pendidikan_untuk semua Ramah rumah_pendidikan
Temukan informasi tentang Kemendikdasmen, struktur organisasi, dan regulasi
Informasi Profil Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Informasi Publik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Temukan kabar, siaran pers, pengumuman, dan dokumentasi resmi dari Kemendikdasmen
Informasi Umum
Beranda
Button Icon
Button Icon
PPID
Button Icon Beranda
Button Icon Profil
Temukan informasi tentang Kemendikdasmen, struktur organisasi, dan regulasi
Button Icon
Button Icon
Button Icon
Button Icon PPID
Mendikdasmen Dorong Penguatan Kompetensi Guru Vokasi Seni Budaya untuk Menyiapkan Generasi Kreatif
Mendikdasmen Dorong Penguatan Kompetensi Guru Vokasi Seni Budaya untuk Menyiapkan Generasi Kreatif

Diterbikan pada: 9 Juli 2026

Bagikan:

Gambar Siaran Pers

Yogyakarta, 9 Juli 2026 – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, membuka kegiatan Upskilling dan Reskilling Guru Vokasi Bidang Seni dan Budaya Pola Blended–Magang Gelombang 2 yang diselenggarakan di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Seni dan Budaya, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan tersebut turut dirangkaikan dengan pembinaan pegawai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemendikdasmen se-Daerah Istimewa Yogyakarta.

Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, Tatang Muttaqin, dalam laporannya menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi guru vokasi menjadi bagian penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, kreatif, dan berdaya saing. Melalui kolaborasi dengan BBPPMPV Seni dan Budaya, program ini dirancang agar guru tidak hanya meningkatkan kemampuan mengajar, tetapi juga memahami secara langsung budaya kerja di dunia usaha dan dunia industri.

"Kami ingin memastikan para guru tidak hanya hebat dalam mengajar. Dengan pemagangan, mereka juga mampu menyelami langsung budaya kerja industri, sehingga mereka betul-betul nanti bisa memperkuat pembelajaran berbasis projek (project-based learning), dan sekaligus sebagian menjadi awal untuk memperkuat teaching factory sehingga mendapatkan imbas pendapatan yang bisa digunakan secara bergulir untuk operasional pembelajaran," ujar Tatang.

Pada gelombang kedua ini, sebanyak 177 guru dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti program yang berlangsung pada 1–29 Juli 2026. Kegiatan memadukan pembelajaran daring, pendalaman materi di balai, praktik kejuruan, serta magang di industri yang tersebar dalam 17 konsentrasi keahlian di bidang seni dan budaya. Selain memperoleh materi mengenai kebijakan pendidikan, peserta juga mendapatkan pembelajaran mengenai pemanfaatan kecerdasan artifisial (artificial intelligence) dalam pembelajaran, praktik kejuruan, hingga pengalaman langsung melalui magang industri yang akan ditutup dengan gelar karya dan uji kompetensi.

Dalam sambutannya, Mendikdasmen menegaskan bahwa pendidikan tidak semata-mata berorientasi pada dunia kerja, tetapi memiliki tujuan yang lebih mendasar, yaitu membangun karakter dan peradaban bangsa melalui pengembangan seluruh potensi manusia. "Kalau kita kembali ke Undang-Undang Sisdiknas, pendidikan itu tujuannya adalah untuk membentuk atau membangun karakter dan peradaban bangsa. Dan kalau kita bicara tentang penguatan pendidikan karakter, kita bicara mengenai bagaimana pengembangan potensi-potensi fitrah manusia yang dilakukan melalui olah pikir, olah raga, olah rasa, dan olah hati," ujar Abdul Mu'ti, Rabu (8/7).

Menurut Mendikdasmen, seni dan budaya memiliki peran penting dalam pendidikan karena tidak hanya menjadi ruang ekspresi dan aktualisasi diri, tetapi juga menjadi bagian dari pembentukan keadaban serta jati diri bangsa. Oleh karena itu, pengembangan pendidikan seni dan budaya perlu dilakukan secara seimbang agar mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan akar budaya Indonesia.

