Education Friendly rumah_pendidikan
Find information about the Ministry of Education and Culture, organizational structure, and regulations.
Profile Information of Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Public Information of Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Find news, press releases, announcements, and official documentation from Kemendikdasmen
General Information
Home
Button Icon
Button Icon
PPID
Button Icon Home
Button Icon Profile
Find information about the Ministry of Education and Culture, organizational structure, and regulations.
Button Icon
Button Icon
Button Icon
Button Icon Profiles of Officials
Button Icon Publication
Find news, press releases, announcements, and official documentation from Kemendikdasmen
Button Icon PPID
Kemendikdasmen dan Mitra Perkuat Literasi serta Numerasi Nasional melalui Kolaborasi Multipihak
Kemendikdasmen dan Mitra Perkuat Literasi serta Numerasi Nasional melalui Kolaborasi Multipihak

Published on: 9 April 2026

Share:

Press Release Image

Jakarta, 9 April 2026 – Tantangan literasi dan numerasi yang masih menjadi persoalan mendasar dalam pendidikan Indonesia mendorong Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) bersama Tanoto Foundation, Gates Foundation, dan UNICEF menginisiasi Partisipasi Semesta untuk Pendidikan Bermutu: “Kolaborasi Multipihak untuk Peningkatan Literasi dan Numerasi Nasional”. Program ini juga didukung oleh pemerintah daerah dari sejumlah kabupaten/kota sebagai bagian dari upaya bersama meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.
 
Kolaborasi tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat implementasi Gerakan Literasi Nasional (GLN) dan Gerakan Numerasi Nasional (GNN) di tingkat satuan pendidikan, khususnya melalui peningkatan kualitas pembelajaran di kelas awal sekolah dasar, penguatan kapasitas guru, serta pemanfaatan data asesmen diagnostik untuk mendukung pembelajaran yang berpusat pada kebutuhan murid. 
 
Selain itu, kolaborasi tersebut direncanakan berlangsung hingga tahun 2029 dengan sasaran siswa kelas awal sekolah dasar yang difokuskan pada penguatan kemampuan dasar siswa di kelas awal sekolah dasar, yang menjadi fondasi penting bagi penguasaan ilmu pengetahuan selanjutnya. Kemampuan membaca, menulis, dan berhitung tidak hanya menjadi dasar akademik, tetapi juga berperan dalam membangun kepercayaan diri dan kemampuan berpikir siswa.
 
Dalam sambutannya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti menekankan bahwa berbagai tantangan seperti learning loss, learning poverty, serta capaian literasi dan numerasi yang belum optimal harus menjadi pendorong untuk melakukan perbaikan secara berkelanjutan. “Berbagai permasalahan yang kita hadapi bukanlah akhir, melainkan motivasi untuk bekerja lebih baik. Kita harus memastikan bahwa seluruh anak Indonesia mendapatkan layanan pendidikan yang berkualitas dan merata,” ujar Menteri Muti di Jakarta (9/4).
 
Sementara itu, Head of Learning Environment Department Tanoto Foundation, Margaretha Ari Widowati, menegaskan bahwa literasi dan numerasi merupakan fondasi utama dalam menentukan keberhasilan pembelajaran anak. Ia menyampaikan bahwa penguatan kedua aspek tersebut tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi multipihak yang saling melengkapi antara pemerintah, mitra pembangunan, dan pemerintah daerah. “Bagi Tanoto Foundation, literasi dan numerasi bukan sekadar keterampilan akademik, tetapi fondasi yang menentukan apakah seorang anak dapat terus belajar, berpikir kritis, dan berkembang di masa depan,” ujarnya.
 
Margaretha menyampaikan urgensi penguatan literasi dan numerasi sejak dini melalui pendekatan yang terstruktur dan berbasis data yang akan difokuskan pada penguatan praktik pembelajaran di kelas serta pemanfaatan data untuk memastikan intervensi yang tepat sasaran bagi siswa. “Kami meyakini bahwa kemajuan tidak dapat dicapai oleh satu pihak saja. Kolaborasi yang kuat, didukung praktik pembelajaran yang efektif dan berbasis data, akan mampu mendorong peningkatan kualitas pembelajaran secara berkelanjutan,” tegasnya.
 
