Education Friendly rumah_pendidikan
Find information about the Ministry of Education and Culture, organizational structure, and regulations.
Profile Information of Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Public Information of Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Find news, press releases, announcements, and official documentation from Kemendikdasmen
General Information
Home
Button Icon
Button Icon
PPID
Button Icon Home
Button Icon Profile
Find information about the Ministry of Education and Culture, organizational structure, and regulations.
Button Icon
Button Icon
Button Icon
Button Icon Profiles of Officials
Button Icon Publication
Find news, press releases, announcements, and official documentation from Kemendikdasmen
Button Icon PPID
Kemendikdasmen Perkuat Mutu Layanan PAUD melalui Peningkatan Partisipasi Sulingjar 2026
Kemendikdasmen Perkuat Mutu Layanan PAUD melalui Peningkatan Partisipasi Sulingjar 2026

Published on: 17 Juli 2026

Share:

Press Release Image

Jakarta, 17 Juli 2026 – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini (Direktorat PAUD) terus menguatkan peran aktif satuan PAUD dalam meningkatkan mutu layanan melalui evaluasi internal melalui Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar). Penjaminan mutu di PAUD menjadi faktor penting guna memastikan hak setiap anak Indonesia dapat terpenuhi serta memperoleh layanan PAUD yang terbaik.

“Salah satu cara untuk mewujudkan tersebut adalah melalui Sulingjar. Survei ini menjadi instrumen penting untuk memotret kondisi nyata di lapangan, baik dari sisi kualitas pembelajaran, dukungan lingkungan, maupun kebutuhan satuan pendidikan, khususnya di satuan PAUD,” ungkap Direktur PAUD, Kurniawan. 

Melalui Webinar Membangun PAUD Bermutu melalui Sulingjar, Kurniawan menegaskan bahwa partisipasi Sulingjar bukan hanya karena imbauan pemerintah, melainkan harus lahir dari kesadaran dan komitmen satuan PAUD untuk terus meningkatkan mutu layanan. Pada tahun 2025, partisipasi PAUD dalam Sulingjar sebanyak 91,72 persen, atau sekitar 186.871 satuan PAUD di seluruh Indonesia. 

Selain itu, pelaksanaan webinar ini bertujuan untuk menyambut pelaksanaan Sulingjar PAUD tahun 2026 yang akan dilaksanakan pada 20 Juli sampai dengan 17 Agustus 2026. Kegiatan ini turut menjadi langkah strategis Direktorat PAUD untuk memperkuat pemahaman, komitmen, dan juga sinergi di tingkat pusat, daerah, maupun juga satuan pendidikan.

“Data yang valid bukan hanya sekadar angka, melainkan fondasi bagi penyusunan kebijakan yang tepat sasaran. Oleh karena itu, mari kita jadikan Sulingjar sebagai gerakan bersama untuk memastikan setiap anak Indonesia mendapat layanan PAUD bermutu sebagai bekal mereka dalam memasuki atau menapaki masa depan,” tutur Kurniawan.

Selanjutnya, selaku perwakilan dari Pusat Standar Kebijakan Pendidikan, Meni Handayani, menekankan pentingnya evaluasi sebagai proses pengendalian, penjaminan, penetapan, dan penjaminan mutu pendidikan secara berkelanjutan. Dengan meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan menurutnya akan mendorong terwujudnya visi Kemendikdasmen yaitu Pendidikan Bermutu untuk Semua.

“Sulingjar menjadi salah satu bentuk evaluasi internal yang mendorong satuan PAUD melakukan refleksi terhadap kualitas layanan yang diberikan. Hasil dari Sulingjar berfungsi sebagai instrumen evaluasi yang kemudian diolah dan disajikan kembali kepada satuan PAUD sebagai bahan penyusunan program peningkatan mutu,” papar Meni. 

Meni menambahkan, partisipasi aktif dalam Sulingjar juga menentukan kelengkapan data pada Rapor Pendidikan. Hingga saat ini, sudah lebih dari 91 persen satuan PAUD telah mengisi Sulingjar secara memadai sehingga hasilnya dapat ditampilkan dalam platform Rapor Pendidikan. 

“Melalui pemanfaatan Sulingjar dan Rapor Pendidikan, kami berharap satuan PAUD mampu mengidentifikasi prioritas perbaikan, menyusun program yang sesuai dengan kebutuhan, serta membangun budaya refleksi dan peningkatan mutu secara berkelanjutan. Dengan begitu layanan PAUD akan mewujudkan ekosistem mutu pendidikan yang berkelanjutan di seluruh Indonesia,” terang Meni.

