Pendidikan Friendly rumah_pendidikan
Temukan informasi tentang Kemendikdasmen, struktur organisasi, dan regulasi
Informasi Profil Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Informasi Publik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Temukan kabar, siaran pers, pengumuman, dan dokumentasi resmi dari Kemendikdasmen
Informasi Umum
Beranda
Button Icon
Button Icon
PPID
Button Icon Beranda
Button Icon Profil
Temukan informasi tentang Kemendikdasmen, struktur organisasi, dan regulasi
Button Icon
Button Icon
Button Icon
Button Icon PPID
Miss Azhar 2026 Tampilkan Kapasitas Perempuan Indonesia di Panggung Global

Diterbitkan pada: 08/08/2026

Bagikan

Gambar Siaran Pers

Kairo, 8 Agustus 2026 – Ajang Miss Azhar 2026 menjadi ruang bagi mahasiswi Universitas Al-Azhar dari berbagai negara untuk menunjukkan kemampuan akademik, komunikasi, wawasan global, dan akhlak. Tahun ini, mahasiswi Indonesia, Siti Maryam, berhasil meraih gelar Winner Miss Azhar 2026 dalam Grand Final International Light of Azharaiat yang berlangsung di Al-Azhar Convention Center (ACC), Kairo, Mesir.

Kompetisi tersebut diikuti 14 mahasiswi terbaik Universitas Al-Azhar dari sembilan negara, yakni Indonesia, Mesir, Sudan, India, Palestina, Nigeria, Guinea, Niger, dan Yaman. Para peserta dinilai berdasarkan kualitas akademik, pemahaman Al-Qur’an dan hadis, kemampuan komunikasi dalam bahasa Arab, Inggris, dan Prancis, public speaking, wawasan global, serta nilai-nilai akhlak.

Dewan juri yang diketuai oleh Penasehat Grand Syekh Al-Azhar, Dekan Fakultas Islamic and Arabic Sciences sekaligus Direktur Pembelajaran Mahasiswa Asing, Nahla Elsabry El-Suady, menetapkan Siti Maryam dari Indonesia sebagai pemenang. Sementara itu, Sa’idah Abdul Aziz dari Nigeria terpilih sebagai runner-up.

Ajang Miss Azhar diinisiasi oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kairo, Abdul Muta’ali. Sebelumnya, Wihdah, persatuan pelajar dan mahasiswa Indonesia di Mesir, telah menyelenggarakan kegiatan serupa yang diperuntukkan bagi mahasiswi Indonesia di Mesir.

Abdul Muta’ali kemudian mendorong agar ajang tersebut dikembangkan ke tingkat internasional dengan melibatkan mahasiswi Universitas Al-Azhar dari berbagai negara. Gagasan tersebut diarahkan untuk memperkenalkan perempuan Indonesia yang anggun, santun, dan berwawasan global kepada dunia melalui lingkungan akademik Al-Azhar.

Gagasan tersebut mendapat respons positif dari Penasehat Grand Syekh Al-Azhar urusan Perempuan dan Mahasiswa Asing, Nahla Elsabry El-Suady. “Kita wajib memperkenalkan kepada dunia bahwa Muslimah itu harus memiliki peran global tetapi mengakar dan tidak melupakan kodratnya sebagai perempuan,” jelas Nahla.

Sejak 27 April 2026, telah dilakukan rapat dan koordinasi dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Dukungan juga diberikan oleh berbagai pihak, antara lain Fashion Syari Premium Lina Sukijo yang mendukung seluruh kostum peserta dan penampilan, serta Enjen Jailani, CEO perusahaan beras di Cilamaya, Karawang, yang menyediakan hadiah bagi para pemenang.

Terpilihnya Siti Maryam sebagai Winner Miss Azhar 2026 tidak terlepas dari kefasihan, kekuatan kepribadian akademik, dan kearifan lokal yang ditunjukkannya dalam memberikan jawaban kepada dewan juri.

Kemenangan Siti Maryam menjadi capaian bagi Indonesia di lingkungan pendidikan internasional sekaligus membuka ruang bagi perempuan Indonesia untuk menunjukkan kapasitas akademik, kemampuan komunikasi, wawasan global, dan nilai-nilai yang dimiliki di hadapan peserta dari berbagai negara.*** (Penulis: Atdikbud KBRI Kairo/Editor: Uly)


Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah

Laman: kemendikdasmen.go.id
X: x.com/Kemdikdasmen
Instagram: instagram.com/kemendikdasmen
Facebook: facebook.com/kemendikdasmen
YouTube: KEMDIKDASMEN
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemendikdasmen.go.id
Siaran Pers Kemendikdasmen: kemendikdasmen.go.id/pencarian/siaran-pers


#PendidikanBermutuuntukSemua
#KemendikdasmenRamah

Sumber: Atdikbud KBRI Kairo

Penulis: Andrew

Editor: Denty Anugrahmawaty

Berita Terkait