Pendidikan Friendly rumah_pendidikan
Temukan informasi tentang Kemendikdasmen, struktur organisasi, dan regulasi
Informasi Profil Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Informasi Publik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Temukan kabar, siaran pers, pengumuman, dan dokumentasi resmi dari Kemendikdasmen
Informasi Umum
Beranda
Button Icon
Button Icon
PPID
Button Icon Beranda
Button Icon Profil
Temukan informasi tentang Kemendikdasmen, struktur organisasi, dan regulasi
Button Icon
Button Icon
Button Icon
Button Icon PPID
Kemendikdasmen dan Dekranas Resmi Luncurkan Program PKW 2026, Siapkan 8.730 Wirausaha Muda
Kemendikdasmen dan Dekranas Resmi Luncurkan Program PKW 2026, Siapkan 8.730 Wirausaha Muda

Diterbikan pada: 20 Mei 2026

Bagikan

Gambar Siaran Pers

Jepara, Jawa Tengah, 21 Mei 2026 – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Kursus dan Pelatihan secara resmi membuka Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Tahun 2026 bekerja sama dengan Dewan Kerajinan Nasional, Selasa (19/5), di Pendopo Kartini, Jepara, Jawa Tengah. Program ini dilaksanakan serentak oleh 18 Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) sebagai upaya memperkuat keterampilan, kemandirian, dan jiwa kewirausahaan masyarakat, khususnya bagi generasi muda usia produktif.

Direktur Kursus dan Pelatihan Kemendikdasmen, Yaya Sutarya, mengatakan bahwa Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) dan Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) merupakan program prioritas pemerintah yang diamanahkan kepada Direktorat Kursus dan Pelatihan untuk menyiapkan sumber daya manusia yang siap kerja dan mampu berwirausaha.

“Program pendidikan kecakapan kerja disiapkan untuk peserta didik yang tidak sekolah dan putus sekolah usia di bawah 25 tahun agar memiliki keterampilan dan kompetensi kerja. Saat ini terdapat 77 jenis keterampilan yang disiapkan melalui lembaga kursus dan pelatihan,” ujar Yaya.

Ia menjelaskan, program PKK telah menunjukkan hasil positif dengan tingkat keberhasilan penyerapan kerja mencapai sekitar 85 persen. Para lulusan program banyak terserap di industri dalam dan luar negeri, seperti sektor kapal pesiar, perhotelan, spa, wellness, hingga transportasi, dengan bekal sertifikat kompetensi dan keterampilan profesional.

Selain program PKK, Kemendikdasmen juga terus memperkuat program PKW yang difokuskan pada penciptaan wirausaha baru. Pada tahun 2026, Kemendikdasmen menargetkan sebanyak 8.730 entrepreneur muda dapat dibina melalui program tersebut.

Menurut Yaya, program PKW tidak hanya memberikan pelatihan keterampilan, tetapi juga dukungan modal usaha dan sarana pendukung agar peserta dapat langsung menjalankan usahanya setelah pelatihan selesai.

“Peserta tidak hanya dibekali ilmu, tetapi juga diberikan dukungan usaha seperti gerobak, peralatan, hingga bahan usaha sesuai bidang keterampilan yang dipelajari,” katanya.

Kerja sama Kemendikdasmen dengan Dekranas telah berjalan sejak tahun 2020 dan dinilai berhasil mendorong lahirnya wirausaha baru di berbagai daerah. Hingga tahun 2025, tercatat sebanyak 5.736 peserta didik telah mengikuti program hasil kolaborasi tersebut.

Yaya menambahkan, pada tahun 2026 sebanyak 458 peserta didik menerima bantuan Program PKW melalui kolaborasi Kemendikdasmen bersama Dekranas dan Dekranasda di 18 kabupaten/kota. Para peserta berasal dari Dekranasda Kabupaten Aceh Barat, Kabupaten Pidie, Kabupaten Sleman, Provinsi Jambi, Kota Jambi, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Magelang, Kabupaten Kudus, Kabupaten Jepara, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Jember, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Alor, Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Sumba Barat, Kota Padang, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Ogan Ilir.

Ketua Bidang Wirausaha Baru Dekranas, Metty Herindra, menyampaikan bahwa program PKW menjadi bentuk nyata sinergi antara Dekranas dan Kemendikdasmen dalam mencetak perajin dan wirausaha baru di daerah.

Ia menilai keberhasilan peserta program tidak dapat berjalan sendiri, melainkan memerlukan dukungan berkelanjutan dari pemerintah daerah dan Dekranasda, terutama dalam aspek pendampingan dan pemasaran produk.

“Peserta pelatihan membutuhkan dukungan agar dapat berkembang. Banyak yang sudah mampu memproduksi barang, tetapi masih membutuhkan bantuan dalam pemasaran dan pengembangan usaha,” ujar Metty.

