Education Friendly rumah_pendidikan
Find information about the Ministry of Education and Culture, organizational structure, and regulations.
Profile Information of Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Public Information of Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Find news, press releases, announcements, and official documentation from Kemendikdasmen
General Information
Home
Button Icon
Button Icon
PPID
Button Icon Home
Button Icon Profile
Find information about the Ministry of Education and Culture, organizational structure, and regulations.
Button Icon
Button Icon
Button Icon
Button Icon Profiles of Officials
Button Icon Publication
Find news, press releases, announcements, and official documentation from Kemendikdasmen
Button Icon PPID
Penguatan Karakter Murid melalui Penyempurnaan Capaian Pembelajaran Pendidikan Agama & Budi Pekerti
Penguatan Karakter Murid melalui Penyempurnaan Capaian Pembelajaran Pendidikan Agama & Budi Pekerti

Published on: 1 Juli 2026

Share:

Press Release Image

Jakarta, 1 Juli 2026 – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), melalui Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM), terus berupaya menyempurnakan kebijakan pendidikan secara bertahap, terukur, dan berbasis data. Sebagai bagian dari proses tersebut, BKPDM Kemendikdasmen merilis Keputusan Kepala BKPDM Nomor 20 Tahun 2026 mengenai Perubahan Atas Keputusan Kepala Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah.

Dalam webinar Memahami Perubahan Capaian Pembelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, Kepala BKPDM, Toni Toharudin, mengatakan bahwa Keputusan Kepala BKPDM Nomor 20 Tahun 2026 merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk memastikan bahwa proses pembelajaran tetap relevan, bermakna, dan mendukung perkembangan dari peserta didik secara utuh.  

“Melalui Keputusan Nomor 20 Tahun 2026, Kemendikdasmen bersama Kementerian Agama (Kemenag) melakukan penyesuaian pembelajaran khusus pada mata pelajaran Agama dan Budi Pekerti. Dengan harapan dapat memperkuat pembentukan karakter, nilai-nilai moral, dan kompetensi murid sesuai dengan tujuan pendidikan nasional,” ungkap Kepala BKPDM, Toni Toharudin, Senin (29/6). 

Lebih lanjut, Toni menegaskan bahwa perubahan yang ditetapkan melalui keputusan tersebut hanya berlaku pada mata pelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti. Sementara itu capaian pembelajaran lainnya tetap mengacu pada ketentuan sebelumnya dan tidak mengalami perubahan.

Kepada seluruh peserta webinar, Toni mengajak pemerintah daerah, dinas pendidikan, kepala sekolah, guru, dan seluruh kepentingan pendidikan untuk menyampaikan informasi ini secara utuh dan akurat. Dengan pemahaman yang tepat, Toni memandang implementasi kebijakan ini bisa berjalan lebih efektif dan tidak menimbulkan kebingungan publik.

“Kami berharap seluruh satuan pendidikan bisa segera mempelajari keputusan ini sebagai merancang dan melaksanakan pembelajaran. BKPDM Kemendikdasmen akan terus mendukung melalui berbagai program sosialisasi, diseminasi, dan penyediaan materi pendukung yang diperlukan. Mari kita bersama-sama menghadirkan layanan yang semakin bermutu, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik,” ujar Toni. 

Selanjutnya, Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran, Laksmi Dewi, menuturkan bahwa penyempurnaan ini mengusung delapan profil lulusan sebagai kompetensi utuh yang diharapkan dimiliki peserta didik setelah menyelesaikan pendidikan. Delapan profil antara lain meliputi aspek keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, kewargaan, bernalar kritis, kreativitas, kemandirian, kolaborasi, komunikasi, dan kesehatan.

Pada program intrakurikuler, kompetensi dirumuskan dalam bentuk capaian pembelajaran yang menjadi acuan guru dalam melaksanakan pembelajaran. Sementara itu, untuk program kokurikuler dikembangkan melalui tema-tema yang relevan dengan konteks sosial budaya serta karakteristik murid. 