Terakhir, Seto Setiawan, selaku perwakilan dari Pusat Data Teknologi dan Informasi (Pusdatin), memaparkan tentang pentingnya validitas data guna sukseskan Sulingjar PAUD 2026. Dalam paparannya, Seto menjelaskan bahwa seluruh data responden Sulingjar bersumber dari Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Oleh karena itu, setiap satuan PAUD perlu memastikan data guru dan kepala satuan pendidikan telah diperbarui, lengkap, dan valid sebelum digunakan dalam pelaksanaan survei.

“Data yang telah tervalidasi selanjutnya menjadi dasar dalam penetapan responden Sulingjar. Untuk data yang belum lengkap, seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK) atau tanggal lahir yang belum terisi, tidak dapat digunakan untuk mengakses aplikasi Sulingjar," jelasnya.

Lebih lanjut, Seto memandang bahwa keberhasilan pelaksanaan Sulingjar membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Satuan pendidikan bertanggung jawab melakukan pemutakhiran data guru, dan kepala satuan pendidikan bertugas memastikan penugasan kepala sekolah definitif, mencetak serta mendistribusikan kartu login kepada responden, hingga memastikan seluruh responden menyelesaikan pengisian survei. “Data yang valid tidak hanya mendukung kelancaran pelaksanaan Sulingjar PAUD, namun juga menjadi dasar dalam penyusunan berbagai kebijakan, program pembinaan, dan peningkatan mutu layanan PAUD di Indonesia,” tutup Seto.*** (Penulis: Destian/Dokumentasi: Tim Kemendikdasmen)


Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
 
Laman: kemendikdasmen.go.id
X: x.com/Kemdikdasmen
Instagram: instagram.com/kemendikdasmen
Facebook:  facebook.com/kemendikdasmen
YouTube: KEMDIKDASMEN
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemendikdasmen.go.id
Siaran Pers Kemendikdasmen: kemendikdasmen.go.id/pencarian/siaran-pers
 
#PendidikanBermutuuntukSemua
#KemendikdasmenRamah

Attachment

Source: Siaran Pers Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor: 598/sipers/A6/VII/2026

Writer: Destian Rifki

Editor: Denty Anugrahmawaty

Content Ownership PaudDikdasmen Content Ownership Ruang Murid Content Ownership Ruang GTK Content Ownership Ruang Sekolah Content Ownership Ruang Pemerintah Content Ownership Guru PAUD Content Ownership Sekolah PAUD Content Ownership Murid PAUD Content Ownership Peningkatan Kualifikasi, Kompetensi, dan Kesejahteraan Guru Content Ownership Penguatan Pendidikan Unggul, Literasi, Numerasi dan Sains Teknologi

Related Press Release
Related Content Images
Kemendikdasmen Apresiasi Pemkab Bengkayang Dukung Pengabdian Guru di Tengah Tantangan Geografis

Content Ownership Guru Sekolah Kejuruan Content Ownership Dinas Pendidikan Content Ownership Ruang GTK Content Ownership Ruang Pemerintah Content Ownership Ruang Mitra Content Ownership Ruang Publik Content Ownership GTK Content Ownership Guru Dikdasmen Content Ownership Sekolah Dikdasmen Content Ownership Peningkatan Kualifikasi, Kompetensi, dan Kesejahteraan Guru Content Ownership Pemenuhan dan Perbaikan Sarana dan Prasarana Pendidikan

Published on : 14/08/2026

Related Content Images
Guru Belajar Manfaatkan Perangkat Digital untuk Pembelajaran yang Lebih Interaktif

Content Ownership Guru Sekolah Kejuruan Content Ownership Dinas Pendidikan Content Ownership Ruang GTK Content Ownership Ruang Sekolah Content Ownership Ruang Publik Content Ownership GTK Content Ownership Guru PAUD Content Ownership Guru Dikdasmen Content Ownership Sekolah Dikdasmen Content Ownership Peningkatan Kualifikasi, Kompetensi, dan Kesejahteraan Guru Content Ownership Pemenuhan dan Perbaikan Sarana dan Prasarana Pendidikan

Published on : 14/08/2026

Related Content Images
Kemendikdasmen dan IACE Korea Dorong Kolaborasi Wujudkan Transformasi Pendidikan Digital

Content Ownership PaudDikdasmen Content Ownership Dinas Pendidikan Content Ownership Ruang Pemerintah Content Ownership Ruang Mitra Content Ownership Ruang Publik Content Ownership GTK Content Ownership Guru Dikdasmen Content Ownership Sekolah Dikdasmen Content Ownership Murid Dikdasmen Content Ownership Mitra Dikdasmen Content Ownership Wajib Belajar 13 Tahun dan Pemerataan Kesempatan Pendidikan Content Ownership Penguatan Pendidikan Unggul, Literasi, Numerasi dan Sains Teknologi

Published on : 14/08/2026