pendidikan_untuk semua Ramah rumah_pendidikan
Temukan informasi tentang Kemendikdasmen, struktur organisasi, dan regulasi
Informasi Profil Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Informasi Publik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Temukan kabar, siaran pers, pengumuman, dan dokumentasi resmi dari Kemendikdasmen
Informasi Umum
Beranda
Button Icon
Button Icon
PPID
Button Icon Beranda
Button Icon Profil
Temukan informasi tentang Kemendikdasmen, struktur organisasi, dan regulasi
Button Icon
Button Icon
Button Icon
Button Icon PPID
Ketahanan Siber Pendidikan Menguat, Bug Bounty Kemendikdasmen Raih Pengakuan Dunia
Ketahanan Siber Pendidikan Menguat, Bug Bounty Kemendikdasmen Raih Pengakuan Dunia

Diterbikan pada: 21 Juni 2026

Bagikan:

Gambar Siaran Pers

Jakarta, 21 Juni 2026 – Di tengah pesatnya transformasi digital, keamanan siber menjadi fondasi penting dalam memastikan layanan pendidikan tetap berjalan aman, terpercaya, dan berkelanjutan. Bagi dunia pendidikan, perlindungan data bukan hanya soal teknologi, tetapi juga tentang menjaga kepercayaan jutaan peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan yang setiap hari memanfaatkan layanan digital.

Komitmen tentang keamanan siber terus diperkuat Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) yang kembali menyelenggarakan Program Bug Bounty 2026 dan EDUCSIRT Summit 2026. Mengusung tema “Build Cyber Resilience”, program ini menjadi bagian dari upaya membangun ketahanan digital pendidikan yang lebih tangguh melalui kolaborasi berbagai pihak.

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menegaskan bahwa keamanan siber merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi lintas satuan kerja dan peningkatan kapasitas seluruh pemangku kepentingan. “Program Bug Bounty tidak hanya memberikan dampak nyata, tetapi juga membanggakan Indonesia di tingkat internasional. Ini menjadi motivasi bagi kita untuk terus berinovasi dan menghadirkan layanan pendidikan digital yang aman, andal, dan tangguh,” ujarnya.

Kepala Pusdatin Kemendikdasmen, Wibowo Mukti, menjelaskan bahwa Bug Bounty merupakan program pelopor tata kelola keamanan siber berbasis sektor pemerintahan di Indonesia. Melalui program ini, warga pendidikan diberi ruang legal untuk berkontribusi sebagai peneliti keamanan atau ethical hacker dalam menemukan dan melaporkan kerentanan sistem secara bertanggung jawab. “Keamanan siber bukan hanya persoalan teknis. Partisipasi semesta sangat dibutuhkan untuk menjamin ketersediaan dan keberlangsungan layanan pendidikan,” ujarnya. 

Penyelenggaraan Bug Bounty 2026 yang berlangsung pada 6 April hingga 25 Mei mencatatkan capaian tertinggi sepanjang sejarah program. Tahun ini, sebanyak 1.626 peserta berpartisipasi, meningkat sekitar 619 persen dibandingkan tahun 2022 yang diikuti 226 peserta. Secara kumulatif sejak 2022, sebanyak 3.338 peretas etis dari seluruh 34 provinsi telah berpartisipasi dalam menguji keamanan 68 aplikasi strategis Kemendikdasmen. Upaya tersebut berkontribusi langsung dalam memperkuat perlindungan data puluhan juta peserta didik dan jutaan pendidik di seluruh Indonesia. Ke depan, Pusdatin Kemendikdasmen akan mengembangkan Bug Bounty menjadi platform berkelanjutan yang dapat diakses sepanjang tahun melalui situs Aman Bersama.

Capaian tersebut juga mendapat pengakuan internasional. Pada tahun 2026, Program Bug Bounty Pusdatin Kemendikdasmen berhasil terpilih sebagai Champion WSIS Prizes 2026, penghargaan bergengsi tingkat dunia yang diselenggarakan dalam forum World Summit on the Information Society (WSIS) di bawah koordinasi International Telecommunication Union (ITU) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Penghargaan ini menegaskan kontribusi Indonesia dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG 9 mengenai Inovasi dan Infrastruktur yang Tangguh.

Dalam rangkaian EDUCSIRT Summit 2026, peserta yang terdiri atas siswa, mahasiswa, guru, dan dosen juga mendapatkan wawasan mengenai tantangan keamanan siber di era kecerdasan artifisial (AI). Praktisi keamanan digital forensik Joshua M. Sinambela menekankan pentingnya pemanfaatan AI untuk memperkuat sistem keamanan dan mendukung langkah-langkah preventif menghadapi ancaman siber yang berkembang sangat cepat.

