pendidikan_untuk semua Ramah rumah_pendidikan
Temukan informasi tentang Kemendikdasmen, struktur organisasi, dan regulasi
Informasi Profil Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Informasi Publik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Temukan kabar, siaran pers, pengumuman, dan dokumentasi resmi dari Kemendikdasmen
Informasi Umum
Beranda
Button Icon
Button Icon
PPID
Button Icon Beranda
Button Icon Profil
Temukan informasi tentang Kemendikdasmen, struktur organisasi, dan regulasi
Button Icon
Button Icon
Button Icon
Button Icon PPID
Mendikdasmen Sampaikan Terima Kasih kepada Guru sebagai Fondasi Utama Kemajuan Pendidikan Nasional
Mendikdasmen Sampaikan Terima Kasih kepada Guru sebagai Fondasi Utama Kemajuan Pendidikan Nasional

Diterbikan pada: 2 Mei 2026

Bagikan:

Gambar Siaran Pers

Banyuwangi, Jawa Timur, 2 Mei 2026 — Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi momentum refleksi bersama bagi seluruh insan pendidikan untuk meneguhkan kembali makna pendidikan yang memanusiakan. Dalam suasana khidmat upacara yang digelar di Banyuwangi, Jawa Timur, semangat kebersamaan dan penghargaan terhadap peran guru mengemuka sebagai fondasi kemajuan pendidikan nasional.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, yang memimpin jalannya upacara, secara khusus menyampaikan terima kasih kepada para guru di seluruh Indonesia atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam mendidik generasi bangsa. “Pemerintah menyampaikan terima kasih kepada Bapak dan Ibu guru serta para pendidik yang telah berdedikasi dan mendarmabaktikan ilmunya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” tuturnya.

Dalam amanatnya, Mendikdasmen menegaskan bahwa Hardiknas adalah momentum untuk melakukan refleksi, meneguhkan, dan menghidupkan spirit pendidikan nasional. “Pada hakikatnya pendidikan adalah proses yang dilaksanakan secara tulus, penuh kasih sayang untuk memanusiakan manusia. Pendidikan adalah proses menemukan dan menumbuhkembangkan fitrah, kodrat alamiah manusia, atau potensi sebagai makhluk Tuhan yang mulia. Inti proses pendidikan adalah memuliakan,” ucapnya di Banyuwangi, Sabtu (2/5).

Nilai-nilai tersebut sejalan dengan pemikiran Ki Hajar Dewantara yang menekankan sistem among dalam pendidikan, yakni asah (ilmu), asih (kasih sayang), dan asuh (pendampingan). Prinsip ini menjadi landasan penting dalam membangun praktik pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kemanusiaan.

Makna Hardiknas juga dirasakan langsung oleh para pelaku pendidikan di lapangan. Guru SMP Negeri 1 Banyuwangi, Agus Harianto, memaknai momentum ini sebagai pengingat untuk terus mengedepankan kualitas pendidikan, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Ia menyampaikan bahwa sekolahnya mendorong pembelajaran berbasis coding agar peserta didik tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan dan memanfaatkannya secara produktif.

Senada dengan itu, guru PAUD KB Al Khotijah Banyuwangi, Wiwik Handayani, melihat Hardiknas sebagai pengingat bagi para pendidik untuk terus menjadi lilin yang menerangi generasi bangsa. “Untuk dunia pendidikan, harapan ke depannya semakin banyak inovasi sehingga para pendidik dan anak-anak generasi bangsa bersemangat dalam menempuh pendidikan. Semangat untuk teman-teman guru semuanya, kita sebagai pendidik membagikan ilmu kepada anak-anak kita,” ucapnya.

Sementara itu, Murid MAN 1 Banyuwangi, Muhammad Ravi Adiatma Nur Dafiq, memaknai Hardiknas sebagai ungkapan terima kasih atas perjuangan para tokoh pendidikan dan guru yang terus membangun pendidikan di Indonesia. “Harapan saya, semoga akses pendidikan di Indonesia bisa merata hingga ke pelosok, sehingga seluruh anak dapat merasakan pendidikan yang setara,” tuturnya.

