Temukan informasi tentang Kemendikdasmen, struktur organisasi, dan regulasi
Informasi Profil Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Informasi Publik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Temukan kabar, siaran pers, pengumuman, dan dokumentasi resmi dari Kemendikdasmen
Informasi Umum
Beranda
Button Icon
Button Icon
PPID
Button Icon Beranda
Button Icon Profil
Temukan informasi tentang Kemendikdasmen, struktur organisasi, dan regulasi
Button Icon
Button Icon
Button Icon
Button Icon PPID
Menatap Masa Depan Bangsa dari Kualitas Generasi Muda Hari Ini

Diterbitkan pada: 15/09/2026

Bagikan

Gambar Siaran Pers

Bandung, 15 September 2026 — Masa depan sebuah bangsa tidak hanya ditentukan oleh kebijakan yang dibuat hari ini, tetapi juga oleh kualitas generasi muda yang kelak meneruskan estafet kepemimpinan. Oleh karena itu, membangun kapasitas anak muda sejak sekarang menjadi bagian penting dalam menyiapkan masa depan Indonesia.

Pesan tersebut disampaikan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat, saat menutup Youth Civilization Summit 2026, rangkaian Musyawarah Kerja Nasional (Muskernas) I PP Pemuda PERSIS, di Gedung Merdeka, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (12/9).

Menurut Wamen Atip, generasi muda perlu dipersiapkan tidak hanya untuk menjadi penerus, tetapi juga menjadi aktor yang mampu menjawab berbagai tantangan zaman. Untuk itu, semangat bergerak harus berjalan beriringan dengan kemampuan berpikir, membaca persoalan, dan melahirkan gagasan.

Ia menekankan pentingnya dua kekuatan dalam diri generasi muda, yakni aktivisme dan intelektualisme. Aktivisme membuat anak muda hadir dan mengambil peran di tengah masyarakat, sedangkan intelektualisme membekali mereka dengan kemampuan untuk memahami persoalan dan menentukan arah perubahan. “Wajah dan masa depan bangsa sepuluh tahun yang akan datang ditentukan oleh pemudanya hari ini,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa kepercayaan diri generasi muda juga perlu dibangun di atas fondasi yang kuat. Optimisme saja tidak cukup apabila tidak disertai kemampuan dan kapabilitas yang nyata. “Dari sekarang, hadirkanlah kepercayaan diri yang kokoh berbasis kemampuan dan kapabilitas nyata untuk menancapkan tonggak peradaban di masa depan,” lanjutnya.

Pesan tersebut memiliki relevansi yang lebih luas dalam konteks pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Di tengah perubahan teknologi, dinamika sosial, dan tantangan global yang semakin kompleks, generasi muda membutuhkan bekal pengetahuan sekaligus karakter agar mampu beradaptasi dan berkontribusi secara bermakna.

Bagi dunia pendidikan, penguatan kapasitas tersebut tidak berhenti pada pencapaian akademik. Pendidikan juga memiliki peran dalam menumbuhkan rasa percaya diri, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, serta keberanian untuk mengambil peran di tengah masyarakat.

Melalui forum ini, Wamen Atip mengajak generasi muda untuk tidak sekadar menjadi penonton perubahan. Menurutnya, anak muda perlu membangun kemampuan yang memungkinkan mereka hadir dengan gagasan, bekerja dengan kapasitas, dan mengambil tanggung jawab atas masa depan yang ingin diwujudkan.

Sebab, pada akhirnya, kualitas generasi muda hari ini merupakan investasi jangka panjang bagi Indonesia. Semakin kuat pengetahuan, karakter, kemampuan, dan kepercayaan diri yang dibangun sejak sekarang, semakin besar pula peluang lahirnya generasi yang mampu membawa bangsa menghadapi masa depan dengan optimisme sekaligus kesiapan nyata. *** [Penulis: Denty A/Editor: Seno]

 

Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
 
Laman: kemendikdasmen.go.id
X: x.com/Kemdikdasmen
Instagram: instagram.com/kemendikdasmen
Facebook: facebook.com/kemendikdasmen
YouTube: KEMDIKDASMEN
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemendikdasmen.go.id
Siaran Pers Kemendikdasmen: kemendikdasmen.go.id/pencarian/siaran-pers
 
#PendidikanBermutuuntukSemua
#KemendikdasmenRamah

Penulis: Denty Anugrahmawaty

Editor: Denty Anugrahmawaty

Berita Terkait