pendidikan_untuk semua Ramah rumah_pendidikan
Temukan informasi tentang Kemendikdasmen, struktur organisasi, dan regulasi
Informasi Profil Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Informasi Publik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Temukan kabar, siaran pers, pengumuman, dan dokumentasi resmi dari Kemendikdasmen
Informasi Umum
Beranda
Button Icon
Button Icon
PPID
Button Icon Beranda
Button Icon Profil
Temukan informasi tentang Kemendikdasmen, struktur organisasi, dan regulasi
Button Icon
Button Icon
Button Icon
Button Icon Publikasi
Temukan kabar, siaran pers, pengumuman, dan dokumentasi resmi dari Kemendikdasmen
Button Icon PPID
Wamen Atip Tekankan Pentingnya Penguatan Agama dan Ilmu Pengetahuan dalam Kemajuan Peradaban

Diterbitkan pada: 10/03/2026

Bagikan:

Gambar Siaran Pers

Bandung, Kemendikdasmen – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat, menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan suatu bangsa tidak dapat dipisahkan dari penguatan nilai-nilai agama, pengembangan ilmu pengetahuan, serta pendidikan yang berkualitas. Menurutnya, tanpa pengembangan ilmu secara berkelanjutan, sebuah bangsa akan sulit bangkit dan memberikan kontribusi bagi kemajuan peradaban dunia.

 

“Untuk membawa kejayaan umat dan bangsa, kita membutuhkan cara pandang yang luas dan komprehensif terhadap agama dan pendidikan. Dengan pendekatan tersebut, kita dapat melahirkan generasi yang tidak hanya kuat dalam pemahaman agama, tetapi juga unggul dalam pendidikan dan ilmu pengetahuan,” ujar Atip, di Bandung, Minggu (8/3). 

Wamen Atip juga mengingatkan bahwa dalam meraih keberhasilan diperlukan keseimbangan antara doa dan usaha. “Berdoa tanpa usaha mencerminkan kemalasan, sementara usaha tanpa doa menunjukkan kesombongan,” tambahnya. 

 

Pada kesempatan yang sama, Wamen Atip juga menjadi keynote speaker dalam acara Silaturahmi Awardee dan Diskusi Pendidikan Karakter yang digelar di Aula PP PERSIS, Kota Bandung. Ia menekankan bahwa pendidikan karakter harus menjadi fondasi utama. Menurutnya, kemajuan suatu bangsa sangat ditentukan oleh kemauan untuk terus belajar. Ia mencontohkan Tiongkok sebagai negara yang mampu melakukan lompatan besar dalam pembangunan melalui kesungguhan dalam belajar serta penguatan sumber daya manusia (SDM).

 

Selain dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan, partisipasi Wakil Menteri dalam kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menyosialisasikan program dan kebijakan Kemendikdasmen serta memperkuat sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan masyarakat luas dalam membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia. Hal ini sejalan dengan pandangan bahwa pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.*** (Penulis: Bayu/Editor: Denty A.)

Penulis: Kontributor BKHM

Editor: Denty Anugrahmawaty

Berita Terkait