Beragam suara tersebut menunjukkan bahwa pendidikan yang memanusiakan tidak hanya menjadi konsep, tetapi telah hidup dalam praktik sehari-hari di sekolah, melalui interaksi yang hangat, proses belajar yang bermakna, serta dukungan emosional yang saling menguatkan antara guru dan murid.

Peringatan Hardiknas 2026 menjadi pengingat bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari hasil, tetapi dari proses yang membangun manusia secara utuh. Dengan kolaborasi dan penghargaan terhadap peran setiap insan pendidikan, semangat memanusiakan manusia diharapkan terus tumbuh dan mengakar di seluruh penjuru Indonesia.*** (Penulis: Stephanie/Editor: Denty A., Seno H./Fotografer: Shaka)

Sumber: Siaran Pers Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor: 339/sipers/A6/V/2026

Penulis: Stephanie Westiana

Editor: Denty Anugrahmawaty

Kepemilikan Konten Sekjen

Siaran Pers Terkait
Gambar Konten Terkait
Momen Bersejarah Hardiknas di Banyuwangi, Ribuan Warga Rayakan Pendidikan dalam Pesta Rakyat

Kepemilikan Konten PaudDikdasmen Kepemilikan Konten Dinas Pendidikan Kepemilikan Konten Ruang Murid Kepemilikan Konten Ruang Sekolah Kepemilikan Konten Ruang Publik Kepemilikan Konten Sekjen Kepemilikan Konten Guru Dikdasmen Kepemilikan Konten Sekolah Dikdasmen Kepemilikan Konten Murid Dikdasmen Kepemilikan Konten Penguatan Pendidikan Karakter

Diterbitkan pada : 02/05/2026

Gambar Konten Terkait
Hardiknas 2026: Mendikdasmen Tegaskan Pendidikan untuk Mencerdaskan dan Membentuk Karakter Bangsa

Kepemilikan Konten Sekjen

Diterbitkan pada : 02/05/2026

Gambar Konten Terkait
TPG Cair Bulanan, Guru Lebih Sejahtera dan Peduli Murid

Kepemilikan Konten PaudDikdasmen Kepemilikan Konten Pendidikan Vokasi Kepemilikan Konten Badan Bahasa Kepemilikan Konten BSKAP Kepemilikan Konten Guru Sekolah Kejuruan Kepemilikan Konten Sekolah Kejuruan Kepemilikan Konten Dinas Pendidikan Kepemilikan Konten Ruang Murid Kepemilikan Konten Ruang GTK Kepemilikan Konten Ruang Sekolah Kepemilikan Konten Ruang Orang Tua Kepemilikan Konten Ruang Pemerintah Kepemilikan Konten Ruang Mitra Kepemilikan Konten Ruang Publik Kepemilikan Konten Ruang Bahasa Kepemilikan Konten GTK Kepemilikan Konten Itjen Kepemilikan Konten Vokasi Kepemilikan Konten Sekjen Kepemilikan Konten Murid Kejuruan Kepemilikan Konten Guru PAUD Kepemilikan Konten Guru Dikdasmen Kepemilikan Konten Sekolah PAUD Kepemilikan Konten Sekolah Dikdasmen Kepemilikan Konten Murid PAUD Kepemilikan Konten Murid Dikdasmen Kepemilikan Konten Mitra Dikdasmen Kepemilikan Konten Orang Tua Kepemilikan Konten Sastrawan Kepemilikan Konten Pegiat Literasi Kepemilikan Konten Penguatan Pendidikan Karakter Kepemilikan Konten Wajib Belajar 13 Tahun dan Pemerataan Kesempatan Pendidikan Kepemilikan Konten Peningkatan Kualifikasi, Kompetensi, dan Kesejahteraan Guru Kepemilikan Konten Penguatan Pendidikan Unggul, Literasi, Numerasi dan Sains Teknologi Kepemilikan Konten Pemenuhan dan Perbaikan Sarana dan Prasarana Pendidikan Kepemilikan Konten Pembangunan Bahasa dan Sastra

Diterbitkan pada : 28/04/2026