Lebih lanjut, Country Representative UNICEF Indonesia, Maniza Zaman, menegaskan pentingnya pemenuhan hak setiap anak untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas melalui kolaborasi multipihak yang kuat. Ia menyampaikan bahwa upaya bersama antara pemerintah, mitra pembangunan, dan pemangku kepentingan pendidikan merupakan investasi krusial bagi masa depan generasi muda Indonesia. “Setiap anak memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas. Upaya kolektif bersama yang kita lakukan hari ini merupakan investasi penting agar anak-anak dapat mencapai masa depannya,” ujarnya.
 
Maniza menyoroti tantangan krisis pembelajaran yang masih dihadapi secara global maupun nasional, termasuk capaian literasi dan numerasi yang belum optimal. Ia juga menyampaikan apresiasi karena Indonesia telah menunjukkan kemajuan dalam akses pendidikan dasar, penguatan kualitas pembelajaran tetap menjadi prioritas. Dalam hal ini, UNICEF menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pemerintah Indonesia melalui pendekatan inovatif dan berbasis bukti. 
 
“Dunia saat ini masih menghadapi krisis pembelajaran, yang dipicu oleh meningkatnya ketidakpastian di tingkat global serta perubahan lanskap kerja sama multilateral. Hampir 7 dari 10 dari setiap anak di Dunia mengalami krisis pembelajaran. Banyak anak belum mampu membaca dan memahami teks sederhana pada usia 10 tahun, sehingga diperlukan upaya kolektif untuk mengatasinya,” tegasnya.
 
Senada dengan hal itu, Senior Program Officer for Global Education, Gates Foundation India, Satish Menon juga menegaskan bahwa kolaborasi multipihak menjadi kunci dalam memperkuat fondasi literasi dan numerasi secara berkelanjutan di Indonesia. Melalui inisiatif ini, dukungan akan menjangkau sedikitnya 45.000 siswa dengan pendekatan yang terukur dan berbasis praktik baik global. “Inisiatif ini menunjukkan bahwa kemitraan yang kuat dapat mendorong perubahan nyata. Dengan kepemimpinan pemerintah, dukungan mitra, dan pemanfaatan data yang efektif, Indonesia memiliki peluang besar untuk menciptakan dampak pendidikan yang berkelanjutan dan bermakna bagi masa depan anak-anak,” ujarnya.
 
Dalam implementasinya, terdapat tiga fokus utama yang akan dikembangkan. Pertama, penguatan kompetensi melalui pendekatan pembelajaran yang menekankan kemampuan berpikir dasar, termasuk pemahaman teks dan pemecahan masalah secara logis. Kedua, pembentukan kebiasaan membaca melalui peningkatan reading engagement dan ketersediaan bahan bacaan yang menarik serta mudah diakses. Ketiga, penguatan budaya belajar numerasi yang menekankan pemahaman logika, bukan sekadar hafalan angka. 
 
Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, daerah, dan mitra pembangunan, Kemendikdasmen optimistis dapat mempercepat peningkatan kualitas pendidikan nasional sekaligus mewujudkan generasi Indonesia unggul menuju visi Indonesia Emas 2045.
 
 
 
Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
 
Laman: kemendikdasmen.go.id
X: x.com/Kemdikdasmen
Instagram: instagram.com/kemendikdasmen
Facebook:  facebook.com/kemendikdasmen
YouTube: KEMDIKDASMEN
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemendikdasmen.go.id
Siaran Pers Kemendikdasmen: kemendikdasmen.go.id/pencarian/siaran-pers
 
#PendidikanBermutuuntukSemua
#KemendikdasmenRamah

Attachment

Source: Siaran Pers Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor: 263/sipers/A6/IV/2026