Sementara itu, Tenaga Ahli Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Donny Budi Utoyo, mengingatkan bahwa di balik kemajuan teknologi, manusia tetap memiliki keunggulan berupa kebijaksanaan, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis. “Manusia tidak dapat digantikan AI, namun manusia yang tidak memakai AI akan tergantikan oleh mereka yang memanfaatkan AI,” ujarnya.

Sebagai bentuk apresiasi, Kemendikdasmen memberikan penghargaan kepada 12 pemenang terbaik dari kategori siswa, mahasiswa, guru, dan dosen. Selain menerima sertifikat nasional dan uang pembinaan senilai total Rp200 juta, para pemenang juga akan bergabung dalam komunitas Manggala Edu. Manggala Edu sendiri adalah sebuah wadah kolaborasi yang menghimpun talenta-talenta keamanan siber dari berbagai latar belakang pendidikan.*** (Penulis & Dokumentasi: Tim Pusdatin)

 

 

Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah

Laman: kemendikdasmen.go.id
X: x.com/Kemdikdasmen
Instagram: instagram.com/kemendikdasmen
Facebook: facebook.com/kemendikdasmen
YouTube: KEMDIKDASMEN
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemendikdasmen.go.id
Siaran Pers Kemendikdasmen: kemendikdasmen.go.id/pencarian/siaran-pers

#PendidikanBermutuuntukSemua
#KemendikdasmenRamah

Lampiran

Sumber: Siaran Pers Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor: 509/sipers/A6/VI/2026

Penulis: Rany Larasari

Editor: Denty Anugrahmawaty

Kepemilikan Konten Dinas Pendidikan Kepemilikan Konten Ruang Pemerintah Kepemilikan Konten Ruang Mitra Kepemilikan Konten Ruang Publik Kepemilikan Konten Sekjen Kepemilikan Konten Mitra Dikdasmen Kepemilikan Konten Penguatan Pendidikan Unggul, Literasi, Numerasi dan Sains Teknologi

Siaran Pers Terkait
Gambar Konten Terkait
Guru di Nias: Dulu Kelas Bocor dan Panas, Kini Murid Belajar Lebih Nyaman

Kepemilikan Konten PaudDikdasmen Kepemilikan Konten Sekolah Kejuruan Kepemilikan Konten Dinas Pendidikan Kepemilikan Konten Ruang Sekolah Kepemilikan Konten Ruang Pemerintah Kepemilikan Konten Ruang Mitra Kepemilikan Konten Ruang Publik Kepemilikan Konten Guru Dikdasmen Kepemilikan Konten Sekolah PAUD Kepemilikan Konten Sekolah Dikdasmen Kepemilikan Konten Murid Dikdasmen Kepemilikan Konten Mitra Dikdasmen Kepemilikan Konten Orang Tua Kepemilikan Konten Pemenuhan dan Perbaikan Sarana dan Prasarana Pendidikan

Diterbitkan pada : 21/06/2026

Gambar Konten Terkait
Ketika Teknologi Masuk Kelas, Pentingnya Menjaga Kreativitas dan Kesehatan Mental Murid

Kepemilikan Konten PaudDikdasmen Kepemilikan Konten Dinas Pendidikan Kepemilikan Konten Ruang Murid Kepemilikan Konten Ruang GTK Kepemilikan Konten Ruang Sekolah Kepemilikan Konten Ruang Orang Tua Kepemilikan Konten Ruang Pemerintah Kepemilikan Konten Ruang Mitra Kepemilikan Konten Ruang Publik Kepemilikan Konten Guru Dikdasmen Kepemilikan Konten Sekolah Dikdasmen Kepemilikan Konten Murid Dikdasmen Kepemilikan Konten Penguatan Pendidikan Karakter Kepemilikan Konten Penguatan Pendidikan Unggul, Literasi, Numerasi dan Sains Teknologi Kepemilikan Konten Pembangunan Bahasa dan Sastra

Diterbitkan pada : 21/06/2026

Gambar Konten Terkait
Transformasi Pendidikan 3T: Sekolah Lebih Layak, Murid Melek Digital

Kepemilikan Konten PaudDikdasmen Kepemilikan Konten Dinas Pendidikan Kepemilikan Konten Ruang Murid Kepemilikan Konten Ruang Sekolah Kepemilikan Konten Ruang Pemerintah Kepemilikan Konten Ruang Mitra Kepemilikan Konten Ruang Publik Kepemilikan Konten Sekolah Dikdasmen Kepemilikan Konten Murid Dikdasmen Kepemilikan Konten Penguatan Pendidikan Karakter Kepemilikan Konten Penguatan Pendidikan Unggul, Literasi, Numerasi dan Sains Teknologi Kepemilikan Konten Pemenuhan dan Perbaikan Sarana dan Prasarana Pendidikan

Diterbitkan pada : 20/06/2026