pendidikan_untuk semua Ramah rumah_pendidikan
Temukan informasi tentang Kemendikdasmen, struktur organisasi, dan regulasi
Informasi Profil Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Informasi Publik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Temukan kabar, siaran pers, pengumuman, dan dokumentasi resmi dari Kemendikdasmen
Informasi Umum
Beranda
Button Icon
Button Icon
PPID
Button Icon Beranda
Button Icon Profil
Temukan informasi tentang Kemendikdasmen, struktur organisasi, dan regulasi
Button Icon
Button Icon
Button Icon
Button Icon PPID
Revitalisasi Sekolah Tingkatkan Daya Tarik SMAN 14 Bandar Lampung bagi Calon Peserta Didik

Diterbitkan pada: 25/05/2026

Bagikan:

Gambar Siaran Pers

Lampung, Kemendikdasmen — Program revitalisasi satuan pendidikan yang dilaksanakan pemerintah memberikan dampak positif bagi SMAN 14 Bandar Lampung. Selain meningkatkan kualitas sarana dan prasarana sekolah, revitalisasi juga menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman, asri, dan modern sehingga dapat menarik minat calon peserta didik untuk bersekolah di SMAN 14 Bandar Lampung, terutama pada masa Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB). 

Melalui program revitalisasi tahun 2025 dengan anggaran sebesar Rp1,28 miliar, SMAN 14 Bandar Lampung melakukan rehabilitasi berat terhadap 9 ruang belajar serta rehabilitasi ringan Laboratorium Biologi dan Laboratorium Kimia. Selain itu, sekolah juga membangun satu unit toilet putra baru untuk menunjang kenyamanan warga sekolah. Perbaikan yang dilakukan meliputi penggantian atap, plafon, kusen, lantai, hingga pembenahan koridor pada ruang-ruang belajar. Hasilnya, wajah sekolah kini tampak lebih segar, nyaman, dan representatif sebagai tempat belajar.

Aprilla Novia, siswi kelas XI.6, mengaku merasakan perubahan yang signifikan setelah revitalisasi selesai dilaksanakan. "Program revitalisasi ini sangat bagus karena sebelumnya ada beberapa bangunan yang mulai rusak. Setelah direnovasi, suasana sekolah menjadi lebih cerah. Dengan fasilitas yang meningkat, kami jadi lebih semangat belajar dan tentu bisa mengundang teman-teman yang akan masuk ke sekolah ini menjadi lebih tertarik," ujarnya.

Hal senada disampaikan Filsafat Subing, siswa kelas XI.5. Menurutnya, suasana sekolah kini terasa jauh berbeda dibandingkan sebelumnya. "Setelah renovasi, vibes-nya lebih berbeda. Warna-warna yang digunakan terlihat lebih muda, lingkungan sekolah juga terasa lebih asri dan segar," katanya.

Kepala SMAN 14 Bandar Lampung, Hendra Putra, menjelaskan bahwa program revitalisasi menjadi solusi penting untuk mengatasi kerusakan bangunan yang selama ini terjadi di banyak satuan pendidikan. "Program revitalisasi ini sangat baik karena kita tidak bisa memungkiri bahwa banyak bangunan sekolah yang mengalami kerusakan dan membutuhkan penanganan. Dengan fasilitas yang lebih baik, anak-anak dapat belajar secara lebih maksimal," ungkap Hendra.

Ia menceritakan bahwa sebelumnya, selama proses revitalisasi berlangsung, para siswa harus beradaptasi dengan penggunaan ruang belajar yang terbatas, bahkan sebagian kegiatan pembelajaran dilakukan hingga sore hari. Namun, setelah renovasi selesai dan siswa kembali menempati ruang kelas yang telah diperbarui, respons yang muncul sangat positif. "Anak-anak merasa kagum dan senang ketika kembali masuk ke ruang kelas mereka. Ruangannya jauh lebih bagus, nyaman, dan membuat mereka lebih betah belajar," tambahnya.

Menurut Hendra, manfaat revitalisasi tidak hanya terlihat dari sisi fisik bangunan, tetapi juga berdampak langsung terhadap suasana pembelajaran. "Pertama, revitalisasi menciptakan lingkungan sekolah yang lebih asri dan nyaman. Kedua, siswa menjadi lebih betah dan senang mengikuti pembelajaran. Dalam suasana yang kondusif, mereka akan lebih optimal dalam mengembangkan potensi dirinya," jelasnya.

Lebih jauh, perubahan wajah sekolah yang semakin baik juga menjadi nilai tambah dalam menarik minat masyarakat. Lingkungan belajar yang bersih, modern, dan nyaman menjadi salah satu pertimbangan penting bagi calon peserta didik maupun orang tua dalam memilih sekolah.

Pelaksanaan revitalisasi di SMAN 14 Bandar Lampung sendiri menempuh beberapa tahapan proses. Setelah mengikuti bimbingan teknis pada Juli 2024, sekolah mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan pekerjaan sehingga ketika dana cair pada Oktober, proses pembangunan dapat segera dilaksanakan dan selesai sesuai target dalam waktu 120 hari kerja. Para siswa kemudian kembali menempati ruang belajar yang telah direvitalisasi pada awal Januari 2025, bertepatan dengan dimulainya semester genap.

Keberhasilan program tersebut mendorong SMAN 14 Bandar Lampung untuk kembali mengajukan revitalisasi lanjutan pada tahun 2026. Pasalnya, revitalisasi tahun 2025 baru mampu mengakomodasi sekitar 40 persen kebutuhan perbaikan sarana dan prasarana sekolah.

Usulan revitalisasi tahun 2026 mencakup rehabilitasi berat enam ruang belajar dan ruang guru, rehabilitasi ringan enam ruang belajar lainnya, serta pembangunan dan perbaikan empat titik toilet siswa. Hendra berharap, pemerintah dapat memenuhi usulan ini sehingga dengan wajah baru yang lebih modern dan fasilitas yang semakin berkualitas, SMAN 14 Bandar Lampung dapat terus menjadi pilihan masyarakat serta memberikan pengalaman belajar yang lebih baik bagi peserta didiknya.*** (Penulis: Denty/Fotografer: Rayhan)


Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah

Laman: kemendikdasmen.go.id
X: x.com/Kemdikdasmen
Instagram: instagram.com/kemendikdasmen
Facebook:  facebook.com/kemendikdasmen
YouTube: KEMDIKDASMEN
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemendikdasmen.go.id
Siaran Pers Kemendikdasmen: kemendikdasmen.go.id/pencarian/berita
 
#PendidikanBermutuuntukSemua
#KemendikdasmenRamah

Penulis: Denty Anugrahmawaty

Editor: Denty Anugrahmawaty

Berita Terkait