pendidikan_untuk semua Ramah rumah_pendidikan
Temukan informasi tentang Kemendikdasmen, struktur organisasi, dan regulasi
Informasi Profil Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Informasi Publik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Temukan kabar, siaran pers, pengumuman, dan dokumentasi resmi dari Kemendikdasmen
Informasi Umum
Beranda
Button Icon
Button Icon
PPID
Button Icon Beranda
Button Icon Profil
Temukan informasi tentang Kemendikdasmen, struktur organisasi, dan regulasi
Button Icon
Button Icon
Button Icon
Button Icon Publikasi
Temukan kabar, siaran pers, pengumuman, dan dokumentasi resmi dari Kemendikdasmen
Button Icon PPID
Pemerintah Perkuat Dukungan Pendidikan 3T, Kolaborasi Keluarga dan Guru Dorong Pembangunan SDM
Pemerintah Perkuat Dukungan Pendidikan 3T, Kolaborasi Keluarga dan Guru Dorong Pembangunan SDM

Diterbikan pada: 20 Februari 2026

Bagikan:

Gambar Siaran Pers

Jakarta, 20 Februari 2026 - Pemerintah terus memperkuat kehadiran negara dalam mendorong transformasi pendidikan di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Dukungan tersebut tidak hanya menyasar peningkatan kompetensi guru, tetapi juga pemerataan fasilitas dan akses teknologi pembelajaran. Upaya tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia unggul dari seluruh pelosok negeri.

Direktur Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan dan Pendidikan Guru, Nunuk Suryani, menegaskan bahwa praktik baik para guru di wilayah 3T menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan penghalang menghadirkan pembelajaran bermakna. “Cerita praktik baik dari para guru menunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk menghadirkan pembelajaran yang bermakna. Pemerintah akan terus memastikan dukungan yang lebih merata, mulai dari peningkatan kompetensi, penguatan distribusi guru, serta dukungan teknologi pembelajaran seperti Papan Interaktif Digital dan akses internet yang semakin luas,” ujar Nunuk.

Sebagai bentuk keberpihakan nyata, pemerintah terus menyalurkan Tunjangan Khusus Guru (TKG) bagi pendidik di daerah 3T. Pada tahun 2025, tercatat sebanyak 43.393 guru menerima TKG dengan total anggaran yang disalurkan mencapai Rp636.710.771.290. Setiap guru penerima memperoleh tunjangan sebesar Rp2 juta per bulan. 

Komitmen tersebut sejalan dengan semangat para pendidik di lapangan, salah satunya guru matematika di SMAS Ilmanah, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, Risky Jalil. Sejak 2024, ia mengabdikan diri di wilayah 3T dengan berbagai dinamika dan tantangan. Ia mengungkapkan bahwa tantangan terbesar dalam proses pembelajaran tidak hanya berkaitan dengan fasilitas, tetapi juga akses menuju sekolah. “Tantangan terbesar dalam proses pembelajaran di wilayah tersebut adalah transportasi menuju sekolah terutama saat cuaca buruk seperti keras ombak. Fasilitas belajar seperti buku, dan jaringan internet juga terbatas. Selain itu, kemampuan literasi dasar sebagian murid masih rendah, sehingga proses pembelajaran membutuhkan waktu lebih lama,” ungkapnya.

Di tengah berbagai keterbatasan tersebut, dukungan pemerintah dan berbagai pihak menjadi penguat bagi guru untuk terus berinovasi. Risky menyampaikan bahwa keterbatasan alat peraga dan teknologi tidak menghalanginya untuk tetap kreatif dalam mengajarkan Matematika. “Khusus untuk pembelajaran matematika saya sering berinovasi dengan memanfaatkan benda-benda di sekitar karena keterbatasan alat peraga dan teknologi. Misalnya, untuk mengajarkan operasi hitung dasar, saya menggunakan batu sebagai alat bantu konkret agar murid lebih mudah memahami konsep penjumlahan dan pengurangan,” ucap Risky.

Dalam membangun motivasi belajar, ia menekankan pentingnya kedekatan emosional dengan murid sebagai bagian dari penguatan ekosistem pendidikan. “Cara saya dalam membangun motivasi belajar murid di tengah berbagai keterbatasan adalah saya berusaha membangun hubungan yang dekat dengan murid, memahami latar belakang mereka, dan memberi apresiasi sekecil apa pun pencapaian mereka. Saya sering mengaitkan pelajaran dengan cita-cita mereka, memberikan pujian dan perhatian secara konsisten sangat membantu meningkatkan rasa percaya diri mereka,” tambahnya.

Ia pun menyampaikan harapannya terhadap masa depan pendidikan di wilayah 3T. “Saya sangat berharap ada pemerataan kualitas pendidikan, baik dari segi fasilitas, distribusi guru, maupun akses teknologi. Semoga murid di wilayah 3T memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik,” jelasnya.

