pendidikan_untuk semua Ramah rumah_pendidikan
Temukan informasi tentang Kemendikdasmen, struktur organisasi, dan regulasi
Informasi Profil Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Informasi Publik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Temukan kabar, siaran pers, pengumuman, dan dokumentasi resmi dari Kemendikdasmen
Informasi Umum
Beranda
Button Icon
Button Icon
PPID
Button Icon Beranda
Button Icon Profil
Temukan informasi tentang Kemendikdasmen, struktur organisasi, dan regulasi
Button Icon
Button Icon
Button Icon
Button Icon PPID
MBG Hadir di SMPN 16 Jakarta sebagai Menu Sarapan, Dukung Makan Sehat & Bergizi serta Gemar Belajar

Diterbitkan pada: 22/04/2026

Bagikan:

Gambar Siaran Pers

Jakarta, 22 April 2026 — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus diimplementasikan di berbagai satuan pendidikan, termasuk di SMP Negeri 16 Jakarta. Sebagai sekolah dengan layanan pendidikan inklusif, SMPN 16 Jakarta memastikan seluruh murid memperoleh asupan bergizi guna mendukung proses belajar yang optimal, dalam suasana pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 16 Jakarta. Senin, (4/20).

Pada kesempatan tersebut, usai pelaksanaan upacara bendera, MBG dibagikan kepada seluruh siswa dengan menu nasi kuning, telur balado, serta buah pisang. Suasana kebersamaan tampak saat para siswa menikmati santapan pagi bergizi MBG secara tertib di lingkungan sekolah. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah bersama jajaran turut menyaksikan dan duduk bersama secara langsung kegiatan tersebut, yang berlangsung dengan lancar dan dan penuh antusiasme dari para siswa.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menentukan arah masa depan bangsa. Ia mengajak para siswa untuk membangun kebiasaan hidup sehat sebagai bagian dari upaya meraih cita-cita.

Mendikdasmen menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menentukan arah masa depan bangsa. “Para peserta didik sekalian merupakan harapan bangsa di masa depan. Oleh karena itu, saya mengajak kalian untuk senantiasa bercita-cita tinggi dan memiliki tekad kuat untuk menjadi generasi yang unggul,” ujar Abdul Mu’ti.

Ia juga menekankan pentingnya penerapan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, di antaranya bangun pagi, beribadah, berolahraga, gemar belajar, serta membiasakan konsumsi makanan sehat dan bergizi sebagai fondasi utama menjaga kesehatan dan menunjang prestasi belajar.

“Biasakan makan yang sehat dan bergizi agar kalian memiliki stamina tubuh yang kuat. Hindari makanan yang tidak sehat serta hal-hal yang dapat merusak masa depan,” pesannya.

Kepala SMPN 16 Jakarta, Bintarti Widhaningrum, menjelaskan bahwa program MBG telah diterima sekolah sejak 9 Maret 2026 dan berjalan dengan lancar. Pendistribusian makanan dilakukan secara tepat waktu dan memperhatikan aspek keamanan serta kebutuhan siswa.

“MBG didistribusikan setiap pagi dan sudah siap dikonsumsi siswa pukul 07.00. Menu yang diberikan segar dan disiapkan sesuai standar gizi. Sebelumnya, sekolah juga melakukan pendataan terkait alergi makanan siswa untuk memastikan keamanan konsumsi,” jelas Bintarti.

Pada kesempatan tersebut, usai pelaksanaan upacara bendera, MBG dibagikan kepada seluruh siswa dengan menu nasi kuning, telur balado, dan buah pisang. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah bersama jajaran Kemendikdasmen menyaksikan secara langsung para siswa menyantap MBG di lingkungan sekolah.

Salah satu siswa kelas IX, Wahyu Hidayatullah, mengaku senang dengan adanya program MBG. Selain membantu memenuhi kebutuhan gizi, program ini juga membuatnya lebih hemat dalam penggunaan uang jajan serta mempererat kebersamaan dengan teman-teman.

“Saya merasa senang, bisa makan bersama teman-teman dan jadi lebih hemat uang jajan,” ungkap Wahyu.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden dan Mendikdasmen atas perhatian yang diberikan kepada siswa.

“Terima kasih Bapak Presiden Prabowo yang sudah memberikan MBG kepada saya dan teman-teman di SMPN 16 Jakarta, sehingga saya bisa sarapan pagi bergizi setiap hari ketika sekolah. Terima kasih juga kepada Bapak Mendikdasmen Abdul Mu’ti yang sudah berkunjung dan menjadi pembina upacara, sehingga saya bisa melihat langsung di sekolah saya,” tuturnya.

Melalui implementasi MBG, pemerintah berharap peserta didik tidak hanya terpenuhi kebutuhan gizinya, tetapi juga semakin terbiasa menerapkan pola hidup sehat serta memiliki kesiapan fisik dan mental dalam mengikuti proses pembelajaran. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen menghadirkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.*** (Penulis: Shaka/Editor: Denty A./Fotografer: Ikram)

Sumber: Berita Kemendikdasmen

Penulis: Shaka

Editor: Denty Anugrahmawaty

Berita Terkait