap anak memiliki karakteristik dan kebutuhan yang berbeda. Ada anak yang tertarik pada gambar, tetapi belum mampu mempertahankan fokus dalam waktu lama. Ada pula yang membutuhkan bantuan untuk memahami instruksi atau berkomunikasi.

Oleh karena itu, guru menyesuaikan bahan bacaan dan metode pendampingan melalui observasi awal. Buku bergambar dengan visualisasi menarik menjadi salah satu pilihan untuk memantik perhatian anak. Guru juga menggunakan pertanyaan sederhana, gerakan, dan benda konkret agar anak dapat menghubungkan cerita dengan lingkungan sekitarnya.

Maya menegaskan, anak tidak harus menjawab secara verbal untuk menunjukkan pemahaman. “Ketika anak mampu menunjuk gambar yang diminta, menatap objek yang ditunjukkan, atau memberikan respons melalui gestur, itu juga kami amati sebagai bentuk komunikasi mereka,” katanya.

Praktik literasi ini diperkuat melalui kunjungan perpustakaan keliling yang dikelola Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Petugas Perpustakaan Keliling, Alfian, mengatakan layanan tersebut menjangkau sekolah pada pagi hari dan permukiman warga pada siang hari. Setiap kunjungan berlangsung sekitar dua setengah jam dan tidak dipungut biaya.

“Untuk anak usia dini, kami berharap koleksi buku bergambar lebih diperbanyak. Dengan sedikit teks dan visual yang menarik, petugas bisa membacakan cerita secara lebih bervariasi, mengajak anak berekspresi, dan membuat kegiatan membaca lebih menyenangkan,” ujar Alfian yang kerap pula mendongengkan buku untuk anak-anak yang ia temui ketika bertugas.

Sinergi antara guru dan perpustakaan keliling ini membuka kesempatan bagi anak berkebutuhan khusus untuk berinteraksi dengan buku melalui pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Pendekatan ini menempatkan tumbuhnya rasa ingin tahu, perhatian, dan komunikasi sebagai fondasi untuk membangun pengalaman literasi yang positif sejak usia dini.*** (Penulis: Denty/Fotografer Ilustrasi Foto: Ikram/Editor: Destya, Seno)


Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
 
Laman: kemendikdasmen.go.id
X: x.com/Kemdikdasmen
Instagram: instagram.com/kemendikdasmen
Facebook: facebook.com/kemendikdasmen
YouTube: KEMDIKDASMEN
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemendikdasmen.go.id
Siaran Pers Kemendikdasmen: kemendikdasmen.go.id/pencarian/siaran-pers
 
#PendidikanBermutuuntukSemua
#KemendikdasmenRamah