"Sehingga arah kebijakan kita mengenai seni dan budaya itu tentu harus dalam tiga dimensi. Dimensi pertama adalah dimensi edukatif. Kedua, dimensi kreatif. Selanjutnya, dimensi konservatif sebagai upaya pelestarian nilai dan kekayaan budaya bangsa, serta dimensi progresif untuk menjawab perkembangan masa depan. Di sinilah tiga dimensi tadi itu harus jalan semuanya," jelasnya.

Lebih lanjut, Abdul Mu'ti menekankan bahwa kreativitas merupakan kompetensi yang akan terus dibutuhkan di tengah perkembangan teknologi. Menurutnya, teknologi, termasuk kecerdasan artifisial, dapat membantu proses berkarya, namun tidak dapat menggantikan olah rasa dan proses kreatif manusia. "Di situlah kenapa kemudian olah rasa itu menjadi penting. Di situlah proses kreatif yang dibuat manusia itu tidak bisa diganti oleh teknologi, tapi tidak kemudian kita anti-teknologi itu," tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus membangun kepercayaan diri peserta didik SMK melalui berbagai keunggulan yang dimiliki. Menurutnya, satuan pendidikan vokasi, khususnya di bidang seni dan budaya, harus mampu melahirkan karya-karya yang berakar pada budaya Indonesia sekaligus memiliki daya saing di tingkat global. "SMK-SMK ini tidak boleh menjadi program dan menjadi pilihan studi yang dianggap second class. Kami di kementerian berkomitmen untuk membangun rasa percaya diri murid-murid SMK itu dengan kelebihan-kelebihan yang mereka miliki," ujar Mendikdasmen.

Manfaat program tersebut turut dirasakan oleh para peserta. Perwakilan guru, Zirwen dari SMK Negeri 4 Padang, Sumatera Barat, menyampaikan bahwa pelatihan yang diikuti memberikan pengalaman belajar yang tidak hanya memperkuat kompetensi, tetapi juga mendorong kreativitas dalam pembelajaran di sekolah. "Pelatihan yang diselenggarakan di BBPPMPV Seni dan Budaya ini mampu memberikan tantangan untuk meningkatkan kreativitas, baik dalam berkarya maupun dalam melaksanakan pembelajaran di kelas. Ketika saya selesai mengikuti pelatihan dan kembali ke sekolah, saya membawa banyak hal baru yang bisa dibagi kepada generasi muda, anak-anak didik di lapangan. Mereka sangat bahagia, karena gurunya tidak saja bisa berteori tetapi lebih dari itu, mampu juga berkarya," ungkap Zirwen.

Mengakhiri rangkaian kegiatan, seluruh peserta yang memenuhi aula serempak berdiri dan menyanyikan lagu Hari Baru, salah satu karya orisinal ciptaan Mendikdasmen Abdul Mu'ti. Suasana berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan, menandai dimulainya babak baru dalam peningkatan kompetensi guru vokasi bidang seni dan budaya di Indonesia.*** (Penulis & Fotografer: Irfan)

 

Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah

Laman: kemendikdasmen.go.id
X: x.com/Kemdikdasmen
Instagram: instagram.com/kemendikdasmen
Facebook: facebook.com/kemendikdasmen
YouTube: KEMDIKDASMEN
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemendikdasmen.go.id
Siaran Pers Kemendikdasmen: kemendikdasmen.go.id/pencarian/siaran-pers

#PendidikanBermutuuntukSemua
#KemendikdasmenRamah

Sumber: Siaran Pers Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor: 570/sipers/A6/VII/2026

