Temukan informasi tentang Kemendikdasmen, struktur organisasi, dan regulasi
Informasi Profil Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Informasi Publik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Temukan kabar, siaran pers, pengumuman, dan dokumentasi resmi dari Kemendikdasmen
Informasi Umum
Beranda
Button Icon
Button Icon
PPID
Button Icon Beranda
Button Icon Profil
Temukan informasi tentang Kemendikdasmen, struktur organisasi, dan regulasi
Button Icon
Button Icon
Button Icon
Button Icon PPID
Kemendikdasmen melalui SEAMEO RECFON Dorong Kebijakan Gizi Berbasis Bukti untuk Murid
Kemendikdasmen melalui SEAMEO RECFON Dorong Kebijakan Gizi Berbasis Bukti untuk Murid

Diterbikan pada: 10 September 2026

Bagikan

Gambar Siaran Pers

Jakarta, 10 September 2026Southeast Asian Ministers of Education Organization Regional Centre for Food and Nutrition (SEAMEO RECFON), salah satu dari tujuh pusat regional di bawah koordinasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), menggelar Konferensi Pers Pertemuan Dewan Pembina (Governing Board Meeting/GBM) ke-16 di Jakarta, Rabu (9/9). Pertemuan tahunan yang diikuti 11 anggota Dewan Pembina yang mewakili negara-negara anggota SEAMEO ini turut meluncurkan tiga policy brief berbasis bukti ilmiah untuk mendukung kesehatan, gizi, dan kualitas pembelajaran murid di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.

Dalam acara pembukaan GBM ke-16, Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menegaskan bahwa pemenuhan gizi berkualitas merupakan fondasi penting bagi keberhasilan pendidikan anak. “Gizi yang baik adalah kondisi yang memungkinkan proses pembelajaran secara optimal. Murid mungkin belajar di sekolah yang bagus, guru yang profesional, dan kurikulum yang sesuai, tetapi jika murid tersebut datang ke kelas dalam keadaan lapar atau kurang gizi, pembelajaran yang optimal akan sulit terjadi,” tegas Suharti.

Suharti juga mengapresiasi peran SEAMEO RECFON dalam mendukung Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 yang mencatat penurunan angka stunting balita dari 21,5 persen (2023) menjadi 19,8 persen. Ia menggarisbawahi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ditargetkan menjangkau sekitar 60 juta murid pada tahun 2027 sebagai peluang besar untuk mengintegrasikan edukasi gizi, keamanan pangan, dan kebiasaan hidup sehat.

Lebih lanjut, Direktur SEAMEO RECFON, Rini Sekartini, memaparkan policy brief pertama mengenai penguatan sistem biomarker zat gizi mikro dalam SSGI 2026 melalui teknologi multiplex immunoassay dan peningkatan kapasitas laboratorium guna meningkatkan akurasi data serta efisiensi evaluasi percepatan penurunan stunting. Rini menjelaskan, “Peluncuran policy brief ini merupakan wujud nyata mandat kami dalam menjembatani sains, kebijakan, dan praktik. Penguatan biomarker zat gizi mikro berguna untuk mendukung penetapan prioritas dan evaluasi kebijakan percepatan penurunan stunting di Indonesia yang lebih efektif dan efisien”. 

Sementara itu, Deputi Direktur Program SEAMEO RECFON, Brian Sri Prahastuti, menambahkan pentingnya mendeteksi akar penyebab anemia pada murid secara menyeluruh, “Anemia menjadi perhatian kami karena berhubungan langsung dengan kemampuan murid untuk menangkap pelajaran akibat berkurangnya suplai oksigen ke sel-sel otak. Dengan sekali pemeriksaan darah yang lebih lengkap, kita dapat memberikan rekomendasi intervensi yang jauh lebih tepat sasaran,” tutur Brian.

Policy brief kedua mengangkat Penerapan Panduan Gizi Seimbang Berbasis Pangan Lokal (PGS-PL) dalam Kebijakan Gizi Sekolah berdasarkan riset terhadap 4.219 murid usia 7–18 tahun di 12 kabupaten/kota di 12 provinsi menggunakan WHO Optifood. Penelitian ini mengidentifikasi kesenjangan asupan zat gizi mikro pada murid, dengan kesenjangan asupan folat mencapai 100 persen, kalsium 78 persen, dan vitamin A 25 persen, disusul vitamin C dan zinc.

Hasil penelitian tersebut diterjemahkan menjadi siklus menu tujuh hari berbasis pangan dan kuliner lokal sebagai rujukan bagi pemerintah pusat, pemerintah daerah, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dan sekolah dalam penyusunan menu lokal untuk mendukung MBG. Penelitian dilakukan sebelum MBG berjalan. Temuannya menggambarkan variasi masalah gizi mikro antardaerah dan pentingnya penyesuaian menu dengan potensi pangan lokal.