Laksmi,menambahkan, penyusunan rumusan kompetensi juga menggunakan pendekatan taksonomi yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing mata pelajaran agama. Untuk Pendidikan Agama Islam, Hindu, dan Buddha menggunakan taksonomi Structure of the Observed Learning Outcome, sedangkan Pendidikan Agama Kristen menggunakan pendekatan Wiggins, dan Pendidikan Agama Katolik mengacu pada kerangka kerja yang dikembangkan oleh Wiggins dan McTighe.

“Penyempurnaan capaian pembelajaran ini dilakukan dengan penyesuaian materi pembelajaran, penyempurnaan rumusan kompetensi, dan penguatan pendidikan karakter. Khusus pendidikan karakter perubahan dilakukan dengan integrasi kurikulum berbasis cinta, delapan profil lulusan, dan moderasi beragama pada bagian rasional, tujuan, dan karakteristik mata pelajaran,” pungkas Laksmi.*** (Penulis: Destian/Dokumentasi: Tim Kemendikdasmen)


Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
 
Laman: kemendikdasmen.go.id
X: x.com/Kemdikdasmen
Instagram: instagram.com/kemendikdasmen
Facebook:  facebook.com/kemendikdasmen
YouTube: KEMDIKDASMEN
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemendikdasmen.go.id
Siaran Pers Kemendikdasmen: kemendikdasmen.go.id/pencarian/siaran-pers
 
#PendidikanBermutuuntukSemua
#KemendikdasmenRamah

Source: Siaran Pers Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor: 541/sipers/A6/VII/2026

Writer: Destian Rifki

Editor: Denty Anugrahmawaty

Content Ownership Pendidikan Vokasi Content Ownership BKPDM Content Ownership Guru Sekolah Kejuruan Content Ownership Sekolah Kejuruan Content Ownership Dinas Pendidikan Content Ownership Ruang Murid Content Ownership Ruang GTK Content Ownership Ruang Orang Tua Content Ownership Ruang Pemerintah Content Ownership Murid Kejuruan Content Ownership Guru PAUD Content Ownership Guru Dikdasmen Content Ownership Sekolah PAUD Content Ownership Sekolah Dikdasmen Content Ownership Murid PAUD Content Ownership Murid Dikdasmen Content Ownership Mitra Dikdasmen Content Ownership Orang Tua Content Ownership Strengthening Character Education Content Ownership Penguatan Pendidikan Unggul, Literasi, Numerasi dan Sains Teknologi

Related Press Release
Related Content Images
Permainan Tradisional dan Sains Hidupkan Pembelajaran Mendalam di Main Raya Anak Nusantara

Content Ownership PaudDikdasmen Content Ownership Dinas Pendidikan Content Ownership Ruang Murid Content Ownership Ruang GTK Content Ownership Ruang Orang Tua Content Ownership Ruang Pemerintah Content Ownership Guru PAUD Content Ownership Guru Dikdasmen Content Ownership Sekolah PAUD Content Ownership Murid PAUD Content Ownership Murid Dikdasmen Content Ownership Orang Tua Content Ownership Penguatan Pendidikan Unggul, Literasi, Numerasi dan Sains Teknologi

Published on : 24/07/2026

Related Content Images
Hari Anak Nasional 2026, Kemendikdasmen Ajak Anak Belajar Lewat Permainan Tradisional dan Sains

Content Ownership PaudDikdasmen Content Ownership Dinas Pendidikan Content Ownership Ruang Murid Content Ownership Ruang Sekolah Content Ownership Ruang Orang Tua Content Ownership Ruang Publik Content Ownership Sekolah Dikdasmen Content Ownership Murid PAUD Content Ownership Murid Dikdasmen Content Ownership Mitra Dikdasmen Content Ownership Orang Tua Content Ownership Strengthening Character Education

Published on : 23/07/2026

Related Content Images
Perkuat Pembelajaran Inklusif, Kemendikdasmen Kukuhkan Duta Al-Qur'an Bahasa Isyarat

Content Ownership PaudDikdasmen Content Ownership Dinas Pendidikan Content Ownership Ruang Murid Content Ownership Ruang Pemerintah Content Ownership Ruang Mitra Content Ownership Ruang Publik Content Ownership Guru Dikdasmen Content Ownership Murid Dikdasmen Content Ownership Mitra Dikdasmen Content Ownership Orang Tua Content Ownership Pembangunan Bahasa dan Sastra

Published on : 23/07/2026