Metty juga mengapresiasi sejumlah daerah yang berhasil mengembangkan program PKW melalui dukungan pemerintah daerah, seperti pemanfaatan hasil karya peserta untuk kebutuhan seragam aparatur sipil negara dan promosi produk unggulan daerah.

Sementara itu, Bupati Jepara, Witiarso Utomo, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan program PKW di Kabupaten Jepara yang dinilai mampu membuka peluang pemberdayaan ekonomi bagi anak tidak sekolah dan kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas.

“Program ini memberikan harapan baru bagi anak-anak muda untuk memiliki keterampilan, kepercayaan diri, dan peluang mandiri secara ekonomi,” kata Witiarso.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Jepara terus mendorong pengembangan produk unggulan daerah, seperti Tenun Troso, Batik Jepara, dan Tekstil Ecoprint, agar semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional.

Melalui kolaborasi antara Kemendikdasmen, Dekranas, dan pemerintah daerah, Program PKW diharapkan mampu melahirkan lebih banyak wirausaha baru yang mandiri, kreatif, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pendidikan keterampilan berbasis potensi daerah.*** (Penulis: Shaka & Tim Ditsuslat/Fotografer: Shaka)


Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah

Laman: kemendikdasmen.go.id
X: x.com/Kemdikdasmen
Instagram: instagram.com/kemendikdasmen
Facebook:  facebook.com/kemendikdasmen
YouTube: KEMDIKDASMEN
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemendikdasmen.go.id
Siaran Pers Kemendikdasmen: kemendikdasmen.go.id/pencarian/siaran-pers
 
#PendidikanBermutuuntukSemua
#KemendikdasmenRamah

Sumber: Siaran Pers Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor: 406/sipers/A6/V/2026

Penulis: Shaka

Editor: Denty Anugrahmawaty

Kepemilikan Konten Pendidikan Vokasi Kepemilikan Konten Guru Sekolah Kejuruan Kepemilikan Konten Sekolah Kejuruan Kepemilikan Konten Vokasi

Siaran Pers Terkait
Gambar Konten Terkait
Kemendikdasmen Apresiasi Pemkab Bengkayang Dukung Pengabdian Guru di Tengah Tantangan Geografis

Kepemilikan Konten Guru Sekolah Kejuruan Kepemilikan Konten Dinas Pendidikan Kepemilikan Konten Ruang GTK Kepemilikan Konten Ruang Pemerintah Kepemilikan Konten Ruang Mitra Kepemilikan Konten Ruang Publik Kepemilikan Konten GTK Kepemilikan Konten Guru Dikdasmen Kepemilikan Konten Sekolah Dikdasmen Kepemilikan Konten Peningkatan Kualifikasi, Kompetensi, dan Kesejahteraan Guru Kepemilikan Konten Pemenuhan dan Perbaikan Sarana dan Prasarana Pendidikan

Diterbitkan pada : 14/08/2026

Gambar Konten Terkait
Guru Belajar Manfaatkan Perangkat Digital untuk Pembelajaran yang Lebih Interaktif

Kepemilikan Konten Guru Sekolah Kejuruan Kepemilikan Konten Dinas Pendidikan Kepemilikan Konten Ruang GTK Kepemilikan Konten Ruang Sekolah Kepemilikan Konten Ruang Publik Kepemilikan Konten GTK Kepemilikan Konten Guru PAUD Kepemilikan Konten Guru Dikdasmen Kepemilikan Konten Sekolah Dikdasmen Kepemilikan Konten Peningkatan Kualifikasi, Kompetensi, dan Kesejahteraan Guru Kepemilikan Konten Pemenuhan dan Perbaikan Sarana dan Prasarana Pendidikan

Diterbitkan pada : 14/08/2026

Gambar Konten Terkait
Bersama 1.000 Penyandang Disabilitas, Mendikdasmen Gaungkan Pendidikan Bermutu untuk Semua

Kepemilikan Konten Pendidikan Vokasi Kepemilikan Konten Dinas Pendidikan Kepemilikan Konten Ruang Murid Kepemilikan Konten Ruang Orang Tua Kepemilikan Konten Ruang Pemerintah Kepemilikan Konten Ruang Mitra Kepemilikan Konten Ruang Publik Kepemilikan Konten Vokasi Kepemilikan Konten Murid Dikdasmen Kepemilikan Konten Mitra Dikdasmen Kepemilikan Konten Pegiat Literasi Kepemilikan Konten Penguatan Pendidikan Karakter Kepemilikan Konten Penguatan Pendidikan Unggul, Literasi, Numerasi dan Sains Teknologi

Diterbitkan pada : 13/08/2026