Kehadiran pemerintah melalui berbagai program strategis turut memperkuat motivasi guru untuk terus mengabdi. Risky menilai, kebijakan Tunjangan Khusus bagi guru di daerah 3T telah memberikan dampak nyata dalam mendukung keberlanjutan pembelajaran. “Program pemerintah melalui pemberian Tunjangan Khusus bagi guru di daerah 3T telah memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesejahteraan dan motivasi kerja guru. Dengan adanya tunjangan tersebut, guru lebih termotivasi untuk melaksanakan tugas secara optimal, meningkatkan kedisiplinan dan kehadiran, serta berkomitmen untuk tetap mengabdi di daerah terpencil. Dampaknya, proses pembelajaran menjadi lebih stabil,” kata Risky.

Selain dukungan kebijakan, kolaborasi masyarakat juga menjadi bagian penting dalam memperkuat keberhasilan program pendidikan. “Dukungan yang paling berarti bagi saya adalah kepercayaan dan kolaborasi dari masyarakat sekitar. Ketika orang tua mulai percaya bahwa sekolah dapat membawa perubahan bagi masa depan anak-anak mereka, itu menjadi kekuatan besar dalam menjalankan tugas sebagai pendidik. Keterlibatan mereka, meskipun sederhana seperti memastikan anak hadir tepat waktu atau mendukung kegiatan sekolah sangat membantu keberhasilan pembelajaran. Selain itu, bantuan buku, alat peraga, dan pelatihan dari berbagai pihak juga sangat membantu,” tutur Risky dalam keterangan yang disampaikan pada Kamis (19/2).

Melalui sinergi antara kebijakan pemerintah, dedikasi guru, serta dukungan keluarga dan masyarakat, pembangunan sumber daya manusia di wilayah 3T terus diperkuat secara berkelanjutan.*** (Penulis & Dokumentasi: Ririn, Tim Puslapdik, Tim Ditjen GTKPG/Editor: Denty A., Seno H.)

Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
 
Laman: kemendikdasmen.go.id
X: x.com/Kemdikdasmen
Instagram: instagram.com/kemendikdasmen
Facebook:  facebook.com/kemendikdasmen
YouTube: KEMDIKDASMEN
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemendikdasmen.go.id
Siaran Pers Kemendikdasmen: kemendikdasmen.go.id/pencarian/siaran-pers
 
#PendidikanBermutuuntukSemua
#KemendikdasmenRamah

Sumber: Siaran Pers Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor: 145/sipers/A6/II/2026

Penulis: Ririn Ramandani

Editor: Denty Anugrahmawaty

Kepemilikan Konten PaudDikdasmen Kepemilikan Konten Pendidikan Vokasi Kepemilikan Konten Sekolah Kejuruan Kepemilikan Konten Dinas Pendidikan Kepemilikan Konten GTK Kepemilikan Konten Sekjen Kepemilikan Konten Sekolah PAUD Kepemilikan Konten Sekolah Dikdasmen Kepemilikan Konten Mitra Dikdasmen Kepemilikan Konten Orang Tua Kepemilikan Konten Penguatan Pendidikan Karakter Kepemilikan Konten Penguatan Pendidikan Unggul, Literasi, Numerasi dan Sains Teknologi Kepemilikan Konten Pemenuhan dan Perbaikan Sarana dan Prasarana Pendidikan

Siaran Pers Terkait
Gambar Konten Terkait
Dampak Revitalisasi Sekolah Daerah 3T Perkuat Layanan Pendidikan di Perbatasan dan Pelosok Indonesia

Kepemilikan Konten PaudDikdasmen

Diterbitkan pada : 21/02/2026

Gambar Konten Terkait
Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi 65 SLB di Indonesia Timur

Kepemilikan Konten PaudDikdasmen Kepemilikan Konten Pendidikan Vokasi Kepemilikan Konten Guru Sekolah Kejuruan Kepemilikan Konten Sekolah Kejuruan Kepemilikan Konten Dinas Pendidikan Kepemilikan Konten GTK Kepemilikan Konten Vokasi Kepemilikan Konten Guru PAUD Kepemilikan Konten Guru Dikdasmen Kepemilikan Konten Sekolah PAUD Kepemilikan Konten Sekolah Dikdasmen Kepemilikan Konten Mitra Dikdasmen Kepemilikan Konten Orang Tua Kepemilikan Konten Wajib Belajar 13 Tahun dan Pemerataan Kesempatan Pendidikan Kepemilikan Konten Pemenuhan dan Perbaikan Sarana dan Prasarana Pendidikan

Diterbitkan pada : 20/02/2026

Gambar Konten Terkait
IFP Sentuh Maumere, Ciptakan Pembelajaran Interaktif di Ruang Kelas

Kepemilikan Konten PaudDikdasmen Kepemilikan Konten BSKAP Kepemilikan Konten Sekolah Kejuruan Kepemilikan Konten Dinas Pendidikan Kepemilikan Konten Murid Kejuruan Kepemilikan Konten Murid PAUD Kepemilikan Konten Murid Dikdasmen Kepemilikan Konten Mitra Dikdasmen Kepemilikan Konten Orang Tua Kepemilikan Konten Penguatan Pendidikan Karakter Kepemilikan Konten Penguatan Pendidikan Unggul, Literasi, Numerasi dan Sains Teknologi Kepemilikan Konten Pemenuhan dan Perbaikan Sarana dan Prasarana Pendidikan

Diterbitkan pada : 20/02/2026