pendidikan_untuk semua Ramah rumah_pendidikan
Temukan informasi tentang Kemendikdasmen, struktur organisasi, dan regulasi
Informasi Profil Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Informasi Publik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Temukan kabar, siaran pers, pengumuman, dan dokumentasi resmi dari Kemendikdasmen
Informasi Umum
Beranda
Button Icon
Button Icon
PPID
Button Icon Beranda
Button Icon Profil
Temukan informasi tentang Kemendikdasmen, struktur organisasi, dan regulasi
Button Icon
Button Icon
Button Icon
Button Icon PPID
Kolaborasi Ekosistem Pembelajaran di SMA PU Al-Batri Sukabumi, Nilai TKA Lampaui Rerata Nasional

Diterbitkan pada: 30/05/2026

Bagikan:

Gambar Siaran Pers

Sukabumi, Jawa Barat, 30 Mei 2026 — Capaian Tes Kemampuan Akademik (TKA) siswa di salah satu sekolah di Sukabumi yakni SMA Pesantren Unggul Al-Bayan Putri (PU Al-Batri), Sukabumi, mendapat apresiasi dari Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ulhaq. Hasil TKA para siswa tercatat melampaui rata-rata nasional, terutama pada mata pelajaran Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia.

Capaian TKA yang melampaui rata-rata nasional tersebut menjadi sinyal positif bahwa kualitas pembelajaran yang kuat, didukung keterlibatan orang tua dan lingkungan sekolah, mampu menghasilkan lulusan yang siap bersaing sekaligus berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

Pada mata pelajaran Bahasa Inggris, rata-rata skor siswa mencapai 49,91 atau lebih dari dua kali lipat rata-rata nasional yang berada di angka 23,1. Sementara pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, rata-rata nilai siswa mencapai 77, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional sebesar 55. Sehingga untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan dalam TKA, skor sekolah ini selisihnya lebih tinggi 19-26 poin dari rerata nasioal. 

Fajar menyebut capaian tersebut sebagai buah dari hasil kolaborasi yang baik antara sekolah, guru, peserta didik, dan orang tua dalam membangun budaya belajar yang positif. “Saya menyampaikan selamat atas capaian TKA yang sangat membanggakan ini. Hasil yang diraih menunjukkan kualitas pembelajaran yang baik serta kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam proses pendidikan,” ujar Fajar, Minggu (30/5) di Sukabumi.

Menurutnya, capaian akademik tersebut patut disyukuri karena menunjukkan kemampuan peserta didik dalam memahami materi pembelajaran sekaligus mengembangkan kompetensi yang dibutuhkan untuk menghadapi jenjang pendidikan berikutnya. “Ini merupakan prestasi yang membanggakan. Kita bersyukur karena anak-anak mampu menunjukkan kemampuan akademik yang berada di atas rata-rata nasional. Tentu capaian ini menjadi modal penting untuk melangkah ke tahap pendidikan selanjutnya,” katanya.

Meski demikian, Fajar mengingatkan bahwa hasil TKA bukanlah tujuan akhir. Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi peserta didik untuk terus meningkatkan kapasitas diri dan mengembangkan potensi yang dimiliki. “Prestasi ini harus menjadi pemacu semangat untuk terus belajar. Saya berharap capaian yang sudah baik ini dapat terus meningkat dan melahirkan prestasi-prestasi baru di masa mendatang,” tuturnya.

Lebih lanjut, Wamendikdasmen menilai para lulusan saat ini telah memiliki bekal penting untuk menghadapi tantangan masa depan. Selain kemampuan akademik, mereka juga perlu terus mengasah kemampuan berpikir kritis, kedewasaan, dan tanggung jawab sosial. “Anak-anak yang lulus hari ini adalah generasi penerus yang cerdas, mampu berpikir kritis, dewasa, dan penuh tanggung jawab. Karakter-karakter inilah yang akan menjadi bekal utama dalam menghadapi tantangan zaman yang terus berubah,” ujarnya.

Fajar juga mengajak para lulusan untuk terus meneladani semangat para tokoh bangsa yang memiliki keterkaitan dengan Sukabumi, kota yang menurutnya memiliki jejak sejarah penting dalam perjalanan Indonesia. “Sukabumi telah melahirkan banyak sosok yang berkontribusi bagi bangsa. Saya berharap para lulusan dapat melanjutkan semangat tersebut dengan terus belajar, berkarya, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan pada akhirnya ditentukan oleh kemauan setiap individu untuk terus belajar dan berkembang, terlepas dari di mana mereka akan melanjutkan pendidikan.“Di mana pun kalian melanjutkan pendidikan, yang terpenting adalah semangat untuk terus mengembangkan diri. Kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh tempat belajar, tetapi oleh kemauan untuk terus menuntut ilmu dan memperbaiki diri,” pungkas Fajar. (Penulis: Denty A./Fotografer: Panitia)

 

Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah

Laman: kemendikdasmen.go.id
X: x.com/Kemdikdasmen
Instagram: instagram.com/kemendikdasmen
Facebook: facebook.com/kemendikdasmen
YouTube: KEMDIKDASMEN
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemendikdasmen.go.id
Siaran Pers Kemendikdasmen: kemendikdasmen.go.id/pencarian/siaran-pers

#PendidikanBermutuUntukSemua
#KemendikdasmenRamah

Editor: Denty Anugrahmawaty

Berita Terkait