Diterbitkan pada: 11/05/2026
Jakarta, Kemendikdasmen – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Southeast Asian Ministers of Education Organization Regional Centre for Food and Nutrition (SEAMEO RECFON), Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kemendikdasmen, serta Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia resmi menutup rangkaian Pelatihan Daring Gizi dan Kesehatan untuk Anak Usia Sekolah dan Remaja melalui implementasi Program Gizi untuk Prestasi/Nutrition Goes to School (NGTS) bagi sekolah dan madrasah pada 7 Mei 2026. Pelatihan yang berlangsung selama lima minggu ini diikuti guru, kepala sekolah, dan tenaga kependidikan dari satuan pendidikan sekolah maupun madrasah di 125 kabupaten/kota pada 33 provinsi di Indonesia. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tenaga pendidik dalam menyampaikan edukasi terkait gizi dan kesehatan anak usia sekolah dan remaja, sekaligus menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) program gizi berbasis sekolah dan madrasah sebagai penguatan Program Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M) dan Gerakan Sekolah Sehat di satuan pendidikan. Program Gizi untuk Prestasi merupakan bagian dari upaya penguatan gizi dan kesehatan anak usia sekolah dan remaja melalui peningkatan kapasitas tenaga pendidik di sekolah dan madrasah. Program ini juga mendorong penerapan program gizi berbasis sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat, mendukung tumbuh kembang peserta didik, serta berkontribusi pada percepatan penanggulangan stunting di Indonesia. Sebanyak 550 peserta terdaftar mengikuti pelatihan ini dan hingga akhir kegiatan tercatat 494 peserta tetap aktif mengikuti seluruh rangkaian pelatihan. Dalam kegiatan tersebut, para peserta mempresentasikan Rencana Tindak Lanjut yang disusun berdasarkan kondisi dan kebutuhan di sekolah maupun madrasah masing-masing. Menanggapi hal itu, Tenaga Ahli SEAMEO RECFON, Luh Ade Ari Wiradnyani, menegaskan bahwa identifikasi masalah gizi secara spesifik di setiap sekolah menjadi fondasi penting untuk mendorong perubahan yang nyata dan berkelanjutan. “Kita harus mengidentifikasi lebih dalam masalah apa yang ada di sekolah. Itu menjadi kunci untuk melihat perubahan nyata pada siswa,” ujarnya. Sementara itu, Kasubdit Kurikulum dan Evaluasi Direktorat KSKK Madrasah Kementerian Agama RI, Abdul Basit, turut menyampaikan paparan bertajuk “Madrasah Sehat: Integrasi Pendidikan Karakter, Gizi, dan Kesehatan dalam Kurikulum Keagamaan”. Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa penguatan gizi dan kesehatan siswa merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kurikulum dan pembentukan karakter di madrasah. “Kita harus memperkuat konsep makanan bersih dan sehat di lingkungan madrasah. Gizi dan kesehatan merupakan bagian dari implementasi pembelajaran yang mendalam,” jelasnya. Tak hanya itu, salah satu peserta, Eka Mayasari, guru MIN 2 Bandar Lampung, turut membagikan pengalamannya selama mengikuti pelatihan. “Pelatihan ini memberikan pemahaman bahwa gizi seimbang bukan hanya tentang makan kenyang, tetapi juga investasi bagi masa depan anak. Pola makan beragam dan seimbang dapat dimulai dari kebiasaan sederhana seperti sarapan,” ungkapnya. Acara kemudian ditutup oleh Plt. Direktur SEAMEO RECFON, Herqutanto, yang menyampaikan apresiasi atas komitmen dan partisipasi seluruh peserta selama pelatihan berlangsung. “Pelatihan ini mencerminkan komitmen bersama dalam mendukung kesehatan dan gizi anak usia sekolah. Kami berharap rencana tindak lanjut yang telah disusun dapat diimplementasikan secara konsisten dan memberikan dampak berkelanjutan bagi lingkungan sekolah serta tumbuh kembang siswa,” pungkasnya. Melalui Program Gizi untuk Prestasi, Kemendikdasmen bersama SEAMEO RECFON dan Kementerian Agama RI terus memperkuat kapasitas tenaga pendidik guna mewujudkan lingkungan sekolah dan madrasah yang sehat, serta membentuk generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. ***(Penulis: Tim SEAMEO RECFON/Editor: Ririn & Denty. A) Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Laman: kemendikdasmen.go.id #PendidikanBermutuuntukSemua
X: x.com/Kemdikdasmen
Instagram: instagram.com/kemendikdasmen
Facebook: facebook.com/kemendikdasmen
YouTube: KEMDIKDASMEN
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemendikdasmen.go.id
Siaran Pers Kemendikdasmen: kemendikdasmen.go.id/pencarian/siaran-pers
#KemendikdasmenRamah
Penulis: Kontributor BKHM
Editor: Denty Anugrahmawaty