Selain itu, policy brief ketiga berfokus pada penguatan implementasi paket program gizi sekolah di tingkat ASEAN melalui penjaminan mutu dan pemantauan regional. “Melalui program unggulan Gizi untuk Prestasi atau Nutrition Goes to School, kami telah mendampingi negara mitra seperti Laos dan Kamboja. Di Indonesia, langkah ini berjalan selaras dengan penguatan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dan gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH) di Kemendikdasmen, khususnya kebiasaan makan sehat bergizi,” ujar Deputi Direktur Administrasi SEAMEO RECFON, M. Dzaky F. Surapranata.

Peluncuran tiga policy brief tersebut semakin mengukuhkan peran SEAMEO RECFON sebagai Centre of Excellence dan regional knowledge hub di bidang pangan dan gizi di Asia Tenggara, sekaligus menjembatani ilmu pengetahuan, kebijakan, dan praktik. Kemendikdasmen melalui SEAMEO RECFON berkomitmen memperkuat kebijakan gizi, pemanfaatan pangan lokal, dan edukasi di lingkungan sekolah guna mewujudkan generasi murid Indonesia dan Asia Tenggara yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.*** (Penulis: Rany, Zahra/Editor: Uly/Fotografer: Rahman)


Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
 
Laman: kemendikdasmen.go.id
X: x.com/Kemdikdasmen
Instagram: instagram.com/kemendikdasmen
Facebook: facebook.com/kemendikdasmen
YouTube: KEMDIKDASMEN
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemendikdasmen.go.id
Siaran Pers Kemendikdasmen: kemendikdasmen.go.id/pencarian/siaran-pers
 
#PendidikanBermutuuntukSemua
#KemendikdasmenRamah

Sumber: Siaran Pers Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor: 801/sipers/A6/IX/2026

Penulis: Rany Larasari

Editor: Denty Anugrahmawaty

Kepemilikan Konten Dinas Pendidikan Kepemilikan Konten Ruang Murid Kepemilikan Konten Ruang Pemerintah Kepemilikan Konten Ruang Mitra Kepemilikan Konten Ruang Publik Kepemilikan Konten Sekjen Kepemilikan Konten Murid Dikdasmen Kepemilikan Konten Mitra Dikdasmen Kepemilikan Konten Orang Tua Kepemilikan Konten Penguatan Pendidikan Unggul, Literasi, Numerasi dan Sains Teknologi

Siaran Pers Terkait
Gambar Konten Terkait
Guru SMK Tak Cukup Hanya Terampil, Mereka Perlu Belajar Melihat Peluang

Kepemilikan Konten Guru Sekolah Kejuruan Kepemilikan Konten Sekolah Kejuruan Kepemilikan Konten Dinas Pendidikan Kepemilikan Konten Ruang GTK Kepemilikan Konten Ruang Pemerintah Kepemilikan Konten Ruang Mitra Kepemilikan Konten Ruang Publik Kepemilikan Konten GTK Kepemilikan Konten Vokasi Kepemilikan Konten Mitra Dikdasmen Kepemilikan Konten Peningkatan Kualifikasi, Kompetensi, dan Kesejahteraan Guru

Diterbitkan pada : 12/09/2026

Gambar Konten Terkait
Berbasis Kompetensi PISA, Praktik Baik Pembelajaran di SMPN 9 dan SMAN 5 Yogyakarta

Kepemilikan Konten PaudDikdasmen Kepemilikan Konten Badan Bahasa Kepemilikan Konten Dinas Pendidikan Kepemilikan Konten Ruang Murid Kepemilikan Konten Ruang GTK Kepemilikan Konten Guru Dikdasmen Kepemilikan Konten Murid Dikdasmen Kepemilikan Konten Mitra Dikdasmen Kepemilikan Konten Penguatan Pendidikan Unggul, Literasi, Numerasi dan Sains Teknologi

Diterbitkan pada : 12/09/2026

Gambar Konten Terkait
1.487 Satuan Pendidikan di NTT Direvitalisasi pada 2026, Termasuk SD Negeri Mboeng

Kepemilikan Konten PaudDikdasmen Kepemilikan Konten Dinas Pendidikan Kepemilikan Konten Ruang Sekolah Kepemilikan Konten Ruang Pemerintah Kepemilikan Konten Ruang Publik Kepemilikan Konten Sekolah Dikdasmen Kepemilikan Konten Mitra Dikdasmen Kepemilikan Konten Pemenuhan dan Perbaikan Sarana dan Prasarana Pendidikan

Diterbitkan pada : 09/09/2026