Writer: Ririn Ramandani

Editor: Denty Anugrahmawaty

Content Ownership PaudDikdasmen Content Ownership Pendidikan Vokasi Content Ownership Badan Bahasa Content Ownership BKPDM Content Ownership Guru Sekolah Kejuruan Content Ownership Sekolah Kejuruan Content Ownership Dinas Pendidikan Content Ownership Ruang Murid Content Ownership Ruang GTK Content Ownership Ruang Sekolah Content Ownership Ruang Orang Tua Content Ownership Ruang Pemerintah Content Ownership Ruang Mitra Content Ownership Ruang Publik Content Ownership Ruang Bahasa Content Ownership GTK Content Ownership Itjen Content Ownership Vokasi Content Ownership Sekjen Content Ownership Murid Kejuruan Content Ownership Guru PAUD Content Ownership Guru Dikdasmen Content Ownership Sekolah PAUD Content Ownership Sekolah Dikdasmen Content Ownership Murid PAUD Content Ownership Murid Dikdasmen Content Ownership Mitra Dikdasmen Content Ownership Orang Tua Content Ownership Sastrawan Content Ownership Pegiat Literasi Content Ownership Strengthening Character Education Content Ownership Wajib Belajar 13 Tahun dan Pemerataan Kesempatan Pendidikan Content Ownership Peningkatan Kualifikasi, Kompetensi, dan Kesejahteraan Guru Content Ownership Penguatan Pendidikan Unggul, Literasi, Numerasi dan Sains Teknologi Content Ownership Pemenuhan dan Perbaikan Sarana dan Prasarana Pendidikan Content Ownership Pembangunan Bahasa dan Sastra

Related Press Release
Related Content Images
Pemda Bungo Dukung Akselerasi Program Prioritas Kemendikdasmen untuk Mutu Pendidikan

Content Ownership PaudDikdasmen Content Ownership Sekolah Kejuruan Content Ownership Dinas Pendidikan Content Ownership Ruang Pemerintah Content Ownership Ruang Mitra Content Ownership Ruang Publik Content Ownership GTK Content Ownership Guru Dikdasmen Content Ownership Sekolah Dikdasmen Content Ownership Murid Dikdasmen Content Ownership Mitra Dikdasmen Content Ownership Wajib Belajar 13 Tahun dan Pemerataan Kesempatan Pendidikan Content Ownership Pemenuhan dan Perbaikan Sarana dan Prasarana Pendidikan

Published on : 07/08/2026

Related Content Images
Jelang MPLS Perdana SNT, Mendikdasmen Kuatkan Kepala Sekolah dan TPP

Content Ownership PaudDikdasmen Content Ownership Guru Sekolah Kejuruan Content Ownership Dinas Pendidikan Content Ownership Ruang Murid Content Ownership Ruang Sekolah Content Ownership Ruang Orang Tua Content Ownership Ruang Pemerintah Content Ownership Ruang Publik Content Ownership GTK Content Ownership Guru Dikdasmen Content Ownership Sekolah Dikdasmen Content Ownership Murid Dikdasmen Content Ownership Orang Tua Content Ownership Wajib Belajar 13 Tahun dan Pemerataan Kesempatan Pendidikan Content Ownership Pemenuhan dan Perbaikan Sarana dan Prasarana Pendidikan

Published on : 07/08/2026

Related Content Images
Wamen Fajar Ajak Bungo Tingkatkan APK dan Tuntaskan Anak Tidak Sekolah Lewat PJJ

Content Ownership PaudDikdasmen Content Ownership Dinas Pendidikan Content Ownership Ruang Sekolah Content Ownership Ruang Orang Tua Content Ownership Ruang Pemerintah Content Ownership Ruang Mitra Content Ownership Ruang Publik Content Ownership Vokasi Content Ownership Guru Dikdasmen Content Ownership Sekolah Dikdasmen Content Ownership Murid Dikdasmen Content Ownership Orang Tua Content Ownership Wajib Belajar 13 Tahun dan Pemerataan Kesempatan Pendidikan Content Ownership Penguatan Pendidikan Unggul, Literasi, Numerasi dan Sains Teknologi

Published on : 07/08/2026