Penulis: Muhammad Irfan

Editor: Denty Anugrahmawaty

Kepemilikan Konten PaudDikdasmen Kepemilikan Konten Pendidikan Vokasi Kepemilikan Konten Guru Sekolah Kejuruan Kepemilikan Konten Sekolah Kejuruan Kepemilikan Konten Dinas Pendidikan Kepemilikan Konten Ruang GTK Kepemilikan Konten Ruang Pemerintah Kepemilikan Konten Ruang Mitra Kepemilikan Konten Vokasi Kepemilikan Konten Murid Kejuruan Kepemilikan Konten Peningkatan Kualifikasi, Kompetensi, dan Kesejahteraan Guru Kepemilikan Konten Penguatan Pendidikan Unggul, Literasi, Numerasi dan Sains Teknologi

Siaran Pers Terkait
Gambar Konten Terkait
Kemendikdasmen Perluas Akses Pelatihan Pembelajaran Mendalam,  Koding dan AI bagi Guru

Kepemilikan Konten BKPDM Kepemilikan Konten Guru Sekolah Kejuruan Kepemilikan Konten Dinas Pendidikan Kepemilikan Konten Ruang GTK Kepemilikan Konten Ruang Pemerintah Kepemilikan Konten Ruang Mitra Kepemilikan Konten GTK Kepemilikan Konten Guru PAUD Kepemilikan Konten Guru Dikdasmen Kepemilikan Konten Peningkatan Kualifikasi, Kompetensi, dan Kesejahteraan Guru Kepemilikan Konten Penguatan Pendidikan Unggul, Literasi, Numerasi dan Sains Teknologi Kepemilikan Konten Pemenuhan dan Perbaikan Sarana dan Prasarana Pendidikan

Diterbitkan pada : 10/07/2026

Gambar Konten Terkait
Revitalisasi Sekolah, Pembelajaran, dan Guru Adaptif Perluas Akses Belajar Anak Berkebutuhan Khusus

Kepemilikan Konten PaudDikdasmen Kepemilikan Konten Pendidikan Vokasi Kepemilikan Konten Guru Sekolah Kejuruan Kepemilikan Konten Sekolah Kejuruan Kepemilikan Konten Dinas Pendidikan Kepemilikan Konten Ruang GTK Kepemilikan Konten Ruang Sekolah Kepemilikan Konten Ruang Pemerintah Kepemilikan Konten GTK Kepemilikan Konten Guru Dikdasmen Kepemilikan Konten Sekolah Dikdasmen Kepemilikan Konten Murid Dikdasmen Kepemilikan Konten Peningkatan Kualifikasi, Kompetensi, dan Kesejahteraan Guru Kepemilikan Konten Penguatan Pendidikan Unggul, Literasi, Numerasi dan Sains Teknologi Kepemilikan Konten Pemenuhan dan Perbaikan Sarana dan Prasarana Pendidikan

Diterbitkan pada : 09/07/2026

Gambar Konten Terkait
Rumah Pendidikan Diakui PBB, Raih Juara Pertama WSIS Prizes 2026 sebagai Solusi e-Government Terbaik

Kepemilikan Konten PaudDikdasmen Kepemilikan Konten Guru Sekolah Kejuruan Kepemilikan Konten Sekolah Kejuruan Kepemilikan Konten Dinas Pendidikan Kepemilikan Konten Ruang Murid Kepemilikan Konten Ruang GTK Kepemilikan Konten Ruang Sekolah Kepemilikan Konten Ruang Pemerintah Kepemilikan Konten Ruang Mitra Kepemilikan Konten Ruang Publik Kepemilikan Konten Sekjen Kepemilikan Konten Guru Dikdasmen Kepemilikan Konten Sekolah Dikdasmen Kepemilikan Konten Murid Dikdasmen Kepemilikan Konten Mitra Dikdasmen Kepemilikan Konten Penguatan Pendidikan Unggul, Literasi, Numerasi dan Sains Teknologi Kepemilikan Konten Pemenuhan dan Perbaikan Sarana dan Prasarana Pendidikan

Diterbitkan pada : 09/07/2026