Published on: 25 Juli 2026
Singapura, 24 Juli 2026 — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) sepakat memperbarui kerja sama pendidikan dengan Pemerintah Kerajaan Tailan. Langkah ini diambil untuk membuka kesempatan belajar yang lebih luas bagi para murid dan guru, sekaligus mempererat hubungan antarmasyarakat kedua negara. Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan bilateral antara Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, dengan Menteri Pendidikan Tailan, Prasert Jantararuangtong. Pertemuan berlangsung di sela-sela Sidang Menteri Pendidikan ASEAN ke-14 (14th ASEAN Education Ministers Meeting/ASED) di Hotel Shangri-La, Singapura, Rabu (22/7). Melalui kerja sama ini, para murid dan guru di Indonesia akan mendapatkan akses ke berbagai program strategis, mulai dari pertukaran murid dan guru, pelatihan teknologi kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI), hingga pertukaran publikasi akademis. Selain itu, Pemerintah Indonesia juga menawarkan program unggulan Darmasiswa untuk memperkuat diplomasi pendidikan antara Jakarta dan Bangkok. Mendikdasmen menjelaskan bahwa pembaruan perjanjian yang sempat berakhir ini berfokus pada manfaat nyata bagi para pendidik dan murid di sekolah, khususnya dalam meningkatkan wawasan global serta keterampilan digital. Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) direncanakan akan berlangsung pada Agustus 2026 saat Menteri Pendidikan Tailan berkunjung ke Indonesia. "Kami bertemu Menteri Pendidikan Tailan untuk membahas kerja sama antara Indonesia dengan Tailan yang memang sudah sekian lama perjanjian itu berakhir masa berlakunya, walaupun program kerja sama tetap aktif berjalan. Tadi disepakati untuk bulan depan akan ada penandatanganan kerja sama untuk memperkuat program pertukaran guru, pertukaran murid juga tentang pembelajaran AI, hingga pelatihan mengenai AI," ujar Abdul Mu'ti. Menteri Pendidikan Tailan, Prasert Jantararuangtong, menyambut baik kemitraan yang mencakup berbagai jenjang pendidikan ini, mulai dari pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, menengah, hingga pendidikan vokasi. Menurutnya, kolaborasi ini memberikan dampak langsung bagi peningkatan kualitas pembelajaran dan pengembangan potensi para murid. “Kami percaya bahwa Kesepakatan Bersama (MoU) ini menjadi langkah penting. Kami tidak hanya dapat saling bertukar pengetahuan akademis di berbagai jenjang pendidikan hingga vokasi, tetapi juga terkait pengakuan kualifikasi, penelitian, dan penyediaan beasiswa bersama tetangga kami di ASEAN, Indonesia,” kata Prasert Jantararuangtong. Melalui sinergi ini, Kemendikdasmen terus berkomitmen menghadirkan pengalaman belajar yang relevan dengan perkembangan zaman, memperluas ruang tumbuh bagi guru dan murid, serta memastikan manfaat diplomasinya dirasakan langsung oleh masyarakat luas.*** (Penulis & Dokumentasi: Tim Kemendikdasmen) Laman: kemendikdasmen.go.id
Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
X: x.com/Kemdikdasmen
Instagram: instagram.com/kemendikdasmen
Facebook: facebook.com/kemendikdasmen
YouTube: KEMDIKDASMEN
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemendikdasmen.go.id
Siaran Pers Kemendikdasmen: kemendikdasmen.go.id/pencarian/siaran-pers
#PendidikanBermutuuntukSemua
#KemendikdasmenRamah
Source: Siaran Pers Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor: 625/sipers/A6/VII/2026
Writer: Rany Larasari
Editor: Denty Anugrahmawaty
Dinas Pendidikan
Ruang Murid
Ruang GTK
Ruang Pemerintah
Ruang Mitra
Ruang Publik
Sekjen
Guru Dikdasmen
Murid Dikdasmen
Mitra Dikdasmen
Penguatan Pendidikan Unggul, Literasi, Numerasi dan Sains Teknologi